Siapa yang tidak tahu celana legging? Celana legging identik dengan kaum hawa, ketat, ngejreng, dan seksi. Celana ketat ini memang sedang naik daun diantara kaum hawa. Bagi para penggunanya, celana legging dapat membuat si pemakai menjadi lebih menarik. Tapi tahukah kalian bahwa celana legging memiliki sejarah yang cukup panjang? Hmmm... Tentu kalian penasaran bukan dengan sejarahnya? Mari kita simak perjalanan Si Celana Ketat alias legging.

1. OMG Ternyata legging awalnya merupakan pakaian pria!

Para pria Eropa menggunakan Legging dalam kegiatan sehari-hari via http://2.bp.blogspot.com

Awalnya legging digunakan oleh kaum pria di Eropa sejak abad ke 14. Fashion ini bertahan cukup lama, yaitu selama dua abad lamanya (wow, lama juga yah). Legging digunakan oleh semua golongan kaum pria Eropa, mulai dari pria kelas bawah hingga bangsawan. Mengapa kaum pria menggunakan legging? Karena dibuat dari bahan kanvas, konon katanya legging dapat membuat hangat tubuh bagian bawah. Bahkan di Amerika, legging dibuat dari kulit rusa jantan! Jadi buat para pria, jangan heran jika menemukan pria yang make legging, karena memang awalnya legging merupakan pakaian pria.

2. Legging dalam Balutan Pakaian Militer Eropa

Legging menjadi bagian dari pakaian militer Eropa via http://www.google.com

Tahun 1940, tepatnya pada Perang Dunia ke II, para prajurit perang juga menggunakan legging yang berfungsi sebagai pelindung dari kotoran dan binatang berbahaya yang dapat menerobos masuk ke dalam pakaian dan sepatu mereka. Selain itu, para prajurit ini menggunakan legging untuk melindungi meraka dari kecelakaan seperti cedera ankle dan lainnya. Walaupun sama-sama legging, military legging panjangnya setengah betis dan lebih mirip dengan legging yang dipakai kaum pria di abad 14-16. Bahannya terbuat dari kanvas dengan lilitan tali di sampingnya. Wow ternyata legging pernah menjadi pelengkap seragam militer. Ternyata legging memiliki karakteristik maskulin juga ya.

3. 1960-1970 Legging Sah Menjadi Milik Kaum Hawa!

Advertisement

Fashion pakaian tahun 1960-an sampai 1970-an menggunakan Legging sebagai pelengkap yang manis via http://www.vintagedancer.com

Perang Dunia II mengubah kehidupan keadaan ekonomi, sosial, bahkan fashion di Eropa. Legging memasuki era baru, era dimana legging mulai dilirik oleh kaum hawa. Legging merambah dunia mode pada 1960-an. Saat itu bentuknya lebih menyerupai celana capri, tapi lebih ketat. Pada masa kini, legging dipakai bersama ikat pinggang besar, sepatu hak tinggi, dan sepatu balet bersol datar. Patricia Field, perancang mode di balik serial Sex & The City, mengklaim bahwa legging modern dirancang pertama kali olehnya pada akhir 1970-an untuk iklan Home Shopping Network. Legging tidak lagi menjadi pakaian pria, melainkan menjadi pakaian favorit kaum hawa.

4. Aerobik dan Legging di Tahun 1980-an – 1990-an

Pada 1980-an sampai 1990-an Legging erat kaitannya dengan senam aerobik via http://www.pinterest.com

Ketika fitnes dan aerobik menjadi gaya hidup pada awal 1980-an, legging menjadi benda fashion untuk perempuan. Pada 1990, legging dipadankan dengan rok, gaun baby doll, kemeja longgar, sweater, kaus kaki longgar, dan sepatu kets. Kalo sekarang ibu-ibu senam aerobik lebih menggunakan training. Sampai akhirnya pada akhir 1990-an, dunia mode meninggalkan legging. Yah sedih deh…..

5. Tahun 2000-an Menjadi Tahun Kebangkitan Legging

Legging kini menjadi mode gaul anak muda zaman sekarang via http://www.livingchicmom.com

Legging kembali menjadi tren pada 2005. Kemunculan pertamanya di panggung mode dengan panjang sebetis dipadankan dengan gaun dan rok mini. Saat ini legging yang dipakai dipadankan dengan busana serba longgar, rok jins mini, dan gaun pendek. Beberapa artis dunia dan desainer juga menggunakan legging untuk melengkapi gaya rancangan mereka. Sebut saja icon fashion kita, Sienna Miller dan Madonna (yang kembali memakai legging). Desainer terkemuka dunia seperti Anna Sui dan Marc Jacobs juga menggunakan legging pada Spring 1006-Runways. Desainer top Indonesia, Biyan juga tidak ketinggalan memakai legging pada rancangan busana koleksinya yang dapat dikategorikan semi formal. Cukup panjang bukan, perjalanan Si Ketat ini? Ternyata di balik ketatnya legging terdapat kisah yang berliku, loh.