Sebelum Memesan Hotel Saat Pandemi, Pastikan Memenuhi Standar CHSE Agar Protokol Keamanannya Ketat dan Disiplin

Standar CHSE pada hotel

Genap hampir setahun berlalu sejak pandemi, membuat banyak sekali hotel-hotel sudah melabeli brand mereka dengan CHSE. Saya akhirnya menjadi tahu pentingnya “standarisasi” ini di dalalm hotel. CHSE merupakan gagasan Kemenparekraf untuk memberikan rasa aman dan kepercayaan kepada masyarakat terutama di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Sertifikasi CHSE ini akan ditujukan untuk usaha pariwisata, usaha/fasilitas lain yang terkait, lingkungan masyarakat, hingga destinasi pariwisata. Usaha pariwisata meliputi jasa transportasi wisata, hotel atau homestay, rumah makan atau restoran, hingga Meetings, Incentives, Conferencing, Exhibitions (MICE). Kemenparekraf sendiri menilai bahwa kunci utama dalam pengembalian kondisi harus dilakukan melalui protokol kesehatan yang disiplin serta ketat. 

Advertisement

1. Bagaimana mencari tempat wisata yang sudah ada sertifikat CHSE?

Photo by Sasoriza11 from CHSE.kemenparekraf

Photo by Sasoriza11 from CHSE.kemenparekraf via https://chse.kemenparekraf.go.id

CHSE sendiri meliputi Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan). Sejak hadirnya sertifikat ini, saya jadi lebih ke-trigger untuk mencari mana tempat-tempat tujuan wisata yang yang sudah mendapatkan sertifikat CHSE, tentu saja supaya saya juga merasa lebih aman dan terlindungi.

Mencari list hotel yang sudah terserfikasi juga cukup mudah, saya hanya tinggal browsing disitus berikut https://chse.kemenparekraf.go.id/kategori-usaha/hotel. Setelahnya, tinggal memasukkan nama provinsi dan nama kota/kabupaten saja. 

Advertisement

Bagi saya ini merupakan sebuah kemudahan tersendiri, namun bagaimana penerapannya sendiri di dalam hotel? Ini yang patut menjadi perhatian kita, seharusnya protokol sudah berjalan sesuai dengan akronim CHSE tadi. Nah berikut pantauan saya hal-hal apa saja yang kita temukan di hotel yang sudah berlabel CHSE. Disini saya mengambil contoh Best Western Premier The Hive, di mana kemarin saya menginap. Mari kita pelajari penerapannya.

2. Cleanliness

Photo by Sasoriza11

Photo by Sasoriza11 via https://www.hipwee.com

Dalam hal ini, pelaku usaha harus memastikan kebersihan pada tempat usahanya, seperti ketersediaan sabun cuci tangan atau hand sanitizer untuk pengunjung. Memastikan tempat usaha selalu bersih, baik dari kuman, bakteri, maupun virus dengan penyemprotan disinfektan juga merupakan syarat dalam memenuhi aspek cleanliness.

Selain masuk wajib menggunakan masker dan di cek suhu tubuh, saya mendapati tempat mencuci tangan tersedia di pintu masuk lobby hotel, tiap-tiap meja di restauran, di dalam lift maupun fornt office terdapat sanitizer.

Advertisement

3. Health

Photo by Sasoriza11

Photo by Sasoriza11 via https://www.hipwee.com

Dalam menjaga kesehatan di area usaha, pelaku usaha perlu menjaga kesehatan baik para pekerja maupun pengunjung. Mulai dari pengecekan suhu tubuh, pemakaian masker, hingga menerapkan pembatasan sosial dengan pengaturan jarak serta meminimalisasi kerumunan.

Di hotel sudah banyak tanda yang mudah terlihat tentang menjaga jarak antrian saat check-in, tanda maksimum pengguna lift, bahkan layout tempat duduk saat sarapan pun hanya dibatasi 2 orang saja. Hal ini menjadikan tidak terjadi kerumunan sama sekali, bahkan terlihat jadi sepi dan eksklusif.

4. Safety

Photo by pemadamapi.id

Photo by pemadamapi.id via https://www.pemadamapi.id

Untuk menjaga keamanan serta keselamatan, pelaku usaha perlu menyiapkan prosedur penyelamatan apabila sewaktu-waktu terjadi bencana atau kondisi darurat yang tidak diinginkan. Hal ini bertujuan untuk menjamin keselamatan orang-orang yang berada dalam area tersebut. Kalau ini sepertinya sudah ada sejak sebelum pandemi seperti memasang peta lokasi jalur evakuasi dan titik kumpul. Dan terdapatnya alat pemadam kebakaran pada lokasi yang mudah dijangkau, lengkapi dengan petunjuk cara menggunakannya di tiap koridor hotel bilangan Cawang ini.

5. Environment Sustainability

Photo by Sasoriza11

Photo by Sasoriza11 via https://www.youtube.com

Pelaku usaha perlu memastikan bahwa usahanya telah menerapkan kondisi yang ramah lingkungan. Misalnya saja dengan penggunaan perlengkapan dan bahan ramah lingkungan, hingga mengondisikan area, agar terasa nyaman untuk pengunjung.

Nah, ada keunikan sendiri di hotel Best Wetstern Premier The Hive karena lokasinya yang berada di area komplek perkantoran sehingga lahan untuk bercocok tanam sedikit, namun rupanya membuat mereka tidak kehabisan akal.

Jadi mereka melakukan penanaman sayur-mayur di taman kecil pada lantai-lantai hotel mereka, tentunya ini menjadi pemandangan “sejuk” tersendiri buat saya ketika melewati koridor hotel. Kemarin sempat melihat tanaman pokcoy yang besar-besar, kebayang sehatnya makanan yang saya konsumsi saat breakfast.

Nah, itu dia contoh poin-poin yang patut ada pada hotel yang memiliki sertifikat CHSE terutama pada penerapan protokol kesehatannya. Mudah-mudahan review singkat hotel bersertifikat CHSE ini membantu ya.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE