Sri Izzati adalah salah satu penulis yang menginspirasi. Di usianya yang terbilang masih sangat muda waktu itu usianya masih 8 tahun ia sudah meraih rekor MURI sebagai penulis novel termuda. It's amazing ...

Selagi muda kita tentunya harus terus belajar dan berkarya untuk bekal generasi penerus yang bermanfaat juga tentunya. Seperti halnya Izzati, demikian sapaan panggilan hangatnya. Berbakat dan tiada henti untuk terus belajar dan terus menggali potensi untuk maju.

1. Terinspirasi dari Sri Izzati penulis belia yang melegendaris

Inspiration Izzati elegan melegendaris

Inspiration Izzati elegan melegendaris via http://blog.mizanstore.com

Penulis cilik yang kini sudah beranjak dewasa ternyata melegendaris. Kalau dulu ia membuat novel yang bergenre tentang anak – anak pada masanya itu. Dan sekarang sudah bukan penulis cilik lagi. Izzati demikian panggilan akrabnya, sekarang membuat karyanya yang lebih menarik lagi bacaan untuk remaja pada umumnya.

Sri Izzati pernah meraih rekor MURI sebagai penulis novel termuda. Diusia 19 tahun, Izzati sudah menghasilkan karya yang tidak sedikit. Jumlahnya, 11 judul yang sudah publish dan 6 buku antologi cerpen. Wow…amazing banget pastinya. Gadis belia jelita kelahiran tahun 1995 ini meraih penggargaan dari Mizan Publishing. Sebagai Inspiring Young Writer pada tahun 2013.

Advertisement

Sejak usia Izzati 3 tahun ia sudah gemar membaca buku dan hobi membuat tulisan. Dan dari hobinya itu dengan segala ketekunan dan perjuangannya, Izzati dapat menghasilkan sebuah karya yang menginspirasi sekali untuk khalayak. Izzati berhasil membuat karya dan terbitlah novel pertamanya pada tahun 2003 berjudul "Powerfull Girls". Dan berkat novel Powerfull Girls ini, Izzati mendapat penghargaan sebagai novelis termuda di usianya yang masih 8 tahun.

2. Berkat do'a dukungan orang tua dan sahabat tercinta

Wisuda fakultas pendidikan bahasa sastra

Wisuda fakultas pendidikan bahasa sastra via http://line.timeline.com

Sri Izzati lahir di Bandung pada tanggal 18 April 1995 dari pasangan Ibu Hetty dan Bapak Setyo Soekarsono ini adalah alumni Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra di Universitas Pendidikan Indonesia. Izzati juga mahasiswi fakultas psikologi di Universitas Indonesia. Berbekal pendidikan untuk terus menimba ilmu dan berkarya. Semuanya juga tak lepas dari berkat dan dukungan orang tua tercinta serta sahabat – sahabat yang selalu mensupport. Berkat novel pertama yang telah terbit pada waktu itu yang membuatnya terus termotivasi dan membuatnya menjadi tambah semangat lagi untuk menghasilkan karya – karya baik lainnya yang menghibur serta menginspirasi. Ketekunan belajar dan tak pantang menyerah. Berdo'a dan senantiasa bersyukur. Adalah hal – hal yang utama.

3. Tidak hanya pandai berkarya tulis, Izzati yang notabene seorang novelis ini juga pandai bermusik

Bermusik salah satu alat musik kegemarannya adalah Biola

Bermusik salah satu alat musik kegemarannya adalah Biola via http://villagegilland.google.com

Salah satu figur menginspirasi diusianya yang terbilang belia ini adalah seorang novelis, Sri Izzati. Multitalented kan tentunya yaa. Sudah ramah, religius, dan penyayang ini tidak lepas dari bekalnya menimba ilmu tentunya. Senang membaca gemar menulis dan mau untuk selalu berbagi pada hal – hal yang membangun untuk lebih dan lebih lagi dalam belajar dan berkarya. Sudah gemar menulis sejak duduk di bangku sekolah dasar, Izzati pun sangat gemar dalam bermusik looh. Menurutnya, antara menulis dan bermusik adalah kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Sejak usia belia, Izzati sudah sangat familiar dengan piano dan biola. Dan juga bernyanyi. Wow… patut dicontoh ini, selagi muda kita harus terus mengasah diri dan menggali memperkaya skill. Berkarya selagi muda. Untuk bekal hari depan. Top deh the best untuk Izzati, novelis termuda yang multitalented ini.

4. Sri Izzati menjadi Duta Bahasa Jawa Barat

Peringkat I Duta Bahasa Jawa Barat

Peringkat I Duta Bahasa Jawa Barat via http://google.com

Advertisement

Sri Izzati bersama Alvian Rifaldhi Yassin, Keduanya terpilih menjadi Duta Bahasa Jawa Barat peringkat kesatu. Yang diselenggarakan di Hotel Haris Jl.Peta Bandung. Pada tanggal, 24 Agustus 2016 yang lalu. Keduanya juga mendapat hadiah uang tunai dan tropi. Budaya bahasa daerah yang termaksud budaya Indonesia tetap diutamakan. Dan haruslah dipertahankan di era globalisasi seperti sekarang ini. Terpilih menjadi Duta Bahasa Jawa Barat pada saat itu adalah amanah terbesar dan mengharukan untuk duta yang terpilih. Izzati dan Alvian pun sangat bertanggung jawab dalam tugasnya, berpredikat gelar Duta Bahasa Jawa Barat. Sukses selalu untuk keduanya!

5. Inspiring termotivasi dari Edvan M.Kautsar

Inspiring quote Edvan M.Kautsar

Inspiring quote Edvan M.Kautsar via http://kautsar.management.id

Inspiring Quotes Edvan M.Kautsar: "Anak muda itu harus optimis, Yakin dan tak pernah berhenti belajar untuk mengembangkan dirinya".

Selagi muda berkarya belajar dan terus belajar menuntut ilmu setinggi langit untuk mengembangkan diri dan kemampuan. Apapun yang kita cita – citakan tentunya harus dengan keyakinan penuh dan tekad yang kuat. Perjuangan dan senantiasa berdo'a agar Allah melancarkan segala prosesnya. Dan bisa menjadi berkat bermanfaat.

Ada peribahasa mengatakan, Diam itu adalah emas. Namun, tidak selamanya sikap diam itu adalah sikap terbaik yang harus dilakukan. Kita harus bisa menyeimbanginya. Apalagi jika kita sudah berada dalam lingkup dunia kerja. Dan berkecimpung didalamnya yang mayoritas pastinya partner kita dengan berbagai background yang bermacam – macam. Kita harus lebih loyalitas dan solid terhadap rekan sekerja kita agar dapat terbentuk team yang solid. Pada dunia kerja, lebih diutamakan dimana kita memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan attitude yang baik juga aktif. Disini kemungkinan besar, modal utama dengan aktif berorganisasi adalah menjadi modal utamanya. Dalam hal ini juga perlu diimbangi dengan kemampuan yang aktif, berkarya dengan baik dan sportif juga smart. Dibutuhkan kekreatifan dan integritas team work yang loyalitas. Semangat berkarya, semangat belajar.

6. Berkarya selagi muda, kamu Dapat. Do and Action!

Yang muda yang berkarya

Yang muda yang berkarya via http://google.com

Saya pribadi sangat terinspirasi pada para motivator ataupun yang sudah lebih dahulu menghasilkan banyak karya. Seperti halnya seorang novelis termuda berbakat yaitu, salah satunya Sri Izzati. Ia menginspirasi anak muda untuk tetap berkarya sesuai passionnya. Dan terus belajar mengembangkan diri.

Kunci sukses berkarya selagi muda adalah dengan mencintai apa yang menjadi passion kita. Lalu kita harus tetap fokus tentunya. Dengan banyak motivasi, ide, pengembangan diri dan pelayanan yang baik. Kita bisa selalu tekun menjalaninya. Karena masa depan yang baik adalah milik mereka yang menyiapkannya dimulai dari hari ini. Dan masa muda itu hanya datang 1 kali. Jangan menunda – nunda waktu. Do and Action !.

7. Kita bisa berorganisasi dan aktif dalam komunitas sesuai passion untuk menambah wawasan, kreativitas dan teman tentunya

Organizational development and talent Management manager Kompas gramedia

Organizational development and talent Management manager Kompas gramedia via http://unpad.ac.id

Pastinya hampir semua orang diseluruh belahan dunia ini ingin mempunyai karya yang bisa menjadi bermanfaat. Berguna untuk khalayak pada umumnya. Setidaknya ladang terbaik itu adalah "Buku". Sebagai warisan untuk generasi penerus. Dan objek dari sebuah buku dapat menjadi pengenang terhebat.

Dimulai dari hobi menulis, senantiasa bersahabat dengan pena, lalu menuangkannya pada tiap lembaran demi lembaran kertas. Adalah wadah untuk saya bisa banyak belajar dengan tekun dan belajar membuat karya sederhana. Sangat termotivasi dan terispirasi dari Sri Izzati, seorang novelis termuda yang sudah banyak berkarya dan berbakat. Ia pun sangat ramah low profile totalitas dan loyalitas pastinya..

Yang muda yang berkarya yuuk tetap fokus tetap semangat dan terus berdo'a dengan ketekunan serta keyakinan. Semangat!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya