Nggak Perlu Bingung Cari Makanan Halal di Bali. Nih 5 Rekomendasinya!

Bagi pengunjung yang sedang jalan-jalan ke Bali konon sangat kurang rasanya jika tidak mencicipi kuliner khas Bali.

Bali merupakan salah satu pulau yang paling banyak dikunjungi oleh turis mancanegara maupun domestik. Objek wisata yang disuguhkan oleh Pulau Dewata ini juga sangat menarik dan beragam. Mulai dari surfing, snorkeling sampai mendaki gunung. Malah kebanyakan orang tidak mengetahui bahwa Bali adalah bagian dari Indonesia.

Bagi pengunjung yang sedang jalan-jalan ke Bali konon sangat kurang rasanya jika tidak mencicipi kuliner khas Bali. Kata orang-orang kalau belum makan Babi Guling ataupun Sate Babi Bawah Pohon artinya temen-temen nih resmi datang ke Bali.

Tapi sebagai orang Bali nih, sebenernya nggak setuju banget sama strereotype orang yang bilang kalau ke Bali ada yang kurang kalau nggak makan babi, karena nih masih ada banyak makanan yang halal, tetapi sangat khas Bali bahkan mungkin beberapa orang belum mendengar tentang makanan ini. Penasaran kan? Yuk simak lima makanan halal khas Bali

1. Nasi Campur Ayam Panggang

Nasi Ayam Panggang

Nasi Ayam Panggang via https://www.google.com

Nasi campur ayam ini sangat populer di Kabupaten Gianyar, tepatnya di Pasar Senggol Gianyar. Nasi campur ayam ini berbeda dengan nasi ayam betutu.

Dalam satu porsi nasi campur ayam ini ada nasi, ayam yang dipanggang, ayam betutu, telur, kacang, lawar, sambal matah dan timun. Biasanya kalau makan di tempat kita juga akan mendapatkan kuah yang berisi sayur labu jepang yang kuahnya khas bali banget rasanya. 

Harga nasi campur ayam jika makan di tempat lebih mahal daripada dibungkus nih guys. Makan di tempat harganya berkisar antara Rp 20.000 sampai Rp 30.000. Nah tapi karena rumah saya dekat dengan pasar senggol ini saya lebih sering membungkusnya dan dibungkus harganya berkisar Rp 10.000 atau Rp 15.000 seusai dengan permintaan dari pembeli. Tapi kalau mau dibungkus biasanya enggak dapat kuah sayur ya teman-teman.

Nah, untuk temen-temen yang penasaran nih lokasinya dimana ada di Pasar Senggol Gianyar dan yang paling terkenal adalah Nasi Ayam Pitik Bali. Jam bukanya adalah sekitar pukul 15.00- 21.00 atau sampai habis.

2. Serombotan

Serombotan

Serombotan via https://www.google.com

Makanan enak dan halal di Bali selanjutnya adalah serombotan. Kebanyakan orang pasti masih merasa asing dengan kata serombotan ini, karena serombotan ini adalah makanan yang isinya  sayur semua dan kebanyakan kalau temen-temen lagi libur nih pasti nyarinya daging-daging kan jadinya dan ga banyak juga orang yang gemar makan sayur. Padahal serombotan ini adalah salah satu makanan sehat yang dapat menetralisir, menyeimbangkan metabolisme kita dan menjaga tubuh kita agar tetap sehat selama liburan.

Karena seringkali saat liburan kita lebih banyak mengkonsumsi daging, makanan yang manis-manis maupun jeroan. Serombotan dapat membantu kita agar tetap sehat selama liburan ini, tetapi tenang saja walaupun serombotan ini makanan sehat tetapi rasanya tetap enak dan pastinya bikin nagih banget…

Serombotan ini berisi berbagai macam sayur, yaitu ada sayur kangkung, kecambah, pare, terong hijau yang bulat dan kecil, kacang, kacang panjang dan ditambah bumbu yang sangat enak. Kacang yang ada diserombotan ini adalah kacang tanah dan kacang kedelai. Sebelum dicampur dengan bumbu, sayurnya akan dimasak terlebih dahulu dengan cara direbus. Bumbu yang digunakan serombotan ini seperti bumbu urap tapi dengan cita rasa yang Bali banget temen-temen. Terbuat dari kelapa yang telah disangrai, cabai, bawang putih, bawang merah dan campuran rempah-rempah lainnya. Selain bumbu yang terbuat dari kelapa terdapat pula bumbu yang menyerupai bumbu kacang tetapi tidak secair bumbu kacang pada pecel sayur, bumbu kacang ini dibuat dengan rempah-rempah dan bumbu bali lainnya.

Saat sayuran dan bumbu ini digabung menjadi satu akan menghasilkan cita rasa yang luar biasa membuat pelancong ketagihan. Rasa pedas, asin, gurih dan segar dari serombotan ini membuat kita terhipnotis dan membuktikkan bahwa makanan sehat tidak selamanya tidak enak.

Serombotan ini berasal dari daerah Klungkung yang tepatnya di Pasar Senggol Klungkung, tetapi serombotan juga banyak ditemukan di Pasar Senggol Gianyar. Harga dari serombotan ini dimulai dari Rp 5.000,00. Dengan harga Rp 5.000,00 ini porsi yang diberikan pas sehingga cocok untuk ngemil atau buat ganjel perut. Jam buka dari serombotan ini adalah pukul 15.00-21.00 atau sampai habis.

Advertisements

3. Lawar Kambing

Lawar Kambing

Lawar Kambing via https://www.google.com

Makanan bali yang paling khas dan sangat wajib dicoba adalah lawar. Tetapi sayangnya lawar di Bali lebih banyak didominasi oleh babi atau terdapat campuran babi di dalamnya kecuali lawar sayur.

Tetapi sekarang di Desa Tojan, Kecamatan Blahbatuh terdapat lawar yang menyerupai lawar babi tapi tetap halal nih temen-temen, namanya adalah Warung Lawar Kambing Mang Raka.

Lawar kambing dapat dikatakan sebagai inovasi baru yang belum pernah dibuat sebelumnya dan dapat dinikmati oleh siapapun. Tetapi sebelum kita telusuri lebih dalam tentang lawar kambing ini temen-temen harus tau nih ada beberapa jenis lawar yang ada di Bali ini yaitu lawar nangka, lawar isi, lawar kuwir, lawar merah, lawar putih, lawar klendung, lawar bungkil dan lawar klungah.

Lawar kambing ini sendiri termasuk lawar isi. Lawar isi ini adalah lawar yang berisi daging, tambahan kulit dan dicampur dengan bumbu racikan rempah-rempah. Lawar isi ini tidak tercampur dengan kelapa ataupun sayur lainnya.

Satu porsi dari lawar kambing berisi nasi, lawar,  dan sate kambing. Sate kambingnya juga bisa dipilih antara sate lilit ataupun sate kambing bumbu kecap. Tapi selama ini sate lilit dan lawar kambingnya selalu menjadi menu yang saya pesan di lawar kambing ini.

Satu porsi dari lawar kambing ini bisa didapatkan dengan harga Rp 35.000,00 cukup murah bukan untuk satu porsi kambing. Selain menyajikan lawar dan sate di Warung Lawar Kambing Mang Raka ini juga menyediakan gule kambing dan bakso dengan kuah gulai kambing yang lezat.

Berlokasi di Desa Tojan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar tempat ini terbilang masi sangat asri. Berada di pinggir jalan dan terdapat tempat makan lesehan yang menghadap ke hamparan sawah hijau yang luas dan angin yang semilir membuat pengunjung betah dan nyaman makan di warung lawar kambing ini. Jam buka dari lawar kambing ini adalah dari pukul 10.00-17.00.

4. Entil

Daerah Pupuan, Tabanan, Bali terkenal dengan satu makanan khas yaitu Entil. Mungkin kebanyakan orang belum pernah denger tentang entil, termasuk saya pertama kali mendengar entil pun merasa bingung dan bertanya-tanya ada ya makanan bernama entil di Bali?

Ternyata lokasi dari penjual Entil ini sendiri terdapat di  daerah Pupuan yang sebenarnya sangat jauh dari rumah saya yang berada di Gianyar. Di Pupuan kita dapat menemukan entil di warung-warung pinggir jalan ataupun jika anda sedang berwisata di Vihara Dharma Giri Pupuan untuk melihat Patung Buddha tidur atau ingin berdoa tidak jauh dari Vihara Dharma Giri sekitar satu kilometer terdapat terdapat warung yang menjual Entil yang konon terenak di Pupuan.

Saat saya mencoba entil pertama kali di Pupuan saat kemah, first impression saya terhadap entil tersebut adalah berbentuk pipih, dilapisi daun yang tidak pernah saya lihat sebelumnya dan menyerupai tipat sayur. Tapi, setelah saya bertanya dengan teman saya yang kebetulan dari Pupuan dia menjelaskan bahwa entil ini sendiri hampir menyerupai lontong, namun bentuknya pipih.

Entil ini dibungkus dengan daun “Telengidi”. Daun telengidi ini mirip dengan daun kunyit, tapi tidak berbau dan konon daun ini dipercaya dapat membuat rasa entil menjadi enak, karena beberapa zat warna hijau pada daun meresap kedalam beras saat dimasak, sehingga menghasilkan entil dengan warna kehijau-hijauan. Proses memasak entil ini sendiri tergolong lama terutama saat merebus, kira-kira dibutuhkan waktu dua sampai tiga jam. Semakin lama entil direbus, maka entil yang dihasilkan akan lebih tahan lama dan enak. 

Proses memasak entil masi menggunakan proses tardisional nih temen-temen, hal ini dilakukan karena kebanyakan warga masi memasaknya dengan menggunakan bara api yang berasal dari kayu bakar. Warga pun tidak sembarang memilih kayu bakar.

Biasanya kayu bakar yang paling sering dipakai adalah kayu dari pohon kopi karena lebih tahan lama dan mengeluarkan kobaran api yang besar, selain itu aroma yang dihasilkan juga membuat makanan menjadi lebih nikmat.

Penyajian Entil hampir serupa dengan bubur khas Bali yaitu terdiri dari sebungkus Entil, sayur urap Bali, ayam suwir yang sudah dimasak dengan bumbu khas Bali dan sambal goreng. Sayur urapnya berisi kecambah, irisan bayam, kacang panjang dan taburan kelapa. Agar menambah cita rasa Entil maka ditambahkan dengan siraman kuah santan berbumbu

Harga dari seporsi Entil adalah Rp 10.000,00. Jam buka dari Entil ini adalah sekitar pukul 15.00 -18.00. Tetapi ada juga Entil yang buka lebih lama dan Entil juga bisa didapatkan di Pasar Pupuan.

5. Belayag

Selain dikenal dengan keindahan pantainya Karangasem juga terkenal dengan makanan khas yaitu Belayag. Pertama kali saya mencicipi belayag pun saat saya sedang berada di acara ulangtahun teman saya di Karangasem, bentuknya juga sama menyerupai tipat kuah.

Tapi ternyata mempunyai rasa yang berbeda. Penasaran? Datang ke Bali dong.. Oiya tapi bagi kalian nih ingin makan belayag dan gatau mau beli dimana, nah bisa banget beli belayag sambil berjalan-jalan disekitar Jalan Gajah Mada. 

Satu porsi dari belayag ini berisi dengan tempe manis, ayam suwir yang udah dibumbui dengan rempah-rempah khas Bali, kentang goreng yang berbentuk pipih, lawar sayur yang berbhan dasar kacang panjang, tipat dan sambal. Untuk menambah rasa dari Blayag ini agar semakin enak, maka akan ditambahkan kuah santan dengan yang sudah diolah dan akan menghasilkan rasa yang beh enak banget. 

Rasa dari Belayag ini sendiri gurih, sedikit pedas tetapi ada manisnya juga yang berasal dari tempe. Tapi jangan khawatir nih, bagi temen-temen yang ga kuat pedas bisa banget request belayag tanpa sambal. Tapi tetep paling enak kalau pakai sambal, karena rasa pedes tapi buat nagih.

Oiya, kalau temen-temen punya slogan “Nggak makan kalau nggak pake nasi” jangan khawatir karena tipat atau lontongnya juga bisa diganti dengan nasi. Harga dari satu porsi Belayag adalah Rp 10.000,00 – Rp 20.000,00.  Jam buka dari belayag ini adalah pukul 10.00 – 18.00.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini