Perceraian orangtua sering kali membuat anak menjadi korbannya. Sehingga anak pun kehilangan cinta dan kasih sayang. Hal- hal seperti itu memunculkan efek terhadap mental anak hingga dewasa. Meski begitu, ketidakutuhan keluarga justru membuatnya mandiri dan lebih bersemangat untuk menggapai kehidupan yang baik di masa depan.

1. Mental yang tangguh

@andriusm

@andriusm via https://pixabay.com

Kehidupan yang dijalani menuntutnya untuk belajar mengatasi sendiri masalah apapun yang menimpanya. Perlakuan yang kurang mengenakkan dari lingkungan sosial menempanya untuk menjadi pribadi yang tangguh.

2. Memiliki motivasi tersendiri dalam hal cinta

@biancamentil

@biancamentil via https://pixabay.com

Advertisement

Pertikaian yang terjadi pada orangtuanya menimbulkan tekad untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama. Sehingga ketika berkeluarga nanti hanya ada kebahagian.

3. Terbiasa hidup susah

Keputusan orangtua untuk bercerai dan menjalani kehidupan masing-masing mengakibatkan anak tersisihkan. Bahkan tak jarang anak harus menanggung kehidupannya sendiri.

4. Pekerja keras

@aamiraimer

@aamiraimer via https://www.pexels.com

Keadaan tak membiarkan mereka bergantung kepada orang lain. Ini membuatnya menjadi pekerja keras, bahkan kerja kerasnya dapat mengantarkan kepada kesuksesan.

5. Memilik tekad untuk hidup yang lebih baik

@tookapict

@tookapict via https://pixabay.com

Advertisement

Ketidakutuhan keluarga menjadikannya pribadi yang kuat, yang berani bermimpi dan siap menghadapi masa depan yang lebih baik.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya