Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ini merupakan perguruan tinggi yang dikelola oleh pemerintah. Cara untuk tembus Perguruan Tinggi Negeri terbilang cukup sulit, yaitu melalui 2 hingga 3 tes. Pertama, Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) kemudian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN), lalu ada juga Seleksi Mandiri tergantung kebijakan universitasnya. 

Menghasilkan lulusan yang baik, menawarkan jurusan berprospek kerja bagus, serta berakreditasi tinggi, tidak salah apabila banyak yang ingin menimba ilmu di Perguruan Tinggi Negeri. Ada juga yang memilih Perguruan Tinggi Negeri karena yang faktor biaya murah, ingin memperbaiki harkat dan martabat karena ingin membanggakan orang tuanya, serta beribu-ribu alasan lainnya.

Setiap tahun proses seleksi PTN memiliki cara yang berbeda-beda tiap tahunnya. Dengan teknologi yang semakin maju dan canggih, Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) mengumumkan bahwa model penerimaan mahasiswa baru akan dilaksanakan melalui Pusat Layanan Tes atau "Test Center" di 2019.

Model seleksi ini cukup berbeda dengan model SBMPTN sebelumnya yang hanya mengandalkan kertas dan peralatan pensil serta penghapus. Penerapan test center dilakukan karena ingin mengurangi sistem kebocoran soal yang diterapkan pada sistem SBMPTN tahun 2018 ini. Hal ini juga memungkinkan siswa untuk mengikuti tes lebih dari 1 kali, ujar Ketua SNMPTN/SBMPTN 2018.

Beda halnya dengan SNMPTN, dimana hanya perlu menyerahkan data prestasi dan portofilio selama SMA yang bersumber dari Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Seleksi SNMPTN ini memiliki tingkat keketatan yang cukup tinggi, disebabkan tes pertarungan nilai selama di bangku SMA ini menjadi modal untuk diterima di PTN. Kemudian harus bersaing dengan seluruh siswa yang ada di seluruh Indonesia

Beda sistem seleksi beda juga usaha untuk mencapainya.

Semua memiliki tingkat kesulitan yan berbeda dari kedua cara untuk memasuki PTN yang diimpikan.
Eits, tapi tenang! Di balik kesulitan tersebut terdapat cara yang akan membantu kamu agar dapat mempersiapkan diri lebih matang terhadap seleksi PTN di 2019. Yuk, mari simak ke-5 tips untuk mempermudah lebih siap di seleksi PTN 2019.

1. Kenali dan tentukan minat dan bakatmu sejak awal masuk SMA.

Kenali dirimu sejak awal

Kenali dirimu sejak awal via http://www.tigapilarnews.com

Awal masuk SMA pasti kamu akan dihadapkan pada 2 pilihan jurusan yang berbeda, yaitu IPA atau IPS. Hal ini sangat berpengaruh saat kamu akan memilih PTN dan jurusan di perguruan tinggi.

Jangan sampai salah langkah dan berakhir dengan penyesalan saat berada di ujung pemilihan PTN. Coba kamu kenali minat yang kamu suka di bidang IPA atau IPS sejak dini. Berdikusi dengan orang tua akan jauh lebih baik.

2. Tumbuhkan tekad yang kuat dan mempunyai pendirian untuk maju ke depannya.

Tekad untuk selalu stabil akan memperlancar jalan yang akan kita tempuh

Tekad untuk selalu stabil akan memperlancar jalan yang akan kita tempuh via http://zondakblog.blogspot.com

Advertisement

Banyak siswa yang minder akibat nilai rapot yang tidak sesuai dengan standarnya dan di bawah teman-temannya. Hal ini dapat memicu anda untuk semakin berpacu pada nilai yang sudah anda dapat di hari sebelumnya. Jangan melihat ke belakang.

Kamu dapat mengikuti les privat, tambahan, dan berbagai lembaga pendidikan lainnya di luar sekolah. Tumbuhkan tekad yang kuat untuk lebih rajin dalam mengerjakan apapun.

"Orang-orang yang meraih kesuksesan tidak selalu orang yang pintar, tapi orang yang selalu meraih kesuksesan adalah orang yang gigih dan pantang menyerah." -Susi Pudjiastuti

3. Atur Jadwalmu

Buatlah jadwal untuk mempermudah mengatur dirimu sendiri

Buatlah jadwal untuk mempermudah mengatur dirimu sendiri via https://kampoengngawi.com

Advertisement

Di SMA pasti yang namanya ekstrakulikuler dan kegiatan organisasi yang begitu banyak akan kalian temui. Mulailah untuk mengatur waktu kalian dan membuat jadwal secara teratur untuk mengimbangi antara belajar dengan kegiatan non akademik.

Kadang siswa keteteran dengan dirinya sendiri akibat tidak dapat mengatur jadwalnya dengan baik. Kadang yang sampai keteteran dan berantakan akan mengalami sakit, lalu tidak mengerjakan tugas tepat waktu itu akan mempengaruhi nilai yang anda dapat selama di SMA.

Jadi pintar-pintar untuk membagi waktu ya! Berkarya sambil belajar memang asyik tapi harus seimbang di antara keduanya.

4. Mengikuti Les Tambahan

Belajar tidak melulu harus di sekolah

Belajar tidak melulu harus di sekolah via https://www.hipwee.com

Belajar tidak harus di sekolah dan pada waktu jam sekolah saja. Anda dapat mengikuti lembaga belajar mengajar di luar sekolah yang anda daopat andalkan. Semakin banyaknya les-les an yang berdiri dan mengeluarkan lulusan-lulusan yang masuk di berbagai PTN dapat menjadi referensi bagi anda untuk menimbah ilmu selain di sekolah.

Ilmu yang kita dapat tidak harus dari dalam sekolah tetapi dari luar sekolah juga bisa. Di berbagai bimbel ternama juga pasti sudah menerapkan dan memberikan solusi pengerjaan yang cepat dalam berbagai soal yang dimana tidak diajarkan di sekolah.

Dengan demikian tidak ada ruginya untuk meluangkan waktu mengikuti tambahan belajar di luar selain jam sekolah.

5. Doa Restu Orang Tua

Restu orang tua adalah segalanya!

Restu orang tua adalah segalanya! via http://www.kabarmakkah.com

Yang terakhir adalah doa restu orang tua. Kamu sudah bekerja keras untuk belajar sesusah payah apapun tapi tanpa doa restu dari orang tua rasanya tidak mungkin untuk melakukan segala sesuatu dengan lancar dan sesuai dengan apa yang kita inginkan.

Doa orang tua adalah paling utama untuk kita dalam menjalankan sesuatu baik hal sekecil apapun saja. Jadi jangan lupa untuk meminta doa restu orang tua kalian ya untuk memasuki PTN yang kalian inginkan!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya