Menjadi orang tua bukan tugas yang mudah dan harus belajar berusaha menyaring setiap kata yang anda sampaikan pada anak. Orang tua harus bersabar dan lakukan pengertian pada anak, karena rasa marah bisa timbul akibat banyak sebab termasuk yang terjadi pada anak-anak. Terkadang orang tua bisa ikut kesal jika anak selalu bertindak marah-marah. Jadi orang tua harus siap siaga buat bisa mengendalikan emosi anak nanti kalau makin menjadi-jadi, orang tua bisa ribet sendiri nih!

1. Mencari tahu penyebab anak marah

Cari tahu supaya tau

Cari tahu supaya tau via https://google.com

Cara pertama untuk mengatasi kenapa anak marah yaitu mencari tahu penyebabnya . Faktanya seorang anak yang tiba-tiba marah berawal dari penyebab yang tidak diketahui orangtua. Contoh kecil jika anak marah mungkin ada keinginannya yang belum terpenuhi dan ada baiknya sebagai orang tua untuk memenuhi keinginannya tetapi sesanggup orangtua. Jangan dipaksakan juga karena kadang bisa membuat anak menjadi manja.

2. Beri Tanggapan bukan nasehat panjang

Beri tanggapan positif

Beri tanggapan positif via https://pixabay.com

Terkadang jika anak-anak marah sebagai orangtua kita perlu memberi tanggapan walau mungkin hanya satu kata, seperti contoh, "Oh begitu" atau "Hmmm" dan bukan nasehat panjang agar anak bebas berekspresi. Kemampuan mengolah informasi anak mungkin masih terbatas, maka omelan panjang lebar justru menjadi tidak efektif. Cukup beri penjelasan singkat agar lebih mudah dipahami anak.

3. Menunjukkan sikap empati

Tunjukkan sikap empati

Tunjukkan sikap empati via http://ciputrauceo.net

Advertisement

Rasa empati merupakan tindakan yang menunjukkan rasa ikut merasakan apa yang dialami. Setiap orang memiliki sikap simpati dalam hatinya namun cara menunjukkannya yang berbeda bagi setiap orang. Ada yang dapat dengan mudah menunjukkan sikap simpati dan ada yang menunjukkan sikap simpati secara sembunyi. Sikap simpati yang anda tunjukkan pada anak dapat membuat rasa yang mendalam di hati anak dan ini akan bisa membuat si anak berhenti marah.

4. Tenangkan suasana dengan posisi tubuh

Tenang ya sayang

Tenang ya sayang via https://pixabay.com

Ketika anak marah tentunya nada suaranya akan tinggi maka orang tua jangan ikut-ikutan mengeluarkan suara dengan nada tinggi juga, tetapi orang tua harus bisa semaksimal mungkin untuk membuat kondisi suasana menjadi baik. Hal yang paling bagus dilakukan ketika anak marah adalah berusaha membuat posisi anak yang sedang berdiri menjadi posisi dalam keadaan duduk. Dengan begitu akan memberi pengaruh positif untuk jiwa anak agar menjadi lebih tenang.

5. Jangan mempermalukan anak di depan banyak orang

jangan begitu , kasian anaknya

jangan begitu , kasian anaknya via https://www.doc.pribadi

Memperlakukan anak di depan banyak orang misalnya di depan abang atau kakak adalah kesalahan fatal. Selain anak akan membenci orangtuanya, sang anak bisa tidak percaya diri. Jika ingin menasehati anak, nasehatilah di tempat rahasia kalian mungkin dengan suara yang lemah lembut.

Advertisement


Akibat buruk dari mempermalukan anak, berarti secara tidak langsung orangtua mengajarkan kepada anak bahwa mempermalukan orang lain di tempat umum adalah sesuatu yang diperbolehkan.


Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya