Mengagumi boyband tentu saja hal yang sangat wajar. Buat cewek atau cowok sah-sah saja. Nggak ada yang salah sama sekali. Setiap orang pasti mengalaminya apalagi di kalangan remaja. Wajar saja karena usia remaja adalah waktu paling membuncah untuk mencari sosok yang bisa dijadikan panutan.

Mengidolakan boyband di usia remaja akan menjadi sangat bermanfaat lho. Tirulah kerja keras, pengorbanan, kekompakan, dan kekuatan hati para idola itu terhadap apa yang mereka yakini. Kalau ada perilaku yang menyimpang tentu saja nggak boleh ditiru.

Ini bukan soal jati diri, tetapi soal membahagiakan diri. Para idola itu banting tulang mempersembahkan karya terbaiknya berupa lagu, tarian, atau akting yang memukau untuk penggemarnya. Coba kalau mereka berhenti berkarya tentu saja hidup terasa kurang berwarna. Karena itu ngga sedikit orang dewasa yang masih mengidolakan boyband. Nggak sedikit juga orang dewasa yang loyal dengan boyband mereka di masa remaja. Idola yang membersamai para penggemar di masa remaja tentu memberikan kesan tersendiri hingga tua.

Pernah nggak senyum-senyum sendiri atau ikut bersenandung waktu denger lagu favorit dari idola diputar di radio, televisi, atau tempat umum seperti mall dan supermarket? Tentu pernah kan? Oya, bagi kalian yang lahir pada 80’an, saat ini mungkin sudah berumur menjelang 30 atau 40 tahun. Sebuah fase umur yang terbilang matang.

Pernah nggak terbersit rasa bahwa hidup ini berjalan begitu cepat. Para idola yang membersamai di kala remaja juga telah berubah. Mereka mungkin nggak lagi seenergik dan sekeren 10 atau 20 tahun lalu. Tetapi ada perasaan tenteram di hati melihat mereka masih produktif, berkarya, dan membangun rumah tangga yang harmonis dengan pasangannya. Tumbuh dewasa dan menua bersama idola tentu hal yang asyik bukan? Yuk, nostalgia sebentar dengan para idola yang naik daun pada rentang 1990 sampai 2000.

1. Boyzone

Boyzone melejit di pertengahan 1990an

Boyzone melejit di pertengahan 1990an via http://metro.co.uk

Jauh sebelum Korea selatan menggebrak industri musik global lewat k-pop, eropa telah memulainya lebih dahulu. Konsepnya serupa yakni 5—6 anak muda berwajah ganteng dan jago nyanyi. Salah satu boyband dari eropa yang naik daun pada awal 1990’an adalah Boyzone. Anak 90’an pasti tahu lah siapa saja member Boyzone.

Yup, mereka adalah Keith Duffy, Stephen Gately, Mikey Graham, Ronan Keating, dan Shane Lynch. Mereka memiliki jumlah fans cukup banyak lho di Indonesia. Lagu yang diusung kebanyakan tentang cinta. Aransemennya khas karena ada sentuhan nuansa eropa.

Advertisement

Lagu-lagu yang dinyanyikan Boyzone beberapa kali merajai tangga musik di UK. Begitupula di negara eropa lain dan asia. Bahkan lagu berjudul Every Day I Love You yang dirilis pada 1999 menjadi lagu paling hits di dunia. Mereka memang sempat hiatus pada 2001—2007. Masing-masing personel mengembangkan karir individu.

Pada 2008 barulah mereka bersatu kembali dan merilis album. Sayangnya, perjalanan Boyzone sempat berada pada masa sulit saat Stephen Gately meninggal dunia. Hubungan antar member Boyzone bisa kita rasakan saat kejadian itu menimpa mereka. Para member bahkan turun tangan mengusung peti jenazah Stephen Gately.

Empat anggota yang tersisa melepas kepergian sahabatnya hingga ke peristirahatan terakhir. Kepergian Stephen tentu saja membuat member dan fans Boyzone sedih. Untungnya, mereka mampu bangkit dan kembali bermusik. Kedewasaan mereka menghadapi musibah membuat fans lega.

Advertisement

Kekompakan mereka untuk bisa bertahan di tengah persaingan musik yang kian ketat pun layak diapresiasi. Tahun ini, Boyzone akan merayakan 25 tahun debutnya sebagai boyband. Hingga saat ini nama Boyzone masih melekat di hati penggemarnya dan para penikmat musik ballad.

2. Backstreet Boys

Backstreet Boys mempunyai Nick Carter sebagai visual member.

Backstreet Boys mempunyai Nick Carter sebagai visual member. via https://www.goodthingsguy.com

Nah kalau anak remaja di eropa tergila-gila dengan Boyzone, remaja di Amerika serikat juga punya idola yang populer banget. Siapa lagi kalau bukan Backstreet Boys alias BSB. Genre musik yang diusung BSB berbeda dengan Boyzone. Lagu-lagu BSB lebih enerjik dan enak banget buat nge-dance.

Karena itu lagu-lagu BSB sering banget jadi andalan remaja-remaja buat lomba nge-dance. AJ McLean, Howie Dorough, Nick Carter, Kevin Richardson dan Bryan Littrel selalu sukses menampilkan koreografer yang kece di kalangan anak muda.

Fans tentu masih ingat dengan lagu Everybody. Koreografi di lagu itu meledak banget. Mungkin kalau sudah ada Youtube atau Instagram, video musik Everybody yang bertema horor itu bisa viral, bahkan bisa dijadikan flashmob. Selain Everybody, koreografi dalam lagu Larger Than Life juga oke punya. BSB dan dance adalah dua hal yang ngga bisa dipisahkan. Musik catchy, suara pop, tampang enak dilihat, dan style fashion yang mereka usung membuat BSB digandrungi gadis-gadis remaja.

Kalau meminjam istilah boyband k-pop saat ini maka di antara kelima member BSB, Nick Carter berperan sebagai visual grup. Wajah Nick yang imut didukung dengan gaya rambut belah tengah yang sedang tren saat itu sukses membuat hati para gadis meleleh. BSB sendiri memulai debut internasionalnya pada 1996. Di awal kemunculannya mereka sudah meraup popularitas tinggi, bahkan menembus pasar eropa dan asia.

Bisa dikatakan BSB adalah gambaran boyband yang solid. Hingga saat ini BSB masih memiliki member dengan formasi lengkap dan sama sejak mereka debut. Kevin memang pernah hengkang, tetapi ia kembali lagi bersama keempat sahabatnya. Hubungan antar member dan keluarga BSB juga sangat kuat.

Mereka juga jarang diterpa gosip miring. Mungkin hanya Nick saja yang pernah diberitakan kurang enak. Maklumlah Nick itu ibarat pangeran tampan dengan jiwa meluap-luap. Tetapi, so far kenakalan Nick masih tahap wajar kok.

3. Westlife

Westlie dengan formasi lengkap

Westlie dengan formasi lengkap via http://www.thehits.co.nz

Shane Filan, Mark Feehily, Kian Egan, Brian Mc Fadden, dan Nicky Byrne. Kelima cowok itu menghentak blantika musik UK pada 1998. Lagu Swear It Again, Flying Without Wings, dan If I Let You Go merajai tangga laku di UK dan Irlandia. Kemudian menyusul Seasons In The Sun dan Fool Again.

Di Indonesia, Westlife mendapat tempat spesial di hati gadis-gadis remaja saat itu. Dengan kemampuan vokal yang oke dan wajah rupawan, Westlife dengan mudah menghimpun fans di tanah air. Pada 2000, hampir semua toko kaset atau CD menjual album dan merchandise Westlife.

Lagu-lagu yang diliris sukses menempati chart tertinggi. Sama dengan Boyzone, lagu-lagu Westlife juga bergenre ballada. Lagu My Love, I Lay My Love On You, Uptown Girl, dan Queen Of My Heart hanya sebagian contoh dari lagu-lagu Westlife yang booming dan membekas di hati penggemar.

Sayangnya, Brian Mc Fadden memutuskan untuk keluar dari grup pada pertengahan 2000. Brian ingin fokus pada keluarga dan bersolo karir. Meskipun terasa berat melepas Brian, semua anggota berlapang dada. Westlife pun melanjutkan karir bermusiknya dengan 4 anggota saja.

Pada 2007 mereka merilis album ke-8 dan menduduki peringkat pertama di tangga musik UK, serta tercatat sebagai album dengan penjualan terbaik pada 2007. Sambutan fans untuk Westlife seakan nggak ada habisnya. Namun, pada 2011, mereka memutuskan untuk bubar setelah menggelar tur perpisahan.

Yang menarik, meskipun sudah bubar fans Westlife masih tetap loyal. Mereka yang mungkin saat ini sudah berusia 30-40 tahun masih ada lho yang menyimpan lagu-lagu Westlife dalam playlist lagu mereka.

4. 'NSync

Gaya 'NSync membuat remaja cewek terpesona.

Gaya 'NSync membuat remaja cewek terpesona. via https://www.usmagazine.com

Kemampuan vokal yang oke dan koreografi enerjik membuat ‘NSync mampu mensejajarkan diri dengan seniornya, BSB. Justin Timberlake, JC Chasez, Chris Kirkpatrick, Joey Fatone, dan Lance Bass melejit sebagai idola baru remaja. Mereka memiliki dua vokalis utama yang oke banget.

Siapa lagi kalau bukan Justin dan JC. Di beberapa lagu ‘NSync suara Justin dan JC keliatan lebih mendominasi. Keduanya saling melengkapi sih. Justin memiliki tipe suara falset. Dia juga jago banget nge-dance. Sementara JC Chasez mempunyai warna vokal yang kuat, tetapi di sisi lain juga lembut. Tarikan suaranya saat nada tinggi pun bikin hati berdesir.

‘NSync memiliki sejumlah lagu yang hits dengan koreografi kece. Sebut saja Tearin Up My Heart, I’ll Never Stop, Bye Bye Bye, Its Gonna Be Me, dan Girlfriend. Lagu-lagu melankolis ala ‘NSync juga enak didengerin. Coba deh puter lagu I Drive My Sekf Crazy, Gone, This I Promise You, dan Music of My Heart (feat Gloria Estefan). This I Promise You malahan boleh di bilang ever lasting song. Liriknya manis dan dalam banget.

5. Blue

Member berwajah khas dan berpenampilan macho.

Member berwajah khas dan berpenampilan macho. via https://www.telegraph.co.uk

Blue tampil dengan warna sedikit berbeda baik dari segi musik maupun personelnya. Blue menampilkan member yang berwajah khas. Antony Costa mempunyai wajah khas Amerika latin. Simon Weebe berkulit hitam manis. Sementara Duncan James punya tampang yang macho abis. Kalau Lee Ryan terkesan imut. Mereka rata-rata memiliki suara bagus. Tapi kalau disuruh memilih Lee Ryan dan Duncan James punya suara paling bagus.

Blue pertama kali terbentuk pada 2000 dan sukses merilis 3 album studio. Lagu Blue yang paling terkenal tentu saja All Rise, One Love, dan Guilty. Ketiganya merajai tangga lagu di UK selama lebih dari 4 tahun. Untuk mendapatkan lagu yang enak didengar dan disukai penggemar, mereka berkolaborasi dengan musisi dunia seperti Stevie Wonder, Elton John, dan Lil’ Kim.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya