Merasa Sedang Mengalami Quarter Life Crisis? Kenali 5 Tanda-Tandanya!

Quarter life crisis biasanya akan dialami seseorang seiring dengan bertambahnya usia

Semakin dewasa, biasanya kamu akan mulai mempertanyakan tentang dunia khususnya masa depan. Ternyata, kamu tidak sendirian, banyak orang merasakan hal yang sama. Ketika seseorang merasa cemas, gelisah, dan ragu terhadap masa depan itu artinya kalian sedang berada dalam fase quarter life crisis. Ada tanda-tanda tertentu ketika kamu sedang ada pada fase quarter life crisis. Mari kita simak 5 tanda-tandanya!

Advertisement

1. Cemas akan masa depan

Photo by Priscilla du Preez on Unsplash

Photo by Priscilla du Preez on Unsplash via http://unsplash.com

Kecemasan akan masa depan akan selalu menjadi pertanyaan yang sangat mengganggu pikiran kita. Pertanyaan akan bagaimana masa depan, bekerja apa nantinya, siapa pasangan kita, dan hal lain yang menyangkut masa depan tentu membuat kita merasa cemas, adalah salah satu tanda kamu sedang berada di fase quarter life crisis.

2. Kurang motivasi hidup

Photo by mehrpouya on Unsplash

Photo by mehrpouya on Unsplash via http://unsplash.com

Ketika kamu mulai bertanya-tanya tentang tujuan kehidupanmu, maka itu tandanya kamu sedang kekurangan motivasi hidup. Ini merupakan pertanda lain seseorang sedang berada di fase quarter life crisis. Tentu saja, kekurangan motivasi hidup dapat menyebabkan hidupmu menjadi tidak terarah dan berantakan. Hati-hati, ya!

Advertisement

3. Mulai membandingkan diri dengan orang lain

Photo by Edi Libedinsky on Unsplash

Photo by Edi Libedinsky on Unsplash via http://unsplash.com

Tanda lain kamu sedang berada di fase quarter life crisis selanjutnya adalah kamu mulai membandingkan dirimu dengan orang lain. Merasa bahwa dirimu tidak sebahagia, seberuntung, atau bahkan sesukses orang lain adalah contoh pembandingannya. Karena kamu terlalu fokus untuk membandingkan dirimu dengan orang lain, bukan tidak mungkin perkembangan dirimu akan terhambat. Daripada kita fokus melihat orang lain, lebih baik kita fokus untuk melihat perkembangan diri kita sendiri. Setuju?

4. Kurang bahagia

Photo by Sydney Sims on Unsplash

Photo by Sydney Sims on Unsplash via http://unsplash.com

Merasa kurang bahagia menjadi tanda kamu sedang berada di fase quarter life crisis. Kamu merasa tidak bersemangat dan merasa apa yang kamu lakukan masih belum cukup untuk membuatmu bahagia. Semua yang kamu alami rasanya seperti biasa saja dan kamu tidak menikmati akan hal tersebut.

5. Takut untuk keluar dari zona nyaman

Photo by Coen Staal

Photo by Coen Staal via http://unsplash.com

Ketika kamu sedang berada di fase quarter life crisis kamu juga akan mulai merasakan ketakutan untuk keluar dari zona nyamanmu. Kamu cenderung tidak berani mencoba hal-hal baru yang akhirnya membuat kamu tidak mendapatkan banyak pengalaman baru. Apakah kamu merasakan lima tanda di atas?

Itu artinya kamu sedang berada di fase quarter life crisis. Tenang saja, kamu tidak sendirian, banyak orang juga mengalami hal yang sama denganmu. Jika hal ini dirasa mulai mengganggu, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater jika kamu mengalami hal ini. Selain itu, cara mengatasi quarter life crisis juga bisa dilakukan dengan mempersiapkan masa depan sebaik mungkin, misalnya dengan mulai merancang karir sejak awal.

Berkarir di dunia internasional bisa menjadi hal yang menjanjikan dan dikagumi anak muda zaman sekarang. Untuk mendukung hal itu, AIESEC mempersembahkan Youth Today, sebuah platform menghubungkan pemuda untuk menciptakan kesadaran tentang pentingnya mengembangkan kepemimpinan mereka dan mempersiapkan karir masa depan melalui magang internasional. Platform yang berbetuk webinar ini bertujuan untuk membawa topik dan diskusi yang relevan, seperti Quarter Life Crisis dalam rangka mempersiapkan karir. Webinar ini akan dilaksanakan pada Minggu, 25 April 2021. Jangan sampai lupa daftar, ya!

Info lebih lanjut mengenai Youth Today: aiesec.or.id/youth-today

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE