Apakah kamu ingat dengan semua pengorbanan ibumu? Mulai dari dalam perut, hingga kamu beranjak dewasa seperti sekarang ini! Bukan, pengorbanannya ini bukan untuk dirinya, melainkan untuk dirimu sendiri. Kebahagiaanmu adalah kebahagiaannya juga. Lantas, bagaimana ketika kamu kehilangan sosok ayah? Tentu peran ibu akan berlipat ganda.

1. Tak cuma peran sebagai seorang ibu, tapi ia juga mengambil peran yang memenuhi nafkah keluarga

Berjuang sendiri bukanlah pekerjaan yang mudah

Berjuang sendiri bukanlah pekerjaan yang mudah via https://www.youtube.com

Ketika kehilangan sosok ayah, ibu akan berjuang mati-matian untuk menggantinya. Untuk siapa, untukmu. Setengah harinya, ia habiskan untuk mencari nafkah. Setengah harinya lagi, ia habiskan untuk merawat anaknya. Apakah pernah terlintas di pikirannya, bahwa ia pun butuh waktu untuk bersenang-senang.

Baginya, rasa lelahnya terbayar ketika melihat anaknya bisa sekolah, sukses, makan tiga kali sehari, bahkan ketika kamu terlelap saat tidur. Itulah kebahagiaan versi ibu.

2. Cibiran orang ia abaikan, asalkan kehidupan anaknya bahagia

Apa pun akan ia lakukan untukmu

Apa pun akan ia lakukan untukmu via https://www.youtube.com

Advertisement

Demi membahagiakan anak, seorang ibu kadang harus mengabaikan status yang selama ini ada di masyarakat. Misalnya saja, soal pekerjaan. Pekerjaan yang terlihat berat yang biasanya diemban oleh sosok pria, tetap ia ambil. Baginya, asalkan halal, semua baik.

Menjadi supir taksi, pihak keamanan, pembalap sekalipun, seolah sah-sah saja. Ia rela menghabiskan tenaga, waktu, dan pikiran.

3. Hanya dirinya dan Tuhan yang tahu benar seberapa besar pengorbanannya

Sungguh besar pengorbanannya

Sungguh besar pengorbanannya via https://www.youtube.com

Semua pengorbanan tak perlu ia pamer. Karena apa rasa simpati dari orang lain tak bisa membayar kebahagiaannya. Ia hanya cukup melihat kamu tersenyum, merasa nyaman dan aman, sudah bisa membuatnya bahagia.

Advertisement

Terlebih, ketika kamu dewasa dan menjadi seorang yang sukses segala bidang, mulai dari karir, materi, hingga percintaanmu, Tentu ini merupakan pencapaian terbesar dalam hidupnya.

4. Khawatir akan dirimu, perasaan dari seorang ibu yang tak bisa dihindari

Sebagian besar waktunya ia habiskan untukmu

Sebagian besar waktunya ia habiskan untukmu via https://www.youtube.com

Selama jauh darimu, tentu ia memiliki pertanyaan dalam hatinya, “Apakah anakku baik-baik saja?”, “Apakah ia sudah makan siang?”, “Apa yang dilakukan anakku saat ini?”, selalu muncul, saat bekerja ataupun ketika tak berada di rumah. Tentu, hal ini bisa mengganggu pekerjaan yang ia lakukan.

Tapi itulah ibu, pikirannya sudah sebagian ia curahkan untukmu. Bagaimana tidak, ia yang melihatmu saat pertama kali keluar dari perutnya dan menangis, hingga ia yang sekarang cuek dan lebih memilih berkumpul dengan teman-teman sekolahnya.

5. Obatnya ketika berinteraksi denganmu

Menemanimu tidur juga bisa membahagiakannya

Menemanimu tidur juga bisa membahagiakannya via https://www.youtube.com

Rasa lelah, baik itu tenaga, waktu, dan pikiran, tak bisa dihindari. Apalagi, ketika ibu berjuang sendiri untuk membahagiakan keluarganya. Mulai dari bekerja, hingga menaruh perhatian ke anak-anaknya, tentu membuat ibu juga bisa mengalami stres.

Lalu bagaimana obatnya? Berinteraksi dengan anaknya setidaknya bisa sedikit mengobati rasa stres yang dialami ibumu. Cukup dengan berbincang, bercanda, saat menonton tv atau saat sedang makan, mungkin bisa mengobati rasa lelah satu hari itu.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya