Ramai Kasus Tentang Binary Option, Prof. Rhenald Khasali Angkat Bicara Mengenai Beberapa Hal yang Anak Muda Harus Pahami Agar Tidak Terjerumus Trading Berkedok Judi

Mari bersama-sama belajar investasi yang cerdas ala Prof. Rhenal Kasali

Akhir-akhir ini ramai sekali pemberitaan di media-media tentang orang-orang  yang rugi jutaan bahkan ratusan juta disebabkan karena Binary Option. Prof. Rhenald Kasali ikut angkat bicara mengenai ini di akun Youtube-nya. Prof. Rhenald Kasali menyampaikan what is binary option? dan timbul banyak sekali perdebatan apakah ini judi atau trading, atau investasi? 

Prof. Rhenald Kasali mengungkapkan Saya kira sudah banyak sekali pertanyaan mengenai Binary Option. lantas beliau menjelaskan apa itu Binary options, Binary Options itu semacam instrumen investasi, akan tetapi binary options yang diperdebatkan ialah dalam tanda kutip semacam tebak-tebakan. 

Semacam tebak-tebakan buah manggis, jadi anda hanya menebak ini manggis isinya ada berapa? manggis itu biasanya ditangkainya ada tandanya, sehingga kita tau isinya ada berapa, tetapi kemudian itu dipotong dan semua orang diminta untuk menebak. Nanti yang akan menang adalah bandar karena bandar sudah tau terlebih dahulu, dan dia bisa mengarahkan orang yang diajak bicara, untuk menebak berapa banyak isi buah manggis tersebut? Apabila dia menjawab benar si bandar akan membuat si penjawab merasa ragu, dan akhirnya bandarlah selalu menang. Ucap Prof. Rhenald Kasali

Dari fenomena Trading berkedok judi inilah akhirnya Prof. Rhenald Kasali ingin membagikan tips untuk masyarakat agar tetap waspada dan jangan terlalu cepat percaya dengan kata-kata manis yang menjanjikan kaya dalam waktu sekejap. Penasaran apa aja tips nya, yuk! scroll terus ke bawah.

Advertisement

1. Jika Anda Ingin Investasi Lakukanlah Sedikit demi sedikit

Prof. Rhenald Kasali | Credit by Youtube

Prof. Rhenald Kasali | Credit by Youtube via https://www.youtube.com

Jika anda ingin investasi, lakukanlah sedikit demi sedikit dan bertahap, karena para penipu selalu pandai sekali mempengaruhi orang lain. Dan Penipuan ini marak sekali terjadi dalam masa-masa sekarang ini, atau masa pandemi ini.

Kita semua memiliki banyak waktu di rumah, yang akhirnya kita menghabiskan waktu lebih lama di depan komputer, maka kesempatan affiliator melakukan flexing besar, maka kita berpikir untuk melakukan investasi, investasi sekali berhasil, investasi yang kedua kali juga berhasil, maka kita berpikir bahwaa ini adalah investasi yang menguntungkan, tatkala kita percaya saja dengan investasi itu, dan akhirnya kita investasikan semua uang kesitu. 

Advertisement

Alhasil kita merugi, karena sudah dua kali menang, kita rela menjual aset kita untuk mendapatkan keuntungan 5 kali lipat dari modal yang kita tanam disitu. Itulah yang banyak terjadi dikalangan anak muda, pengusaha pemula, dan juga orang awam.

Maka dari itu jangan cepat percaya dengan affiliator. cobalah untuk selalu menginvestasikan sedikit-sedikit saja, karena resikonya juga kecil, kita juga bisa mengambil langkah-langkah yang lain untuk menginvestasikan uang kita di tempat yang lain.

2. Sebelum Investasi Kenali Betul Dalam Jangka Panjang

Advertisement
Prof. Rhenald Kasali | Credit by Youtube

Prof. Rhenald Kasali | Credit by Youtube via https://www.youtube.com

Prof. Rhenald kasali juga menyampaikan bahwa sebelum investasi kita wajib kenali betul dalam jangka panjang, karena pada dasarnya investasi adalah strategi long term, karena investasi ini dapat anda gunakan seumur hidup anda untuk memperbaiki kehidupan anda. 

Investasi yang baik adalah investasi yang bisa membawa Anda ke kehidupan yang sejahtera.

3. Investasi yang Baik Harusnya Memiliki Win-Win Solutions

Prof. Rhenald Kasali | Credit by Youtube

Prof. Rhenald Kasali | Credit by Youtube via https://www.youtube.com

Prof. Rhenal Kasali menyampaikan bahwasanya investasi yang baik adalah investasi yang bersifat win-win bukan win-lose. Nah, kalau mereka yang menawarkan investasi memiliki kecendrungan penipuan, tentu juga mereka memiliki pendekatan-pendekatan tertentu, karena tidak semua orang yang melakukan flexing itu adalah penipuan tapi ada kecendrungan demikian. 

Jadi dalam jangka pendek orang sangat percaya sekali, karena mereka berpikir Kalau dia bisa saya juga bisa. Inilah yang salah, ungkap Prof. Rhenal Kasali.

Marketing seharusnya bersifat win-win karena basisnya adalah customer satisfaction, customer experience, customer merasakan pengalaman dan  proses yang menyenangkan maka itu dia bisa bercerita kepada orang lain, mendatangkan customer lain, tapi dia bertahan karena dia puas dan dia suka.

4. Jangan Percaya Terhadap Flexing yang Berbicara Hanya Mengenai Uang, dan Uang

Prof. Rhenald Kasali | Credit by Youtube

Prof. Rhenald Kasali | Credit by Youtube via https://www.youtube.com

Prof. Rhenal Kasali juga kerap kesal dengan metode flexing yang berfokus pada harta, harta, uang, dan proses yang mudah, gampang dan cepat kaya. Karena pada dasarnya Prof. Rhenal Kasali selalu menekankan Tidak ada yang mudah, Tidak ada yang gampang, dan Tidak ada proses yang begitu cepat. 

Prof. Rhenal Kasali juga menambahkan bahwasanya tipikal flexing yang seperti ini biasanya yang ada di kepalanya adalah uang, uang dan uang. 

Maka hindari percaya dengan orang seperti itu!

5. Jangan Percaya dengan Orang Bermuka Dua

Prof. Rhenald Kasali | Credit by Youtube

Prof. Rhenald Kasali | Credit by Youtube via https://www.youtube.com

Prof. Rhenal Kasali mengatakan untuk selalu waspada dengan orang dengan tipe flexing bermuka dua. Misalnya saja ketika dia sedang memasarkan. Atau sedang flexing, dia selalu katakan bahwa ini produk bagus, gampang, ikuti, tidak perlu dipelajari, ini bisa membuat anda cepat kaya, ini adalah sesuatu yang menjanjikan di masa depan.

Kalau saya bisa, anda juga bisa

Itu merupakan kata yang kerap kali digunakan orang bermuka dua. Maka dari itu kenalilah dan jangan gampang terpengaruh dengan orang seperti ini 

6. Jangan Percaya Mereka Hanya Karena Penampilannya Menawan

Prof. Rhenald Kasali | Credit by Youtube

Prof. Rhenald Kasali | Credit by Youtube via https://www.youtube.com

Prof. Rhenal Kasali menyampaikan untuk jangan percaya kepada orang-orang hanya karena penampilannya terlihat menawan, kulitnya mulus, menggunakan barang-barang branded.  

Karena pada dasarnya itu adalah trik agar kita sebagai konsumen atau investor bisa teralihkan dan malah lebih membahas tentang style, wajah, dan juga barang-barang yang dia pakai, dari situ kita bisa saja langsung percaya terhadap orang itu.

Karena orang-orang seperti itu biasanya bersifat narsistik, friendly, dan tampak kaya. Jadi coba deh lebih fokus ke produknya dari pada ke yang menawarkannya, Oke? 

7. Untuk Produk Yang Memiliki Resiko Menengah, Putuskan dengan Pertimbangan Sebaik Mungkin

Prof. Rhenald Kasali | Credit by Youtube

Prof. Rhenald Kasali | Credit by Youtube via https://www.youtube.com

TIDAK  TERLALU MAHAL TAPI BISA MEMBUAT ANDA SUSAH

Prof. Rhenald Kasali membahas mengenai produk-produk yang mungkin dalam hitungan harga tidak terbilang mahal, akan tetapi memiliki resiko yang krusial dengan kita, apa itu? kita ambil contohnya sabun muka. Sabun muka bisa membuat muka kita cerah, tapi juga bisa membuat muka kita  tampak jelek dan terlihat kusam apabila tidak cocok dengan muka kita.

Maka dari itu pertimbangkan kembali produk mana yang bener-bener cocok dengan kita sebelum memutuskan untuk membeli produk itu. 

Tidak apa memikirkan lebih lama untuk mengambil keputusan untuk mengurangi resiko yang fatal

8. Untuk Resiko Tinggi, Uang Besar, Kontraknya Perlu di Pelajari

Prof. Rhenald Kasali | Credit by Youtube

Prof. Rhenald Kasali | Credit by Youtube via https://www.youtube.com

Prof. Rhenald Kasali menghimbau untuk sesuatu yang memiliki resiko tinggi, uang yang besar, dan tidak mudah dikembalikan, maka tidak mungkin anda akan mengambil keputusan dengan begitu cepat. 

Ingat, untuk investasi besar dan memiliki resiko tinggi seperti ini,  kamu harus tegaskan, APAPUN JUGA YANG DILAKUKAN ORANG DALAM BENTUK FLEXING, DON'T DO IT tegas Prof. Rhenald

Hal yang bisa anda lakukan adalah anda bisa cari informasi terlebih dahulu, misalnya anda ingin membeli rumah. Rumah bagi sebagian orang adalah sesuatu yang mahal dan membeli nya bisa dengan usaha yang sangat maksimum, bahkan harus menabung berapa tahun. Maka itu harus lebih cermat dan teliti lagi untuk mendapatkan sesuai yang kita inginkan.

Nah, untuk Sobat Hipwee, semoga kalian lebih berhati-hati ya dalam berinvestasi! Salam Sukses!!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Yesterday is not ours to recover, but tomorrow is ours to win or lose. -Lyndon B. Johnson

CLOSE