Rangkul Emosi Sedihmu dan Tenangkan Dirimu. Kamu Itu Berharga dan Layak untuk Bahagia.

Pernahkah kamu merasa sedih akan sesuatu yang mengecewakanmu? Perasaan sedih itu wajar kok! Namun, bagaimana kita mengelola emosi ini sangat penting guna menjaga kesehatan mental kita.

Manusia secara alamiah memiliki emosi, mulai dari emosi bahagia, marah, takut, sedih, cinta, malu, dan terkejut. Emosi sedih ini termasuk ke dalam bagian dari emosi negatif. Bagaimana kita menyalurkannya dengan baik dan tidak terus-terusan memendam perasaan itu adalah suatu hal yang penting.

Advertisement

1. Jangan selalu dipendam

It's okay to not be okay

It’s okay to not be okay via https://i.pinimg.com

Pengendalian emosi negatif seperti sedih ini harus dengan cara yang tepat. Emosi negatif yang terus-terusan ditahan memiliki dampak yang buruk. Bisa saja emosi sedih yang di pendam, lama kelamaan akan menjadi bom waktu yang akan meledak di satu waktu dengan keadaan yang lebih buruk.

Merasakan emosi sedih memiliki sebab yang beragam, tergantung permasalahan pribadi masing-masing. Misalnya ketika seorang murid mendapat nilai yang kurang memuaskan atau seorang karyawan yang dimarahi atasannya. Semua sebab itu sangat wajar apabila menjadikan sesorang merasakan kesedihan.

Advertisement

2. Tak perlu disangkal, perasaan sedihmu juga perlu dianggap

Jangan sembunyikan perasaanmu

Jangan sembunyikan perasaanmu via https://i.pinimg.com

Langkah awal yang diperlukan saat merasakan ini adalah kamu harus menerima perasaan sedihmu, tidak perlu untuk disangkal. Kita harus menerima segala perasaan kita yang sebenarnya. Masih banyak orang yang menganggap bahwa perasaan ini tak perlu dianggap ada, sehingga memilih untuk melupakannya. Namun, cara seperti ini kurang tepat.

Dengan menerima perasaan sedih akan membuat kamu sadar akan keadaan kamu yang sebenarnya. Kamu harus mengerti dirimu sendiri, tenangkan diri sebelum kamu berpikir akar dari kesedihanmu adalah sesuatu yang seperti apa.

3. Berbagi cerita dengan orang yang kamu percaya

Buat perasaanmu menjadi lega

Buat perasaanmu menjadi lega via https://i.pinimg.com

Setelah pikiranmu sudah jauh lebih baik dan mengetahui apa sebab kesedihanmu, kamu bisa menuangkan perasaanmu dengan bermacam cara. Kamu bisa berbagi cerita tentang apa yang kamu rasakan kepada orang yang di percaya seperti sahabat, salah satu anggota keluarga, atau bahkan pasanganmu.

Advertisement

4. Tulislah apa yang kamu rasakan

Menulis dapat membuat perasaan menjadi lega

Menulis dapat membuat perasaan menjadi lega via https://i.pinimg.com

Namun, jika merasa kurang yakin apabila membagikan ceritamu kepada orang lain, kamu juga dapat menulis perasaanmu di sebuah kertas atau buku harian. Apapun itu yang terpenting adalah kamu dapat menyalurkannya.

5. Pergi ke psikolog atau psikiater

You are not alone

You are not alone via https://i.pinimg.com

Di suatu kondisi apabila sudah tidak dapat mengelola semuanya dan mengganggu kamu hingga pada aktivitas sehari-hari, kamu harus segera meminta bantuan tenaga profesional seperti psikolog atau psikiater.

Pergi ke psikolog ataupun psikiater tidak menandakan bahwa diri seseorang lemah. Tidak peduli dengan stigma masyarakat tentang anehnya seseorang yang pergi ke psikolog adalah orang yang tidak waras. Semua itu tidak benar, kamu sendiri yang lebih paham tentang perasaanmu. Kamu sendiri yang harus lebih peduli dengan dirimu sendiri. Kamu harus ingat ini, kamu itu berharga layak untuk bahagia.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Halo! Saya Nanda Riandita Rizky Kinanty yang pada saat ini saya tengah menjalani aktivitas saya sebagai salah satu mahasiswi di salah satu universitas di Jakarta. Saya harap, saya bisa membagikan tulisan yang bermanfaat bagi orang lain. Salam kenal ya!

CLOSE