Pola Asuh Orang Tua Mepengaruhi Konsep Diri Anak

pola asuh orangtua

Sebenarnya apa itu konsep diri? Konsep diri adalah bagaimana cara seseorang memandang diri kita, sehingga konsep diri menjadi penting bagi diri kita karena hal itu menentukan bagaimana kita dipandang oleh masyarakat,  konsep diri yang buruk dapat memberikan dampak yang buruk juga bagi diri kita.

Konsep diri merupakan sesuatu yang fleksibel dapat berubah tergantung dari siapa yang melihat kita, dan kita juga dapat membentuk konsep diri sendiri caranya adalah dengan berinteraksi dengan orang lain, hal ini dapat memunculkan konsep diri kita karena orang lain akan menilai bagaimana kita berinteraksi dengan berbagai jenis manusia, mulai dari bagaimana kita berinteraksi dengan seseorang yang lebih tua, dengan orang-orang yang sebaya, serta bagaimana kita berinteraksi dengan orang-orang yang lebih muda. Selain dengan berinteraksi kita juga bisa mengembangkan konsep diri dengan melakukan internalisasi atau memahami perspektif lawan bicara kita kedalam diri kita, ini menunjukkan bagaimana kita bisa menghargai orang lain bagaimana kita bisa menjadi pendengar yang efektif. Karena dengan kita menjadi pendengar yang efektif kita bisa dipandang baik oleh orang lain maka konsep kiri kita akan berubah. Lalu upaya lain yang dapat dilakukan untuk membentuk konsep diri adalah mengembangkan pemahaman dan memulai untuk mengenali diri sendiri, karena konsep diri adalah bagaimana orang lain memandang diri kita maka kita juga harus bisa mengenali terlebih dahulu siapa kita, apa yang kita butuhkan, apa yang kita mau. Jika kita sudah mengenali diri sendiri maka akan lebih mudah bagi kita untuk membentuk konsep diri.

Konsep diri dapat dipengaruhi oleh orang terdekat dan masyarakat umum. Internalisasi dari orang terdekat, yang dimaksud orang terdekat dari konsep diri adalah seseorang orang yang memiliki arti khusus dalam hidup kita seperti, anggota keluarga, teman terdekat, dan pacar. Mereka adalah orang pertama yang dapat membantu kita menentukan konsep diri, dengan beberapa cara seperti, penilaian secara langsung dengan cara memberikan “label” kepada diri kita, memberi tahu apa saja hal-hal yang bisa kita lakukan hingga hal-hal yang seharusnya tidak kita lakukan, dan hal ini mampu membuat rasa percaya diri kita meningkat, kedua ada cara penilaian reflektif dimana orang lain secara reflektif menilai hal-hal yang telah kita lakukan, peran reflektif terdapat 3 (tiga) bagian yaitu, vulture sebuah tindakan perspektif yang mengkritik konsep diri kita, dan mencari kelemahan dari diri kita, lalu ada downer adalah tindakan perspektif yang menekankan kekurangan kita, dan meremehkan tujuan dan impian yang kita bangun, yang terakhir adalah uppers perspektif ini berbanding terbalik dengan downer dimana pelaku perspektif ini akan membantu rasa percaya diri kita, mengagumi kelebihan kita, dan menerima kekurangan kita.

Selanjutnya konsep diri yang dipengaruhi oleh orang terdekat adalah skrip identitas, yang merupakan aturan didalam kehidupan yang membentuk identitas manusia, yang mendefinisikan peran kita sebagai manusia dan bagaimana alur cerita yang terkandung didalamnya contohnya adalah kita hidup sebagai makhluk tuhan yang wajib menjalankan semua perintah yang telah ditetapkan. Konsep diri dipengaruhi orang terdekat yang terakhir adalah gaya kelekatan, bagaimana hubungan manusia tersebut dengan orang tuanya. Selanjutnya adalah bagaimana masyarakat umum mempengaruhi persepsi diri, dalam pandangan masyarakat umum ini konsep diri dapat dilihat dari berbagai faktor, ada faktor rasial yang merupakan bagaimana seseorang menggolongkan kita, misal terdapat dua orang berkulit putih dan hitam maka masyarakat umum cenderung akan memperlakukan orang kulit putih dengan lebih baik, kedua ada gender yang menjadi pembeda paling besar dalam konsep diri dimana laki-laki akan memiliki persepsi maskulin dan perempuan akan mendapat konsep diri sebagai seorang yang feminim. Konsep diri ini akan terus berubah seiring berjalannya waktu dan akan terus berganti seiring bertambahnya usia artinya konsep diri berlaku seumur hidup.  Lalu bagaimana konsep diri dapat menentukan pola asuh?

Konsep diri sangat berkaitan dengan pola asuh, hal ini tampak jelas dari bagaimana orang lain dapat mempengaruhi konsep diri,  salah satunya adalah pola kelekatan, orang tua sebagai sumber pertama anak untuk belajar, maka seharusnya orang tua memiliki konsep diri karena mereka merupakan idola pertama sang anak, dan setiap perilaku orang tua baik yang disengaja maupun tidak disengaja akan ditiru oleh anaknya, bagaimana cara orang tua berinteraksi sosial, bagaimana orangtua bertutur kata, dari hal-hal tersebut mampu membuat psikologi anak. Setiap orang tua memiliki cara sendiri dalam mengasuh anaknya, namun di dalam konsep diri terdapat 4 pola asuh positif dan negatif yang dapat mempengaruhi konsep diri seseorang.

Advertisement

1. Aman (Secure Attachment Style)

Finansialku.com

Finansialku.com via http://https

Pola asuh aman adalah salah satu pola asuh yang bersifat positif, dimana orang tua memberikan kasih sayang dan perhatian secara penuh kepada anaknya, pola asuh ini memberikan dampak meningkatkan kepercayaan diri sang anak, yang membuat sang anak tumbuh menjadi pribadi yang ramah, mampu menyelesaikan masalahnya, mampu beradaptasi dengan lingkungannya, dan anak menjadi pribadi yang mandiri dan tidak ketergantungan. Sangat jelas jika pola asuh ini memberikan dampak positif bagi konsep diri sang anak.

2. Takut (Fearful Attachment Style)

SekolahDasar.Net

SekolahDasar.Net via http://www.sekolahdasar.net

Pola asuh takut, menggambarkan bagaimana hubungan orang tua dan anak yang tidak bisa berkomunikasi dengan baik dimana pola asuh ini terdapat penolakan terhadap pendapat sang anak dan melakukan kekerasan fisik kepada sang anak jika melakukan kesalahan, membuat sang anak tidak percaya diri dan merasa tidak berharga. Hal ini juga berpengaruh terhadap konsep dirinya dan terhadap kesehatan psikologisnya.

Advertisement

 

3. Meremehkan (Dismissive attachment style)

Popmama.com

Popmama.com via http://www.popmama.com

Pola asuh ini terbentuk dari orang tua yang berperilaku cuek dan tidak perduli pada anaknya, yang mengakibatkan anak memiliki pikiran jika dia tidak pantas untuk dicintai, sehingga membuat persepsi jika dia tidak membutuhkan orang lain, hal ini membuat konsep diri sang anak terganggu karena dia merasa tidak percaya diri.

4. Cemas atau Ambivalen

Dalam pola asuh ini sifat yang di tunjukkan orang tua pada anaknya tidak dapat diprediski, yang membuat anak merasa cemas, takut melakukan hal yang membuat orang tuanya marah, karena itu sifat sang anak cenderung tidak konsisten dan membuat konsep dirinya dianggap buruk oleh orang lain.

Advertisement

5. Permisif

BOGOR.net

BOGOR.net via http://bogor.net

Pola asuh ini cenderung membebaskan anak dalam bersikap, berekpresi, dan bertindak sesuai apa yang dia inginkan, orang tua tidak memberikan hukuman pada anak jika dia melakukan kesalahan, orang tua tidak pernah memberikan aturan dan larangan untuk anaknya, hal tersebut membuat sang anak merasa superior dan cenderung menjadi pemberontak jika keinginanya tidak di penuhi.

Karena konsep diri adalah bagaimana cara seseorang memandang diri kita, dan konsep diri dapat dipengaruhi oleh orang lain, maka penting sekali bagi orang tua untuk membimbing anaknya dalam membentuk konsep diri, caranya adalah dengan menerapkan pola asuh terhadap anaknya, agar membuat sang anak tumbuh dengan percaya diri, mudah berinteraksi dengan orang lain, memiliki sifat yang penyayang dan lemah lembut, serta dapat beradabtasi dimanapun dia berada, dan hal tersebut membuatnya mampu memiliki konsep diri yang baik di masyarakat.

Referensi:

 

Al. Tridhonanto, &. B. (2014). Mengembangkan Pola Asuh DEMOKRATIS. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Wood, J. T. (2013). Komunikasi Interpersonal Interaksi Keseharian. Jakarta: Salemba Humanika.

Wood, J. T. (2013). Komunikasi Teori dan Praktik. Jakarta: Salemba Humanika.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE