Terkadang disaat kita sedang kumpul ataupun “jalan rame” bareng teman-teman dan terlintas seorang yang menikmati waktunya dengan kesendirian. Memang terlihat menyedihkan karena bagi sebagian besar penilaian bersifat negatif terhadap orang yang suka melakukan kegiatan seorang diri. Mulai dari anti sosial, tak punya teman hingga depresi. Berbagai perangai buruk disematkan bagi mereka yang menyukai kehidupan dalam dunia yang tak mengerti secara umum karena kesukaannya dengan hidup sendiri.

Kali ini, hipwee akan membahas seperti apa jalan pikiran orang yang menyukai waktu lebih besar bersama dirinya sendiri. Agar kita tak hanya sebagai penilai buruk terhadap perbedaan kepribadia dengan yang lain. Ini juga akan menyadarkan tentang seperti apa pola pikir bagi orang yang lebih senang menghabiskan dirinya untuk menyendiri dalam kehidupan sosialnya.

1. Mereka mempunyai teman, hanya saja teman mereka tak sebanyak mereka yang menyukai kehidupan ramai.

teman sedikt yang berkualitas

teman sedikt yang berkualitas via https://hipwee.com

Bagi penyendiri, mereka tetap melakukan hubungan sosial dengan manusia. Dikarenakan para penyendiri lebih banyak menghabiskan waktunya untuk sendiri, jumlah teman mereka memang kalah banding dengan orang yang memang aktif bersosialisasi. Tapi tidak berati mereka tertutup terhadap lingkungan pertemanan yang baru, bisa saja mereka para penyendiri bertingkah menarik terhadap orang asing.

2. Mereka tidak suka menggantungkan dirinya dengan orang lain

solo travelling

solo travelling via http://BootsnAll.com

Advertisement

Pergi ke kampus sendiri, belanja sendiri, melakukan perjalanan sendiri, berkeliling dunia sendri dan berbagai kegiatan yang dilakukan sendiri. Terkesan mandiri, tapi sebagian menganggap mereka anti sosial. Padahal dalam pikiran mereka, bergantung kepada orang lain adalah suatu sifat yang tabu.

Mereka lebih melakukan segala aktivitasnya dengan bergantung pada diri sendiri. Merepotkan orang lain, selain itu harus melakukan negoisasi keinginan dirinya dan orang lain itulah alasan lain mengapa mereka tidak menyukai kebergantungan

3. Mereka mempunyai pertanyaan yang banyak yang hanya bisa dijawab oleh dirinya sendiri

bertanya pada diri sendiri

bertanya pada diri sendiri via http://female.com

Para penyendiri sering memikirkan tentang hal yang terlalu dalam, ini dikarenakan waktu sendiri yang sering dilakukan. Mereka menyukai kesunyian sehingga bisa mendengar suara dari dalam dirinya. Dari suara itu, mereka berdiskusi dengan dirinya sendiri tentang hakikat hidupnya, alam, kehidupan sekitar dan kebutuhan dirinya sendiri. Terkadang juga mereka bertanya tentang dirinya sendiri dan seharusnya seperti apa peran dia sebagai makhluk sosial dan makhluk ciptaan Tuhan. Ataupun juga tentang peran dia sebagai makhluk berakal.

4. Mereka menghindari rasa sakit terhadap pengkhianatan dalam pertemanan

ditusuk teman sendiri

ditusuk teman sendiri via http://thinkinghumanity.com

Advertisement

Memiliki teman merupakan kebutuhan pokok manusia dalam pemenuhan rasa sosial untuk berkomunikasi. Tapi bagi penyendiri, mereka lebih membatasi hubungan komunikasi dengan manusia sebab mereka menghindari pengkhianstan dalam pertemanan. Bahkan mereka juga membatasi ruang yang bisa dimasuki untuk teman dekatnya juga.

5. Mereka fokus terhadap ambisinya yang hanya dirinyalah dipercaya mewujudkan hal itu

sifat dewasa dalama diri penyendiri

sifat dewasa dalama diri penyendiri via http://nasionalis.id

Setiap orang mempunyai mimpi dalam kehidupannya dan mepunyai cara yang berbeda dalam mewujudkannya. Ada yang menuliskannya dalam secarik kertas, memberitaahukan kepada orang lain sebagai bentuk motivasi atau bahkan hanya diam dan mengingatkannya untuk dirinya sendiri. Para penyediri lebih menyukai untuk menyimpannya bagi dirinya sendiri dan mungkin juga dia menuliskannya dalam buku diary.

Mereka mempunyai prinsip untuk tidak banyak melibatkan orang lain dalam hidupnya. Hanyalah dirinya sendiri yang ia percaya untuk mengembangkan mimpi-mimpinya, dalam artian mereka tidak suka orang lain ikut campur. Mereka berfikiran orang lain hanya akan mempengaruhi mimpinya sesuai dengan standar mereka.

6. Mereka tetap mempunyai kehidupan "pesta", tapi memang tidak sering

menjadi pusat perhatian

menjadi pusat perhatian via http://submitleadersubsulition.com

Jangan salah jika seorang yang kita anggap penyendiri tidak suka berpesta. Mereka juga manusia yang merupakan makhluk sosial dan mempunyai teman. Mereka juga akan pergi berpesta disaat mereka penat dalam kehidupan dan membutuhkan sedikit pelampiasan dari segala macam pemikiran-pemikiran dalam. Yang membedakan intesitas penyendiri melakukan “pesta” tak sebanyak orang lainnya.

Dari 6 point diatas, kita bisa melihat seperti apa kehidupan para penyendri yang sering dianggap aneh bagi sebagia orang. Ini hanyalah permasalahan prinsip yang berbeda, mereka tetaplah manusia yang melakukan hubungan sosial dengan orang lain dan berteman. Jadi bukan berarti mereka berbeda dengan suka menyendiri lantas kita mencap mereka anti sosial. Kita sebagai manusia modern jangan smapai termakan oleh penilaian – penilaian dangkal terhadap perbedaan karakter. Karena setiap manusia itu unik dan rumit.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya