Stop Untuk Menunda Pekerjaan, Simak 7 Tips Ampuh yang Bisa Membantumu Para Procastinator

Sering numpuk kerjaan? 7 tips ini bisa bantu kamu, lho! 😊

Kamu pernah merasa malas mengerjakan tugas, padahal kamu punya banyak waktu? Kalau kamu familiar dengan hal ini, maka kamu tidak sendirian. Menunda pekerjaan atau bahasa Inggrisnya, 'procrastination', adalah hal umum yang dialami hampir semua orang.

Dilansir Proceeding of International Conference of Psychology tahun 2019, sebuah penelitian oleh Suhadianto, dkk. berusaha mencari tahu kebiasaan menunda di kalangan mahasiswa sebuah universitas di Surabaya. Penelitian ini meneliti beberapa aktivitas mahasiswa yang umum dilakukan. Dari 500 mahasiswa, ditemukan bahwa aktivitas yang paling umum ditunda adalah menyiapkan makalah (73%). Sedangkan administrasi akademik adalah aktivitas dengan persentase terendah (54.4%).

Kebiasaan ini tentu saja kurang baik untuk dipelihara. Dilansir McGraw Center for  Teaching and Learning yang ditulis Dominic J. Voge, seorang ahli dari Princeton University, ada beberapa tips yang bisa membantu kamu menghilangkan kebiasaan menunda pekerjaan. Berikut adalah rangkuman beberapa tipsnya.

Advertisement

1. Kenali akar masalahnya

Photo by Min An on Pexels

Photo by Min An on Pexels via https://www.pexels.com

Mengenali akar masalah adalah langkah awal yang penting. Coba tanya pada diri sendiri. Apa penyebab dan fungsi dari menunda pekerjaan? Contohnya, kamu menunda mengerjakan tugas karena tugasnya membingungkan, sehingga kamu menunda mengerjakannya agar tidak usah pusing berpikir.

Tanyakan berbagai pertanyaan dan jawab dengan jujur sampai kamu mengetahui akar masalahnya. Dengan mengenali akar masalah, kamu akan lebih mudah memutus kebiasaan menunda-nunda.

Advertisement

2. Atur waktu dengan baik

Photo by Karolina Grabowska on Pexels

Photo by Karolina Grabowska on Pexels via https://www.pexels.com

Setelah mengenali penyebab dan fungsi menunda pekerjaan, cobalah teknik manajemen waktu. Pastikan bahwa manajemen waktu yang dilakukan sesuai untukmu.

Kamu tidak usah memaksakan diri mengerjakan tugas selama 3 jam berturut-turut jika terlalu berat. Manajemen waktu yang baik biasanya memberikan efek positif (rasa pencapaian, reward), bukan efek negatif (gelisah, ketakutan).

Umumnya, mengerjakan tugas sambil diselingi istirahat (sebagai reward) adalah cara terbaik. Reward  berbentuk lain seperti makanan juga bisa, lho!

Advertisement

3. Cicil pekerjaan/tugas

Photo by Ivan Samkov on Pexels

Photo by Ivan Samkov on Pexels via https://www.pexels.com

Jika kamu memiliki sebuah pekerjaan besar, maka kamu bisa mencoba “mencicilnya”. Bagi pekerjaan tersebut menjadi beberapa tugas kecil. Kamu bisa mencatat tugas-tugas kecil tersebut di kertas ataupun media lain.

Dengan membaginya menjadi serangkaian tugas kecil, suatu pekerjaan tidak akan terasa berat. Selain itu, setiap satu tugas kecil selesai, kamu akan merasakan suatu pencapaian. Perasaan positif ini bisa mendorong kamu untuk mengerjakan tugas hingga selesai.

4. Cari tujuan positif dari pekerjaan/tugas

Photo by Ketut Subianto on Pexels

Photo by Ketut Subianto on Pexels via https://www.pexels.com

Ketika melakukan suatu pekerjaan, fokuus pada tujuan dan makna positif. Contohnya, dengan mengikuti kursus bahasa Inggris, kamu bisa meningkatkan kemampuan bahasa Inggris kamu.

Jika tujuan kamu melakukan sesuatu adalah agar tidak dimarahi guru/dosen/atasan atau agar dilihat orang, maka pekerjaan justru akan terasa lebih berat.

5. Cari tempat dan suasana yang tepat

Photo by Charlotte May on Pexels

Photo by Charlotte May on Pexels via https://www.pexels.com

Tempat dan suasana di mana kamu melakukan suatu pekerjaan/tugas bisa berpengaruh besar pada motivasimu Jika memungkinkan, jauhi tempat dan suasana di mana kamu biasanya bersantai atau tidak produktif, seperti kamar atau di keramaian.

Coba lakukan pekerjaan di tempat dan suasana lain. Kemudian, pilih tempat yang membuatmu paling produktif. Kalau kamu tidak bisa berpindah tempat, misalnya hanya bisa di kamar, maka kamu bisa mencoba menguba posisi atau suasana.

6. Buang jauh pikiran negatif

Photo by Andrea Piacquadio on Pexels

Photo by Andrea Piacquadio on Pexels via https://www.pexels.com

Ketika sudah memulai suatu pekerjaan/tugas, cobalah untuk membuang jauh-jauh pikiran negatif. Mungkin karena telah menunda pekerjaan, kamu merasakan penyesalan. Bahkan, rasa dan pikiran itu masih ada ketika kamu sudah mulai melakukan pekerjaan. Sebaiknya, hentikan pemikiran tersebut.

Ketika melakukan suatu pekerjaan, fokuslah pada pekerjaan tersebut dan pikirkan hal-hal positif. Pikiran negatif seperti penyesalan hanya akan mengganggu dan menjadi bebab psikologis.

7. Aktif berpartisipasi dan mendengarkan

Photo by Charlotte May on Pexels

Photo by Charlotte May on Pexels via https://www.pexels.com

Tips terakhir ini paling cocok untuk kamu yang masih mengenyam bangku sekolah. Kalau kamu biasanya hanya diam di kelas dan tidak fokus mendengar, maka mulailah aktif berpartisipasi dan mendengarkan.

Dengan melakukan hal tersebut, kamu akan lebih memahami pelajaran dan tugas yang diberikan. Sehingga, kamu akan lebih mudah mengerjakan tugas dan memberi makna positif pada pembelajaran di kelas.

 

Itulah 7 tips yang bisa membantu kamu menghilangkan kebiasaan menunda pekerjaan. Menurut kamu, apa sih yang sering kali membuat malas menuntaskan pekerjaan? Yuk, bagi-bagi pengalaman kamu di kolom komentar!

Kalau kamu tidak suka suatu pelajaran, maka cobalah fokus pada hal positif seperti manfaat yang didapatkan, bab pelajaran yang kamu sukai, guru/dosen/teman yang asyik, dll.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

a lifelong learner

CLOSE