Sedap Kaya Rasa dan Penuh Warna, 5 Makanan Khas Rusia yang Patut Dicoba

5 Makanan Rusia yang Patut Dicoba

Rusia adalah salah satu negara yang berhasil saya kunjungi di tahun 2019 lalu. Harapan demi harapan saya kumpulkan hingga akhirnya terjawab di tahun itu. Mengapa Rusia? Karena saya besar dan lahir di negara beriklim tropis. Saya rasa sudah saatnya untuk berkunjung ke negara yang memiliki iklim dingin. Hal ini menjadikan tantangan bagi saya, apakah saya bisa bertahan di luar zona nyaman saya?

Selain itu, salah satu teman baik saya juga tinggal disana, kami bersahabat selama 4 tahun dan ingin rasanya saya mengunjunginya secara langsung. Selama beberapa hari di Moscow, saya mencicipi beberapa makanan khas Rusia yang kaya rasa dan penuh warna. Walaupun sangat berbeda dengan tipikal makanan Indonesia yang berbumbu, makanan khas Rusia juga memiliki cita rasa yang spesial. Berikut makanan khas Rusia yang patut untuk dicoba saat berkunjung ke Rusia.

Advertisement

1. Russian Classic Herring Under a Fur Coat

Russian Classic Herring Under a Fur Coat

Russian Classic Herring Under a Fur Coat via https://web.facebook.com

Russian Herring (ikan Herring) Under a Fur Coat atau shuba alias pod shuboĭ seledka adalah makanan khas Rusia yang populer dan akan sering kalian temui selama perayaan tahun baru. Makanan ini adalah sejenis salad yang dipadukan dengan ikan herring. Menu ini memiliki beberapa lapisan didalamnya, sehingga membuat makanan ini kaya warna dan ikan herring yang menjadi primadona menu ini terlihat seperti memakai coat.

Lapisan Russian Herring Under a Fur Coat terdiri dari kentang, ikan herring yang dicincang halus, wortel, bit, mayones, telur, bisa ditambahkan sedikit apel untuk menambah rasa manis dari salad ini. Selain itu, tidak tidak bumbu lainnya seperti lada, merica dan garam. Ini adalah makanan klasik Rusia yang terbaik. Russian Herring Under a Fur Coat adalah salah satu andalan makanan otentik dari Rusia.

2. Borsch atau Borscht

Borsch atau Borscht

Borsch atau Borscht via https://web.facebook.com

Selain itu ada lagi makanan khas Rusia yang menggunakan bit yaitu Borsch atau Borscht. Borsch berwarna merah keunguan karena terdapat campuran buah bit di dalamnya. Menu ini sangat cocok untuk dimakan pada saat memasuki musim dingin karena berfungsi sebagai penghangat. Borsch memiliki rasa yang asin dan gurih.

Biasanya makanan yang berbahan dasar bit akan memiliki aroma yang khas, namun setelah melewati proses masak aroma bit didalam borsch tidak terasa. Borsch biasanya dimasak dengan kentang, rempah-rempah dan sour cream berwarna putih dibubuhkan diatasnya. Ditemani dengan sepotong roti gandum atau garlic bread dengan keju leleh, hidangan ini biasanya dimakan sebagai starter.

3. Salad Olivier

Salad Olivier

Salad Olivier via https://web.facebook.com

Salad Olivier adalah hidangan tradisional Rusia, yang diciptakan pada tahun sekitar 1860-an oleh koki Rusia asal Belgia, Lucien Olivier, koki dari Hermitage, salah satu restoran yang terkenal di Moscow. Salad ini merupakan salah satu menu yang sering dibuat pada perayaan tahun baru. Salad Olivier ini berisi kentang, wortel, acar timun, kacang polong, telur, seledri, bawang, ayam rebus yang dipotong kotak-kotak, dibumbui garam, merica, dan mayonnaise. Salad ini memiliki rasa yang gurih dan manis dari wortel.

Advertisement

4. Blini

Blini adalah salah satu hidangan paling populer di Rusia. Blini adalah pancake Rusia. Di Moscow, terdapat restoran khusus menjual makanan otentik Rusia bernama Teremok. Salah satu menu andalan restoran ini adalah Blini. Blini memiliki bentuk seperti crepes tetapi memiliki tekstur yang sangat lembut dan tipis. Blini terbuat dari bahan tepung, susu, mentega, ragi, telur dan garam. Namun yang spesial dari Blini adalah isiannya yaitu salmon asap, bawang sour cream dan kaviar. Selain itu ada juga yang dilengkapi dengan buah – buahan.

5. Vareniki

Vareniki adalah khas Rusia lainnya yang berbentuk seperti pangsit. Bahan – bahan membuat vareniki terdiri dari telur, tepung terigu, air, susu dan garam. Cara memasak Vareniki adalah direbus. Tidak seperti pangsit yang biasanya berisi daging ayam atau udang namun vareniki memiliki isian yang berbeda yaitu buah ceri, stroberi atau keju.

Oleh karena itu menjadikan makanan memilki warna yang cantik Ketika dibelah, yaitu putih dan merah. Rasa dari vareniki ini tidak terlalu manis serta memiliki tekstur yang empuk. Vareniki biasa disajikan sebagai makanan penutup, dilengkapi dengan sour cream dan gula halus.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Indonesian living in Tanzania

CLOSE