Rumus Mudah Menulis dengan 3GP, Pasti Bisa dan Ayo Praktik!

3GP ini bukan format video, tapi hanya singkatan dari 3 Gerakan P.

Bagi sebagian orang aktivitas menulis masih menjadi hal yang sulit untuk dilakukan. Berbagai alasan pembenaran sering menjadi tameng kendati banyak individu yang menyemangatinya. Beberapa alasan pembenaran itu mulai dari persoalan waktu, tumpulnya ide, kepercayaan diri hingga faktor gangguan rasa malas yang tak berkesudahan. 

Sangat disayangkan apabila alasan pembenaran itu tidak segera dibumihanguskan karena menulis itu sejatinya mudah. Semudah kita tersenyum, seperti memberi senyum kepada orang yang kita sayangi. 

Mudah menulis lancar itu persoalan latihan. Itu saja. Semakin sering praktik, maka akan semakin terasah kemampuan untuk merangkai kata. Praktik latihan menulis itu ada caranya. Salah satu yang bisa dicoba adalah dengan rumus 3GP. Dua diantaranya pernah disampaikan oleh penulis novel kondang, Tere Liye.

Ok, apa itu 3GP? 3GP di sini bukan format video, tapi hanya singkatan saja. Artinya 3 Gerakan “P”. Lantas apa “P” nya itu? Yuk, kita lihat uraiannya satu-persatu di bawah ini:

1. P Pertama

Penanya

Penanya via http://pixabay.com

Advertisement

Gerakan “P” yang pertama adalah menjadi penanya. Teman-teman bisa menjadi seorang penanya ketika untuk berlatih menulis. Misalnya coba teman tanya ke siapa saja, lalu hasil dari bertanya itu bisa dijadikan tulisan. Menjadi penanya layaknya kita sebagai seorang pewawancara. Ada banyak di sana yang mungkin kita temukan untuk dijadikan ide atau gagasan menulis.

Bertanya tidak usah yang berat-berat. Cukup yang mudah dan praktis misalnya terkait rutinitas sehari-hari. Namanya juga untuk latihan, jadi nggak harus pertanyaan-pertanyaan serius. 

2. P Kedua

Pendengar

Pendengar via https://pixabay.com

Gerakan “P” yang kedua adalah menjadi pendengar. Artinya setelah menjadi penanya, cobalah menjadi seorang pendengar. Menjadi pendengar tidak harus diawali kita menjadi penanya. Tiba -tiba menjadi seorang pendengar juga tidak apa-apa. Misalnya tiba-tiba ada teman yang curhat kepada kita, nah itu bisa menjadi bahan menulis.

Advertisement

Tapi, lantas ingat, jangan sampai apa yang dicurhatin teman kepada kita, lantas ditulis apa adanya. Kita pastinya harus jeli juga, mana yang harus di tulis dan mana yang tidak. Misalnya ketika teman curhat tentang problem kehidupan, maka kita bisa menulis solusi berdasarkan perspektif kita.

Curhatan teman, cukup menjadi ide awal saja. Selanjutnya kita menulis berdasarkan pengembangan kita sendiri. Ingat, namanya juga latihan. Pokoknya tulis aja, jangan ragu.

3. P Ketiga

Advertisement
Pecinta

Pecinta via https://pixabay.com

Gerakan “P” yang ketiga adalah pecinta. Artinya cobalah latihan menulis diawali dari apa-apa yang kita cintai. Menulis sesuai dengan apa yang kita sukai, mestinya bisa menjadi penyemangat untuk bisa latihan merangkai kata. Misalnya kalau suka dengan kucing, coba ceritakan kucingmu itu mulai dari tingah laku lucunya, keseharian ketika makan, dan lain sebagainya.

Misalnya lagi kalau suka buku, maka ceritakanlah koleksi bukumu. Mulai dari gambaran isinya hingga pesan yang ingin disampaikan oleh penulisnya. Menjadi pecinta adalah amunisi untuk menemukan ide menulis sekaligus pemicu semangat untuk merangkai kata dengan perasaan senang. 

4. P Satu Lagi Hindari

Pembenci

Pembenci via https://pixabay.com

Sebenarnya ada satu gerakan “P” lagi. Tapi, saya tidak menyarankan. Apa itu? Pembenci. Saat ini tidak sedikit orang yang jadi jago menulis misalnya karena menjadi seorang pembenci. Anak zaman sekarang menyebutnya haters. Khusus yang terakhir ini saya tidak merekomendasikan. Tapi, kalau tetap memaksa, maka mungkin bisa dicoba menjadi pengkritik.

Pembenci dan pengkritik itu berbeda. Biasanya pengkritik lebih menawarkan solusi. Selain itu, pengkritik tidak pukul rata artinya berbeda dengan pembenci. Kendati sudah melakukan kebaikan, maka bagi pembenci tetap dianggap salah karena dasarnya penyakit hati. Pendek kata, semua yang dilakukan tetap salah. Tak peduli yang dilakukan itu baik atau buruk. 

 

5. Konsisten

Konsisten

Konsisten via https://pixabay.com

Rumus 3GP itu, kalau dipraktikan secara rutin, saya yakin akan bisa berdampak baik. Teman-teman pasti bisa menulis mudah dan lancar. Sekali lagi saya katakan, rumus mudah menulis itu soalnya hanya satu, yakni latihan.

3GP hanyalah salah satu strategi latihan agar lancar menulis. Jangan lupa yang paling penting konsisten latihannya. Silakan praktik ya. Selamat mencoba. 

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Pustakawan Blogger

CLOSE