Saat teman-teman berkunjung ke London, Inggris ada baiknya menyempatkan diri ke daerah Wiltshire untuk melihat monumen situs purbakala Stonehenge. Perjalanan dari London menuju ke Stonehenge dapat ditempuh dengan menggunakan kereta melalui London Waterloo ke Salisbury sekitar 90 menit. Kemudian dari Salisbury kita dapat menaiki Bis Tur Stonehenge yang akan membawa kita memasuki kawasan yang sangat indah dan penuh dengan keajaiban dimana monumen itu berada.

1. Apa itu Stonehenge?

Stonehenge dari ketinggian

Stonehenge dari ketinggian via https://www.nationalgeographic.com

Stonehenge merupakan salah satu dari beberapa monumen yang sangat terkenal di dunia. Berdiri tepat pada dataran Salisbury di Wiltshire, bebatuan raksasanya dapat terlihat bahkan dari jarak beberapa kilometer jauhnya.

2. Berbagai cerita mengenai Stonehenge

Saat kita tiba dilokasi maka mungkin kita akan bertanya-tanya serta membayangkan mengenai bagaimana sejarah dan fungsi monumen tersebut di zaman dahulu ketika kita melihat bentuk dari Stonehenge yang berupa lingkaran batu raksasa yang melingkar dan tersusun secara simetris. Bahkan bentuknya jika diperhatikan akan mengingatkan kita dengan tempat pendaratan alien pada film science-fiction. Dengan keterbatasan alat dan teknologi pada orang-orang pada zaman itu mereka mampu membuat suatu monumen dengan tingat presisi yang sangat tinggi.

Advertisement


Tentunya kemampuan mereka dalam membangun Stonehenge menjadi hal yang sulit untuk dipahami oleh akal kita saat ini dan kita tidak akan pernah tahu secara pasti apa yang membuat masyarakat pada zaman itu membuatnya.


Ada banyak cerita yang menyelimuti Stonehenge, hal ini yang menjadikannya semakin misterius namun juga semakin menarik untuk dikunjungi selain karena keindahannya yang mengagumkan dan unik. Konon ada cerita yang mengatakan bahwa para raksasa di zaman itu membawa bebatuan yang sangat besar dari tempat yang jauh untuk membangun Stonehenge. Ada juga mitos yang menyebutkan bahwa bebatuan di Stonehenge memiliki kemampuan untuk menyembuhkan.

Ada juga yang mengatakan bahwa Stonehenge dulunya digunakan untuk mempelajari pergerakan matahari dan bulan. Setelah berabad-abad lamanya diketahui bahwa pola simetris ini memang berhubungan dengan titik balik matahari. Masyarakat pada zaman dulu meyakini bahwa kehidupan mereka turut dipengaruhi oleh kekuatan khusus yang dimiliki oleh matahari dan bulan. Sangat memungkinkan bahwa dulunya mereka mengadakan ritual-ritual khusus selama pertengahan musim panas dimana siang lebih lama dan pertengahan musim dingin dimana malam lebih panjang.

Advertisement

Para peneliti mengatakan bahwa Stonehenge dulunya juga merupakan lokasi penguburan kuno, mereka membawa tubuh yang tak bernyawa menyusuri Sungai Avon kemudian menuju ke Stonehenge untuk melakukan prosesi pemakaman. Dari sekian banyak cerita yang ada suatu fakta yang pasti dari Stonehenge adalah monumen ini merupakan suatu bangunan batu prasejarah yang sangat megah dan tersusun secara melingkar serta telah berusia sekitar lebih dari 5000 tahun. Batu terbesarnya seberat 25 ton dan setinggi 900 cm. Stonehenge dibangun pada masa peralihan antara zaman neolitikum dan zaman perunggu.

Hal yang perlu diperhatikan pada saat kita mengunjungi Stonehenge adalah kita tidak bisa menyentuh bebatuan pada monumen ini untuk melindunginya dari erosi. Namun kita tetap dapat menyusuri jalan setapak yang ada disekitar Stonehenge sembari menikmati keindahannya.

3. Menjelajahi Stonehenge

Selain melihat-lihat kemegahan bebatuan Stonehenge kita dapat juga berjalan-jalan mengelilingi perumahan zaman neolitikum di luar dari gedung pusat pengunjung. Kita seakan dibawa untuk melihat bagaimana kehidupan masyarakat pada 4.500 tahun yang lalu. Disana juga ada para staff yang akan membantu dan menunjukkan pada kita bagaimana rumah-rumah tersebut dibangun dengan menggunakan material asli dan teknik pada zaman tersebut.

4. Fasilitas yang ada disekitar Stonehenge

Gedung Pusat Pengunjung

Gedung Pusat Pengunjung via https://dentoncorkermarshall.co.uk

Setelah itu kita dapat mengunjungi gedung pusat pengunjung, disini kita dapat menyaksikan bagaimana perubahan musim dan perubahan zaman yang terjadi di Stonehenge melalui teknologi mutakhir yang digunakan untuk menampilkan audio-visual dengan sudut 360 derajat yang akan membawa kita seolah melintasi ruang dan waktu. Tentunya akan sangat mengaggumkan untuk bisa merasakan bagaimana berdiri di tengah Stonehenge pada musim dingin dan musim panas. Serta tersedia peta interaktif yang akan menyajikan mengenai bagaimana perubahan lingkungan yang terjadi saat pada sebelum, saat dan setelah Stonehenge dibangun.

Disana juga terdapat pameran yang menampilkan objek-objek kuno peninggalan Stonehenge pada zaman dahulu yang digabungkan dengan pengalaman audio-visual. Ada lebih dari 250 objek arkeologi dan benda berharga lainnya mulai dari perhiasan, gerabah tanah liat, peralatan hingga kerangka manusia. Hal menarik lainnya adalah kita dapat melihat seperti apa kira-kira wajah penduduk pada zaman itu melalui rekonstruksi wajah yang sangat canggih.

Setelah puas berjalan-jalan tentunya perut kita mulai kosong. Tetapi tidak perlu khawatir karena disana juga tersedia kafe yang dapat kita kunjungi. Kafe tersebut menyediakan meja kayu panjang yang dapat digunakan sambil duduk menikmati makan siang sembari melihat-lihat pemandangan yang indah melalui jendela kaca. Kafe terletak dekat dengan pusat pengunjung. Kita dapat memilih untuk duduk didalam atau diluar ruangan dengan meja berkanopi, bahkan makanannya bisa dibungkus jika kita hendak melanjutkan perjalanan atau untuk menikmati piknik ditengah keindahan dan kemegahan pemandangan di sekitar Stonehenge.

Kafe tersebut juga menyediakan beragam pilihan makanan, seperti misalnya sup, makanan vegetarian, dan penganan tradisional, serta sosis gulung, roti isi, salad, juga berbagai hidangan lainnya. Mereka menggunakan bahan-bahan dari petani lokal. Saat disini jangan lupa untuk mencicipi Rock Cakes yang terkenal dari kafe ini, serta es krim organic, roti, jus serta beer dan wine. Pilihan menu yang mereka sediakan cukup lengkap, karena selain dari menu diatas kafe ini juga menyediakan roti isi bebas gluten, makanan vegan dan sup tanpa susu serta biskuit bebas gula.

Apabila bepergian dengan anak-anak maka tidak perlu khawatir karena tersedia paket makanan untuk anak kecil yang berisi roti ham atau keju, gorengan, buah kering serta jus kotak. Mereka juga bisa menyediakan sup dengan porsi kecil. Penghangat botol dan makanan, kursi tinggi serta perangkat makan dari kayu juga tersedia disana. Fasilitas seperti tempat ganti untuk bayi dan ruang menyusui ada di pusat pengunjung. Tentunya fasilitas tersebut sangat memudahkan dan membantu para pengunjung yang membawa anak kecil.

5. Harga tiket

Stonehenge dan Langit Senja

Stonehenge dan Langit Senja via http://ngm.nationalgeographic.com

Untuk harga tiket masuknya para pengunjung dewasa dikenakan biaya sebesar 19.3 poundsterling, anak-anak usia 5-15 tahun sebesar 10.50 poundsterling, keluarga (2 dewasa 3 anak) 50.20 poundsterling. Harganya cukup mahal memang, tetapi sebanding dengan pengalaman tak terlupakan yang akan kita dapatkan disana!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya