Starter Kit untuk Pejuang Skripsi di Masa Pandemi

Persiapan untuk pejuang skripsi

Hola, Pejuang Skripsi!

Jika kalian adalah mahasiswa tingkat akhir yang harus menyelesaikan skripsi di masa pandemi, berarti kalian sudah ditakar untuk jadi pejuang tangguh. Jangan menyesali ya dengan situasi yang tak bisa kita kontrol. Yang bisa kita lakukan adalah menuntaskan apa yang harus diselesaikan.

Untuk para pejuang skripsi, kita pasti dirundung banyak kekhawatiran. Takut komunikasi dengan dosen pembimbing tersendat-sendat, takut kesulitan ambil data, takut lulus tidak tepat waktu, dan takut-takut lainnya.

Eittss… daripada khawatir berlebihan, simak dulu yuk starter kit yang perlu kita siapin untuk menuntaskan skripsi. Pastikan semua masuk ke dalam list kamu.

Advertisement

1. Niat yang sungguh-sungguh

Photo by Geralt on Pixabay

Photo by Geralt on Pixabay via https://pixabay.com

Niat kuat untuk menyelesaikan skripsi harus kita tanamkan dalam hati. Niat penting diucapkan berkali-kali dan ditanamkan dalan hati agar kita selalu tahu bahwa ada yang harus dicapai dengan pengorbanan selama ini. Jika perlu, tulis target waktu wisuda yang ingin kita capai.

2. Coba mindset keren ala Stoic

Photo by Pexels on Pixabay

Photo by Pexels on Pixabay via https://pixabay.com

Berdasarkan mindset produktif ala Stoic, salah satu agar kita bisa menunaikan kewajiban dengan lancar yaitu mengusahakan untuk kelola emosi agar bisa mengatur waktu dengan lebih baik. Kita bisa menata mindset jika dengan mengerjakan suatu kewajiban tertentu maka kita akan dapat banyak hal baru. Hal ini bisa kita terapkan pada skripsi. Saat kita mengerjakan skripsi, bukan berarti kita berpayah-payah, tersiksa, dan harus stres. Ubah mindset jika mengerjakan skripsi adalah sarana kita belajar.

Advertisement

Kita bisa belajar bagaimana menulis karya ilmiah, belajar mencari data, belajar berinteraksi dengan orang banyak, belajar manajemen waktu, belajar mengelola emosi, dan belajar-belajar lain. Skripsi bukan kutukan kok. Dengan skripsi, kita berpeluang untuk dapat banyak ilmu.  

3. Siapkan tempat back-up data

Photo by Padrinan on Pixabay

Photo by Padrinan on Pixabay via https://pixabay.com

Nah, ini biasanya sering dilupakan sama pejuang skripsi. Segala kemungkinan bisa aja terjadi. Laptop bisa rusak kapan saja. Bahkan, data/file skripsi kita bisa saja hilang tanpa disangka. Jangan menunggu hal buruk terjadi baru kita waspada.

Lebih baik mengantisipasi sejak dini agar proses pengerjaan skripsi kita aman dan menenangkan. Kita bisa memanfaatkan flashdisk/Google Drive sebagai tempat back-up data/file selain laptop kita sendiri. Ingat ya, jangan jadikan kolom chat mantan sebagai tempat back-up data hehe…

Advertisement

4. Miliki buku catatan khusus

Photo by Janjf93 on Pixabay

Photo by Janjf93 on Pixabay via https://pixabay.com

Kita perlu menyiapkan buku khusus untuk mencatat segala hal tentang kepentingan skripsi. Bukunya tidak harus baru dan mahal kok. Buku kecil pun sudah cukup kok. Kita bisa jadikan buku khusus itu untuk mencatat timeline, list yang harus dikerjakan, atau hal penting lainnya. Saran-saran dari dosen pembimbing bisa kita tulis juga pada catatan tersebut.

5. Rancang strategi yang solutif

Photo by Stevebp on Pixabay

Photo by Stevebp on Pixabay via https://pixabay.com

Mengerjakan skripsi perlu strategi khusus. Kita sangat perlu merancang kiat-kiat agar skripsi bisa selesai sesuai target. Contoh strategi khusus tersebut yaitu saat chat dosen pembimbing. Jika sang dosen tidak kunjung merespons chat, kita jangan sungkan untuk chat kembali dengan bahasa yang sopan.

Perhatikan tenggang waktu. Jika tiga hari belum kunjung dibalas juga, chat lagi saja (jangan lupa dengan kata yang sopan dan sesuai adab ya). Kita juga bisa tanya-tanya ke kakak tingkat yang sudah lulus tentang strategi khusus mereka mengerjakan skripsi. Semoga dengan strategi yang kita siapkan sebaik mungkin ini, skripsi bisa kita selesaikan dengan lancar, selancar jalan tol hehe…

6. Jaga kesehatan mental dan fisik

Photo by Stevebp on Pixabay

Photo by Stevebp on Pixabay via https://pixabay.com

Meski dalam proses menyelesaikan skripsi, jangan lupa untuk selalu mendekatkan diri pada Tuhan dengan meningkatkan kualitas ibadah. Jangan lupa juga untuk bersedekah agar hati selalu diberi ketenangan. Tak lupa, jaga kesehatan fisik dengan teratur berolahraga.

Mata yang selalu menatap layar laptop dan smartphone harus sesekali diistirahatkan. Coba jalan-jalan santai keliling desa, bersepeda, atau olahraga lain yang disukai. Berikan kesempatan mata kita untuk menatap dan menikmati asrinya dedaunan dan pepohonan.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Seorang perempuan yang ingin ke luar negeri gratis karena karyanya.

CLOSE