Beban hidup tak lantas berakhir ketika kamu lulus dan memperoleh gelar sarjanamu. Dahulu sebelum gelar sarjana kamu peroleh, orang-orang selalu nyinyir bertanya kapan kamu lulus. Baik memang. Sebagai motivasi bagimu. Namun di saat hati dan pikiran sedang tak dapat berkompromi, pertanyaan seperti itu malah membuatmu menjadi kesal sendiri kepada orang yang bertanya. Seakan tak mengerti kondisi dan tak tau bagaimana perjuanganmu selama ini.

Ketika gelar sarjana sudah resmi disandang, kamu sempat berharap dengan kelulusanmu ini tak lagi membuat orang-orang nyinyir pada hidupmu. Alih-alih baru mulai merasakan kebebasan dari pertanyaan kapan lulus, lagi-lagi pikiranmu di usik dengan pertanyaan "kok belum kerja juga sih?". Terkesan seakan tidak ada usaha dari dirimu untuk mencari kerja. Kamu selalu bertanya-tanya "kenapa sih aku susah banget dapet kerja?" Sementara temen-temenmu sudah pada memperoleh pekerjaan. Kadang kamu berfikir bahwa Tuhan tidak adil.

Namun tahukah kamu apa sebenanrnya yang membuat Tuhan masih ingin kamu menganggur?

1. Tuhan tidak ingin mengecewakanmu, ia sedang mempersiapkan pekerjaan terbaik untukmu

pekerjaan terbaik sedang dipersiapkan untukmu

pekerjaan terbaik sedang dipersiapkan untukmu via https://images.unsplash.com

Melihat temen yang lebih dulu mendapatkan pekerjaan darimu, membuatmu berfikir bahwa hidup mereka sudah enak. Namun tidakkah kamu tahu dibalik itu semua terkadang tersimpan beban yang cukup berat. Entah itu pekerjaan yang tidak sesuai dengan keinginan, atau tekanan kerjaan yang hampir tiap hari mereka rasakan. Nah mungkin Tuhan tidak ingin ini terjadi pada dirimu. Sehingga Tuhan benar-benar tengah mempersiapkan pekerjaan terbaik untukmu.

2. Kamu tidak pernah tahu doa keberapa yang akan di kabulkan. Kamu hanya perlu selalu berdoa, berusaha dan memohon kepada-Nya

jangan pernah berputus asa

jangan pernah berputus asa via https://images.unsplash.com

Terkadang kamu merasa sudah selalu berdoa, memohon dan memunajat kepada Sang Pencipta, tapi doa-doamu tak juga kunjung di kabulkan. Sehingga timbul rasa lelah dalam diri, merasa apa yang kamu lakukan itu semuanya sia-sia. Tapi apakah kamu sadar bahwa sebenarnya Tuhan itu sudah mendengarkan doa-doamu? Hanya saja kamu tidak pernah tau doa yang keberapa dari doa-doamu yang akan di kabulkan Tuhan. Tugasmu tetaplah istiqomah dan selalu percaya bahwa rencana Tuhan itu pasti akan indah.

3. Tuhan memberikanmu pekerjaan di waktu terbaik menurut versinya, bukan di waktu terbaik menurutmu

waktu terbaik itu menurut Tuhan, bukan menurutmu

waktu terbaik itu menurut Tuhan, bukan menurutmu via https://images.unsplash.com

Advertisement

Tidak semua apa yang menurutmu baik itu, juga baik menurut Sang Pencipta dan apa yang menurutmu buruk itu, juga buruk menurut Sang Pencipta. Jadi jika kamu berpikiran saat ini adalah saat yang terbaik agar Tuhan mengabulkan doamu dengan memberikanmu pekerjaan, namun belum tentu itu waktu yang tepat menurut-Nya. Tuhan itu maha mengetahui apa yang terbaik untuk hamba-hambanya dan ia juga tidak akan pernah ingkar terhadap janjinya.

4. Tuhan ingin kamu agar bisa menikmati hidup terlebih dahulu sebelum kamu disibukkan dengan dunia pekerjaan

nikmati hidupmu terlebih dahulu

nikmati hidupmu terlebih dahulu via http://esqtours.com

Lelahnya menyelesaikan Skripsi membuat kamu bahkan tidak bisa menikmati hidup. Hari-harimu selalu disibukkan dengan bimbingan, revisi dan mencari bahan. Bahkan tidak jarang pula kamu harus tidur larut malam untuk mengejar deadline. Sehingga kamupun tak dapat benar-benar menikmati hidup dengan hanya sekedar memanjakan diri di waktu weekend. Setelah kamu wisuda, Tuhan tidak lantas memberikanmu pekerjaan. Mungkin Tuhan ingin agar kamu dapat terlebih dahulu menikmati hidup agar kamu benar-benar mengenal dirimu sesungguhnya.

5. Tuhan ingin kamu menjadi orang yang sabar

jadilah orang yang sabar

jadilah orang yang sabar via https://images.unsplash.com

Menjadikanmu sebagai pengangguran saat ini, bisa jadi karena Tuhan ingin kamu untuk bisa menjadi orang yang lebih sabar lagi dalam menunggu rencana indahnya datang kepadamu. Sabar itu memang sulit dilakukan. Namun tidakkah kamu tau bahwa buah dari kesabaran itu akan berbuah manis nantinya? Selain itu sabar juga mengajarkanmu untuk dapat lebih menikmati proses. Bahwa setiap apa yang kita inginkan, bahwa apa yang kita butuhkan harus melewati serangkaian proses sebelum akhirnya apa yang kamu inginkan benar-benar terwujud sesuai keinginanmu.

Advertisement

Jadi buat kamu yang masih galau dan dilema sampai saat ini masih menganggur, kamu harus yakin dan percaya bahwa setiap rencana Tuhan itu akan indah pada waktunya. Kamu juga harus percaya terhadap kuasa Tuhan, cepat atau lambat doa-doamu pasti akan dikabulkan-Nya. Menganggur tidak berarti harus membuat kamu galau berkepanjangan yang tidak ada

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya