Lima Podcast Informatif ini Bisa Banget Didengerin Kalau Lagi Ada Waktu Luang

Podcast ini asyik banget karena bisa didengerin kapan pun dan di mana pun.

Zaman sekarang udah banyak aplikasi dan platform yang bisa banget kita jadiin alat belajar. Kalau dulu mungkin sumber informasi daring masih dari blog atau website berita, sampai akhirnya YouTube masuk ke Indonesia. Nah, yang nggak kalah terkenal adalah platform podcast. Banyak penyedia layanan podcast yang bisa dicari dan rata-rata gratis. Mulai dari Anchor, Spotify, bahkan Apple pun kalau nggak salah ada aplikasi khususnya buat yang mau mulai buat podcast.

Buat yang belum familiar, podcast itu semacam media yang fokus di rekaman audio. Jadi semacam radio tapi nggak pakai frekuensi gitu. Banyak kok tipe-tipe podcaster di luar sana. Ada yang isinya monolog sampai dialog diskusi atau wawancara. Genrenya juga macem-macem, dari yang berat kaya politik dan HAM sampai yang lucu-lucu pun ada.

Podcast ini asyik banget karena bisa didengerin kapan pun dan di mana pun. Buat yang mobilitasnya tinggi, bisa banget didengerin di perjalanan ke sekolah atau tempat kerja. Atau, untuk kaum rebahan, dengerin podcast berfaedah kan bisa bikin rebahannya agak bermanfaat. Nggak cuma guling-guling aja, tapi bisa belajar hal-hal baru.

Karena podcast ini macam rimba yang luas, mungkin banyak yang belum familiar dengan channel-channel yang ada. Jadi, mungkin rekomedasi lima podcast ini bisa jadi referensi buat yang mau mulai dengerin podcast!

Advertisement

1. Coming Home with Leila Chudori

Spotify - Coming Home with Leila Chudori

Spotify – Coming Home with Leila Chudori via https://open.spotify.com

Buat yang pernah baca kumpulan cerita 9 Dari Nadira dan Malam Terakhir atau novel Pulang dan Laut Bercerita, pasti nggak asing sama nama penulis terkenal Leila S. Chudori. Jurnalis Majalah Tempo ini sekarang nggak hanya nulis aja, tapi juga memandu acara diskusi literasi lewat medium podcast.

Di Coming Home with Leila Chudori ini banyak tokoh-tokoh yang diundang untuk diskusi tentang pilihan buku favorit masing-masing. Nggak cuma soal diskusi buku, banyak penulis yang juga hadir dan bersama Leila S. Chudori mereka akan cerita banyak hal soal proses kreatif dalam menulis buku dan lainnya.

Advertisement

Di segmen “In Contemplation with…” Leila S. Chudori dan narasumbernya saling ngasih rekomendasi buku favorit dan diskusi panjang. Cuma, hal yang bikin podcast ini menarik adalah karena proses diskusinya cair banget. Mereka bisa ngobrol panjang lebar tapi tetap substansial. Buat kita yang tertarik sama buku dan pengen cari lebih banyak soal buku-buku keren dari berbagai zaman dan langsung direkomendasiin oleh orang-orang kompeten, wajib banget dengerin podcast ini.

Sedangkan di segmen “In Conversation with…” penulis-penulis diundang untuk bahas soal pengalaman mereka menulis buku secara mendalam. Penulis terkenal kaya Dee Lestari, Ahmad Fuadi, dan Seno Gumira Ajidarma juga datang dan cerita banyak hal. Banyak lho sudut pandang baru soal dunia kepenulisan yang keluar dari diskusi ini.

2. The School of Greatness

Advertisement
The School of Greatness

The School of Greatness via http://spotify.com

Lewis Howes nggak nulis buku dan jadi enterprenur aja, guys. Mantan atlet ini juga bikin podcast yang bahas banyak hal, mulai dari pengembangan diri dan gaya hidup. Banyak narasumber inspiratif yang diundang dan diskusi panjang lebar soal bidang yang dikuasai si narasumber.

The School of Greatness ini emang tujuannya untuk bahas cerita-cerita inspiratif dan rahasia di belakang layar soal kenapa orang-orang brilian itu bisa sukses dan ada di puncak karir seperti sekarang. Banyak perjuangan dan usaha-usaha narasumber yang mungkin nggak banyak orang tahu. Karena usaha keras seseorang emang biasanya nggak terlihat dan biasanya nggak glamor atau cantik.

Topik soal kesehatan mental, personal branding, perubahan pola pikir, bahkan sampai kesehatan nggak ketinggalan untuk dibahas. Biasanya narasumber yang datang itu pernah nulis buku atau punya karya yang sangat-sangat inspirasional dan dikenal banyak orang.

Diskusinya juga diunggah ke YouTube dalam bentuk video, kok. Jadi ada pilihan kalau kita belum ada akses ke podcast.

3. Magdalenes Mind

Magdalene's Mind

Magdalene’s Mind via http://spotify.com

Buat anak-anak yang suka main media sosial, pasti udah nggak asing dengan Magdalene.co yang sering bahas isu-isu feminisme. Nggak cuma melalui tulisan di situs web dan seminar off stage, Magdalene juga punya podcast yang udah aktif kurang lebih sejak Oktober 2018 kemarin.

Tentunya isu feminisme dan kesetaraan gender masih jadi topik bahasan utama. Dan, karena ini podcast, jadi proses bertukar pikirannya lebih santai. Beda kali ya kalau di tulisan yang biasanya satu arah dan umumnya opini si penulis aja. Tapi kalau di podcast, jadi banyak yang bisa digali soal feminisme dan masalah-masalah yang ada sekarang dan isu-isu lainnya.

Topiknya di podcast ini juga banyak. Misalnya tentang kebebasan buat minoritas, hijrah dan jihad, dan soal perempuan yang masih ngalamin kekerasan dan masalah lainnya. Buat yang mau denger dan tertarik soal isu ini, bisa dicek di Spotify dan bisa diunduh buat didenger pas lagi offline biar nggak makan kuota.

4. Show Box

Show Box

Show Box via http://spotify.com

Kalau tadi udah ada podcast soal buku, pengembangan diri, sama feminisme, sekarang podcast yang cocok banget buat movie geek. Podcast Show Box ini khusus bahas soal film dan serial TV yang dipandu oleh jurnalis budaya, Lisa Siregar.

Nggak hanya bahas soal bagus atau nggak, suka atau nggak, kaya reviewer lainnya, di Show Box ada beberapa episode yang bahas dari sisi lain yang nggak kita perhatiin. Diskusinya kadang mencari makna dari dialog, gestur, bahkan sampai ke set film. Kerasa banget kalau orang-orang ini sangat suka sama film dan serial TV.

Selain itu, podcast ini seru karena banyak rekomendasi serial dan film yang nggak semua orang tahu. Ada juga lho diskusi dengan sutradara dan artis-artis soal industri film dan diskusi mendalam soal film. Lagi, karena yang diskusi ini sangat-sangat passionate soal film, jadi sangat santai dan dalam aja diskusinya dan kerasa banget ketertarikan sama semangatnya.

5. Menjadi Manusia

Menjadi Manusia

Menjadi Manusia via http://spotify.com

Siapa yang suka nonton video-video Menjadi Manusia di YouTube? Sekarang ada opsi lain buat dengerin karya-karya Menjadi Manusia, yaitu lewat podcast.

Rata-rata per episode ini pendek-pendek, kok, sekitar dua sampai tiga menit aja. Walaupun lewat podcast, tapi masih tetap kontemplatif. Masih menyentuh dan berhasil membuat kita melihat hidup dari sudut pandang lain. Dan…karena ini juga bisa diunduh, kita bisa putar terus-menerus.

Salah satu enaknya podcast adalah karena ini audio, kita bisa dengerin episode-episode apa pun sambil berkegiatan lain. Bersih-bersih rumah misalnya, atau sambil ngerjain tugas.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

I talk (to myself) a lot

CLOSE