Si Penyendiri Bukan Berarti Berbeda! Ketahui 6 Alasannya

Terkadang disaat kita sedang ngumpul ataupun “jalan rame” dengan teman-teman dan terlintas seorang yang menikmati waktunya dengan kesendirian. Memang terlihat menyedihkan karena bagi sebagian besar memberikan penilaian negatif terhadap orang yang suka melakukan kegiatan seorang diri. Mulai dari anti sosial, tak punya teman hingga depresi. Berbagai perangai buruk disematkan bagi mereka yang menyukai kehidupan dalam dunia yang tak dimengerti secara umum karena kesukaannya dengan hidup sendiri.

Artikel kali ini akan membahas seperti apa jalan pikir orang yang menyukai waktu lebih besarnya bersama dirinya sendiri. Agar kita tak hanya sebagai penilai buruk terhadap perbedaan kepribadian dengan yang lain. Ini juga akan menyadarkan tentang seperti apa pola pikir bagi orang yang lebih senang menghabiskan dirinya untuk menyendiri dalam kehidupan sosialnya.

1. Mereka mempunyai teman, hanya saja teman mereka tak sebanyak mereka yang menyukai kehidupan ramai.

tak memerlukan teman banyak

tak memerlukan teman banyak via https://hipwee.com

Advertisement

Bagi penyendiri, mereka tetap melakukan hubungan sosial dengan manusia. Dikarenakan para penyendiri lebih banyak menghabiskan waktunya untuk sendiri, jumlah teman mereka memang kalah banding dengan orang yang memang aktif bersosialisasi. Tapi tidak berati juga mereka tertutup dengan lingkungan pertemanan yang baru, bisa saja mereka para penyendiri bertingkah menarik terhadap orang asing.

2. Mereka tidak suka menggantungkan dirinya dengan orang lain

berpergian sendiri

berpergian sendiri via https://bootsnAll.com

Pergi ke kampus sendiri, belanja sendiri, melakukan perjalanan sendiri, berkeliling dunia sendiri dan berbagai kegiatan yang dilakukan sendiri. Terkesan mandiri, tapi sebagian menganggap mereka anti sosial. Padahal dalam pikiran mereka, bergantung kepada orang lain adalah suatu sifat yang tabu. Mereka lebih senang melakukan segala aktivitasnya dengan bergantung pada diri sendiri. Merepotkan orang lain, selain itu harus melakukan negoisasi keinginan dirinya dan orang lain itulah alasan lain mengapa mereka tidak menyukai kebergantungan.

3. Mereka mempunyai pertanyaan banyak yang hanya bisa dijawab oleh dirinya sendiri

menghabiskan waktu dengan diri sendiri

menghabiskan waktu dengan diri sendiri via https://female.com

Para penyendiri sering memikirkan tentang hal yang terlalu dalam, ini dikarenakan waktu sendiri yang sering dilakukan. Mereka menyukai kesunyian sehingga bisa mendengar suara dari dalam dirinya. Dari suara itu, mereka berdiskusi dengan dirinya sendiri tentang hakikat hidupnya, alam, kehidupan sekitar dan kebutuhan dirinya sendiri. Terkadang juga mereka bertanya tentang dirinya sendiri dan seharusnya seperti apa peran dia sebagai makhluk sosial dan makhluk ciptaan Tuhan. Ataupun juga tentang peran dia sebagai makhluk berakal.

4. Mereka menghindari rasa sakit terhadap pengkhianatan dalam pertemanan

pengkhianatan dari teman sendiri

pengkhianatan dari teman sendiri via https://thinkinghumanity.com

Memiliki teman merupakan kebutuhan pokok manusia dalam pemenuhan rasa sosial untuk berkomunikasi. Tapi bagi penyendiri, mereka lebih membatasi hubungan komunikasi dengan manusia sebab mereka menghindari pengkhianatan dalam pertemanan. Bahkan mereka juga membatasi ruang yang bisa dimasuki untuk teman dekatnya juga.

5. Mereka fokus terhadap ambisinya yang hanya dirinyalah dipercaya mewujudkan hal itu

fokus terhadap mimpi

fokus terhadap mimpi via https://nasionalis.id

Setiap orang mempunyai mimpi dalam kehidupannya dan mepunyai cara yang berbeda dalam mewujudkannya. Ada yang menuliskannya dalam secarik kertas, memberitaahukan kepada orang lain sebagai bentuk motivasi atau bahkan hanya diam dan mengingatkannya untuk dirinya sendiri. Para penyediri lebih menyukai untuk menyimpannya bagi dirinya sendiri dan mungkin juga dia menuliskannya dalam buku harian. Mereka mempunyai prinsip untuk tidak banyak melibatkan orang lain dalam hidupnya. Hanyalah dirinya sendiri yang ia percaya untuk mengembangkan mimpi-mimpinya, dalam artian mereka tidak suka orang lain ikut campur. Mereka berfikiran orang lain hanya akan mempengaruhi mimpinya sesuai dengan standar mereka.

6. Mereka tetap mempunyai kehidupan "pesta", tapi memang tidak sering

Advertisement

Jangan salah jika seorang yang kita anggap penyendiri tiba-tiba muncul dalam suatu pesta. Mereka juga manusia yang merupakan makhluk sosial dan mempunyai teman. Mereka juga akan pergi berpesta disaat mereka penat dalam kehidupan dan membutuhkan sedikit pelampiasan dari segala macam pemikiran-pemikiran dalam. Yang membedakan yaitu intesitas penyendiri melakukan “pesta” tak sebanyak orang lainnya.

Dari 6 point diatas, kita bisa melihat seperti apa kehidupan para penyendri yang sering dianggap aneh bagi sebagian orang. Ini hanyalah permasalahan prinsip yang berbeda, mereka tetaplah manusia yang melakukan hubungan sosial dengan orang lain dan berteman. Jadi bukan berarti mereka berbeda dengan suka menyendiri lantas kita memberi cap mereka anti sosial. Kita sebagai manusia modern jangan sampai termakan oleh penilaian – penilaian dangkal terhadap perbedaan karakter. Karena setiap manusia itu unik dan rumit.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Pecinta hujan dan menulis hanya untuk kesenangan

CLOSE