Selain Ramah, Ini Karakter Positif Orang Indonesia Lainnya!

Nah, ternyata orang Indonesia punya banyak karakter positif lho~

Indonesia terkenal akan berbagai hal, mulai dari kekayaan alam, hingga netizennya yang sering meramaikan trending topic Twitter. Selain itu, ada beberapa karakter positif orang Indonesia yang terkenal disukai lho, Dear. Apa saja karakter itu?

Advertisement

1. Terkenal sabar, karakter positif orang Indonesia satu ini yang membuat kita disukai

Photo by Artem Beliaikin on Unsplash

Photo by Artem Beliaikin on Unsplash via https://unsplash.com

Coba pikir sejenak, berapa kali kamu tergesa-gesa, atau disuruh cepat-cepat melakukan sesuatu oleh orang di sekelilingmu? Jarang, kan?

Ketika waktu istirahat sebenarnya hanya 30 menit, yang 20 menit habis untuk makan siang, tapi masih ada 'waktu molor' untuk sholat, dan tidak ada yang menyuruhmu untuk tergesa-gesa. Ketika liburan, kamu perlu waktu lama untuk mengatur barang-barangmu, kemudian kamu foto-foto banyak sekali, beli oleh-oleh ini-itu, dan temanmu akan dengan sabar menunggu, bahkan membantumu. Kebanyakan orang Indonesia cenderung fleksibel menyangkut waktu. Meski begitu, jangan sampai jadi orang yang terbiasa terlambat ya, Dear.

Advertisement

2. Terkenal dengan sopan santunnya

Photo by Ali Yahya on Unsplash

Photo by Ali Yahya on Unsplash via https://unsplash.com

Dari kecil, kita dibiasakan untuk memanggil orang dengan panggilan yang menghormati seperti “mas”, “mbak”, “pak”, atau “bu”. Untuk anggota keluarga, kita memanggil dengan panggilan seperti “tante”, “om”, “kakek” atau “nenek”.

Berbeda sekali dengan di barat, orang dapat memanggil orang yang jauh lebih tua, atau pamannya, langsung dengan nama depannya. Jika kita melakukan itu di Indonesia, tentu kita akan dianggap tidak sopan. Budaya memberi panggilan khusus itu menandakan bahwa memang dari sononya, orang Indonesia making effort untuk menghormati orang lain. Semua panggilan “pak”, “bu” dan sebagainya itu tercipta karena secara naluriah, kita ingin menghormati orang lain.

Advertisement

Saking sopannya orang Indonesia, sampai pada beberapa budaya, seperti budaya Jawa, ada sebuah konsep yang disebut dengan 'sungkan'. Kadang, orang berhak dan dapat mengatakan atau melakukan sesuatu, tapi tidak mengatakan atau melakukannya karena 'sungkan' terhadap orang lain. Wah, sebegitunya menghargai orang lain, ya, Dear!

Karakter positif orang Indonesia ini sulit lho ditanamkan. Jadi, jika kamu diajarkan hal kesopanan, pegang hal itu baik-baik, karena dengan berperilaku sopan, orang akan nyaman berada di sekitar kita.

3. Terkenal sederhana

Photo by Ali Yahya on Unsplash

Photo by Ali Yahya on Unsplash via https://unsplash.com

Suatu ketika, kamu berkunjung ke rumah temanmu. Sofanya empuk, lantainya bersih tak berdebu, perabotan tertata rapi. Semuanya terlihat bersih dan teratur dan hidungmu terbuai oleh bau wangi pengharum ruangan. Kamu terkejut karena sebelumnya, temanmu berkata, “Maaf ya, rumahku berantakan dan sederhana, nggak bagus-bagus amat, hehe.”

Di lain skenario, temanmu baru pulang dari Jepang dengan membawa medali olimpiade matematika internasional. Orang satu sekolah mengucap selamat kepadanya, para guru mengelu-elukan dia, tapi di selasar sekolah, dia masih mengangguk dan tersenyum ke semua orang yang dia kenal. Dia tidak berkata, “Aku barusan menang olimpiade tingkat internasional, lho,” ke orang-orang. Dan ini adalah skenario umum yang terjadi pada orang Indonesia. Menyombongkan pencapaian, bukan termasuk budaya kita.

Tetapi, mungkin akhir-akhir ini, dengan semakin nge-trend-nya Instagram dan 'budaya pencitraan', memamerkan pencapaian, harta, dan hal yang bagus-bagus menjadi semakin lumrah. Meskipun tidak dikatakan secara eksplisit “Aku barusan beli mobil baru, lho” tetapi orang bisa memamerkannya dengan posting di media sosial. Kadang, banjirnya konten-konten hedonis di media sosial membuat kita merasa overwhelmed. Kadang juga, bagi beberapa orang, kesederhanaan bukan lagi gaya hidup mereka. Semakin fana, semakin jauh dari mindfulness dan ketenangan hati. Nah, kamu dapat melakukan meditasi agar lebih tenang, Dear.

4. Karakter positif orang Indonesia yang membuat orang nyaman, ramah!

Photo by Artem Beliaikin on Unsplash

Photo by Artem Beliaikin on Unsplash via https://unsplash.com

Ramah adalah karakter positif orang Indonesia yang paling kentara. Keramahan ini sangat mudah dan sering dirasakan oleh turis asing. Tak jarang, beberapa orang menjadi betah karena keramahan orang Indonesia. Kita terbiasa menyapa tetangga dan teman jika berpapasan di tempat umum. Bahkan kepada orang tak dikenal pun, biasanya mengangguk dan tersenyum.

Tahukah kamu Dear, dengan menjadi ramah, bisa jadi kamu mengubah mood orang yang tadinya bad mood menjadi good mood. Hal sederhana seperti menyapa, tersenyum, menanyakan kabar dapat membuat orang merasa lebih baik.

5. Cinta damai meski banyak perbedaan

Photo by Ali Yahya on Unsplash

Photo by Ali Yahya on Unsplash via https://unsplash.com

Indonesia terdiri dari banyak sekali suku, kepercayaan, agama, aliran, dan latar belakang ekonomi pula. Itu menimbulkan bermacam-macam kepentingan, ideologi, dan tujuan. Tidak jarang, kepentingan orang saling bersinggungan.

Meski begitu, orang Indonesia dikenal cinta damai. Perbedaan suku dan kepercayaan merupakan hal yang biasa. Mungkin ada dua-tiga konflik, perdebatan, dan persinggungan yang kurang mengenakkan, tapi orang Indonesia sadar bahwa yang terpenting adalah menjaga toleransi dan kebersamaan.

Ini penting, lho, Dear. Pada dasarnya, islander di iklim tropis seperti kita cinta damai dan tidak suka berantem, makanya toleransi dijunjung tinggi. Seperti motto bangsa kita, bhinneka tunggal ika, berbeda-beda tapi tetap satu.

Referensi:

  1. https://theculturetrip.co/asia/indonesia/articles/11-reasons-why-we-love-indonesias-people/ 

Artikel ini ditulis oleh Fida Aifiya Chusna.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

CLOSE