Apakah itu musik? Menurut pakar seni, manusia menampilkan kehendaknya, pikiranya, rasa, dan sebagainya. Jika gairah itu dilakukakan melalui media bunyi, yaitu nada, irama, dan ilmu harmoni, kemudian diolah menjadi satu maka karya ini disebut sebuah komposisi musik. pengertian yang lebih mudah dipahami tentang musik adalah ketika terjadi sebuah getaran yang menimbulkan bunyi bernada yang tertata apik nan indah. Itulah yang disebut dengan musik.

Apik nan indahnya musik itu relatif tergantung siapa yang membuat dan menikmati. Kadang jika seseorang membuat komposisi musik menurutnya apik nan indah, namun belum tentu diterima masyarakat umum. Di sisi lain, adapula komposisi musik yang sepenuhnya tergantung pesanan atau biasa disebut proyek. Komposer menggugurkan sebagian idealismenya dalam bermusik.

Ada pula yang lebih daripada apik nan indah tadi yaitu berkesan pada jiwa manusia. Lalu, Seperti apa musik yang berkesan pada jiwa manusia? Apik nan indah saja tak cukup berkesan pada jiwa  masyarakat. Namun harus ada sajian yang nantinya akan membuat masyarakat atau penikmat musik berkesan.

Sebagai contoh sebuah band bernama “Titik Terang Band” dari Ponorogo berhasil membuat penonton terbawa suasana. Malah, penampilan dari bintang tamu kalah ramai. Contoh lain Didi kempot, penyanyi campursari dangdut ini mampu membuat para sobat ambyar ikut berdendang sambil menitikan air mata. Ini membuktikan bahwa musik dan lagu dari Didi Kempot berkesan pada jiwa penikmatnya.

Apa kiranya yang membuat seperti itu? Banyak faktor yang mempengaruhi kesan terhadap jiwa masyarakat atau penikmat musik. Pertama perihal  pemilihan lagu. Lagu seperti apakah yang membuat kesan masyarakat? Kita telusuri dengan pendekatan sosiologi. Masyarakat kini sedang menyukai lagu atau musik bertema cinta atau juga patah hati. Juga bisa dilihat karena penyanyi atau band nya ternama.

Maksud dari ternama adalah ketika penyanyi atau grup band bisa membuat kesan pada jiwa masyarakat atau penikmat musik. Segmentasi pendengar/penikmat harus menjadi pijak dasar dalam menyajikan pertunjukan. Sering dijumpai, musisi sekarang cenderung asal-asalan dalam menyajikan sebuah pertunjukan musik.

Konsep live perform berbeda dengan konsep menggarap perform festival musik. Kadang kala pemain musik lalai memperhatikan aspek ini. Management sebuah group atau band musik pun terkadang tak dilakukan dengan baik dan tersistem atau asal-asalan dan terkesan menyepelekan seni.

Membuat karya itu harus melalui beberapa tahap. Mulai dari menemukan konsep/ide, tahap penerapan ide, penyelarasan ide, aransement final, chek sound sebelum pertunjukan, dan tahap terakhir adalah evaluasi. Tahapan itu terkadang lalai dilakukan. Hingga ide musik yang dipertontonkan kurang maksimal. Karya musik menjadi tak begitu terkesan untuk penikmat. Kedisplinan menjadi sangat penting dilakukan untuk mendapatkan hasil karya musik yang bernilai tinggi.

Musik yang menggugah jiwa manusia perlu kepiawaian pemain untuk melihat suasana penontonnya. Konsep garap perform harus di lakukan dengan hati. Maksudnya dilakukan dengan hati adalah ketika rasa atau feel dari komposer yang dituangkan pada sebuah konsep garap perform. Pemilihan lagu juga harus diperhatikan.

Pilih lagu yang sedang hits atau lagu yang sesuai dengan suasana lingkungan penonton. Mutlak, kecerdasan melihat suasa harus dimiliki oleh si pemain atau komposer musik. Ada tanda masyarakat atau penonton terkesan jiwanya ketika mereka merespon suasana lagu/musik yang dibawakan. Tandanya adalah mereka ikut menyanyikan lagu, ikut melambaikan tangan, bergoyang, merekam penampilan, bahkan menyalakan flashlight dan bernyanyi bersama.

Sebagai contoh, ketika para sobat ambyar menonton penampilan dari didi kempot sambil menitikan air mata dan tetap bergoyang. Itu  belum tentu hatinya bersedih itulah yang disebut berkesan. Jadi definisi berkesan pada jiwa adalah ketika mereka terhanyut pada penampilan seseorang. Musik dalam jiwa manusia sangatlah berarti.

Musik membuat seseorang tak hanya terhibur tetapi juga membuat mood suasana hati berubah. Awalnya berbahagia mendadak menjadi mellow dan sebaliknya yang awalnya mellow bisa menjadi bahagia. Hidup tanpa musik bagaikan sayur tanpa garam, hambar. Hidup kita terlalu banyak problem tetapi kita tidak boleh terhanyut dalam problem.

Sesekali kita bersantai dan mendengarkan musik yang disuka. Pastinya musik yang dapat membangkitkan dari keterpurukan. Itulah bentuk kesan jiwa manusia terhadap musik. Menghipnotis, melepaskan segala macam permasalahan hidup. Musik adalah sebuah getaran yang menimbulkan bunyi bernada yang tertata apik nan indah.

Di dunia ini benda apa saja yang bergesekan, bertumbukan yang menghasilkan getaran dan gelombang bunyi pasti bernada itulah musik. Tanpa sadar kita dari lahir sudah dibekali musikalitas dalam jiwa manusia. Sebagai contoh ketika kita menikmati sebuah musik tanpa sadar maupun sadar kaki kita pelan menghentak tanah dalam istilah jawa “gedruk lemah”.

Lain pula dengan tangan. Ketika kita menonton pertunjukan musik dan ikut bernyanyi ada juga orang yang menepuk tangan seiring dengan tempo musiknya. Pada dasarnya kita diciptakan tuhan mempunyai musikalitas dalam jiwa kita. Kedekatan musik dalam jiwa manusia pun bisa dibuktikan dengan musik sebagai media terapi penyembuhan. Penyembuhan apa saja? Bisa untuk penghilang stres dengan cara meditasi dan memutar musik relaksasi.

Media hypnotherapy pada gangguan jiwa serta penyembuhan ketergantungan narkoba juga bisa. Seperti yang telah dilakukan panti rehabilitasi mental dan narkotik Yayasan Citra Medika Banyumas dan Dinas Sosisal Kota Surabaya yang sudah menerapkan terapi seni musik dalam upaya memulihkan orang-orang dengan gangguan jiwa.

Akhirnya, dapat disimpulkan bahwa tumbuhnya kesan pada jiwa manusia terhadap musik disebabkan banyak faktor. Semuanya memiliki pengaruh yang tidak kecil pada jiwa manusia. Untuk itulah jika ingin memberi kesan musik pada jiwa manusia harus tetap berlatih, berlatih dan terus berlatih. Sampai pada hasil suara yang bergas dan menghipnotis.

Seperti uangkapan Sutejo dalam bukunya yang berjudul Genius Menulis Artikel mengatakan, “Jangan percaya pada mitos (IQ) tetapi lakukan dan berlatihlah sekeras mungkin. Semakin keras, semakin lekas menggapai kemahiran menulis” bukan hanya menulis namun apa saja termasuk musik. Jika melakukan pekerjaan monoton, luangkan sejenak waktu bersantai sambil mendengarkan musik yang menggugah semangat hidup.

1. Musik yang menggugah jiwa manusia perlu kepiawaian pemain untuk melihat suasana penontonnya

Sobat ambyar

Sobat ambyar via https://www.google.com

Advertisement

Sobat ambyar berdendang mengikuti irama dangdut campursari Didi Kempot

2. Kedekatan musik dalam jiwa manusia pun bisa dibuktikan dengan musik sebagai media terapi penyembuhan

Meditasi dan memutar musik yang lembut membuat jiwa semakin tenang.

3. Lakukan dan berlatihlah sekeras mungkin. Semakin keras, semakin lekas menggapai kemahiran

tribun news

tribun news via https://www.google.com

Proses latihan adalah kunci dari sebuah penampilan apik nan indah.

4. Penghilang stres dengan cara meditasi dan memutar musik relaksasi dikenal dengan media hypnotherapy

terapi musik

terapi musik via https://www.google.com

Advertisement

Penghilang stres dengan cara meditasi dan memutar musik relaksasi. Media hypnotherapy pada gangguan jiwa serta penyembuhan ketergantungan narkoba. 

5. Salah satu tanda masyarakat atau penonton terkesan jiwanya ketika mereka merespon suasana lagu atau musik yang dibawakan

flashlight

flashlight via https://www.google.com

Salah satu tanda masyarakat atau penonton terkesan jiwanya ketika mereka merespon suasan lagu/musik yang dibawakan. Ikut menyanyikan lagu, ikut melambaikan tangan, bergoyang, merekam penampilan, bahkan menyalakan flashlight dan bernyanyi bersama.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya