Sudah menjadi kewajiban wanita mengikuti suami jejak suami setelah ikrar suci diucapkan di depan penghulu dan tamu undangan. Lantas setelah menikah, engkau diminta tinggal serumah dengan mertua. Entah alasan pekerjaan maupun suamimu masih belum mampu membeli rumah maupun sewa.

Jangan berkecil hati laddies, karena mertuamu sekarang resmi menjadi orang tuamu juga. Sayangi mereka, seperti orangtuamu. Tak jarang terjadi perbedaan antara engkau dengan mertuamu. Mulai dari menyiapkan sarapan, membersihkan rumah, bahkan saat menghadapi masalah-masalah rumah tangga. Itu sudah konsekuensi tinggal satu atap bersama orang tua suamimu. Gimana caranya menjadi menantu kesayangan?

1. Walau masih ada campur tangan mertua, mengutamakan suamimu dulu adalah hal wajib. Ogah kan dicap istri yang payah?

Mengutamakan suami baru mertua

Mengutamakan suami baru mertua via http://www.es.123rf.com

Berbakti kepada suami itu kewajiban, namun saat engkau tinggal di rumah mertua maka double kewajiban. Sudah menjadi keharusan membantu rumah tangga di rumah yang engkau tempati. Sederhananya engkau punya tempat tinggal gratis untuk sementara. Maka setelah selesai urusan suami, bergegas bantu mertua.

2. Kebanyakan mertua memang penuntut. Tapi, inilah saat yang tepat untuk menjadi pendewasaan dan mengasah kesabaranmu

Hidup bersama mertua

Hidup bersama mertua via http://www.google.com

Advertisement

Tak jarang mertua berusaha menjadi sosok figur, terutama mertua perempuan. Ia akan selalu menuntut melakukan yang lebih baik. Tujuannya sebenarnya demi kebaikan.

Namun, saat kamu merasa ingin protes, sampaikanlah secara lemah-lembut. Ibu mertuamu pasti akan paham. Anggap saja engkau sedang berada di pondok mertua.

3. Kurangi rasa cemburu saat suamimu lebih dekat dengan orangtuanya. Semua butuh waktu, seperti saat kalian sudah punya anak misalnya

Cemburu Kepada Ibu Mertua

Cemburu Kepada Ibu Mertua via http://www.google.com

Kasih sayang anak sepanjang jalan, kasih sayang orangtua sepanjang hayat. Tentunya orangtua akan mengutamakan kebahagiaan dan kesuksesan sang anak. Ketika suamim masih bermanja-manja kepada orangtuanya.

Advertisement

Berikan dia waktu untuk bercengkrama. Jangan cemburu dengan mertua. Suami masih punya tanggung jawab membahagiakan orangtua selain engkau dan anaknya kelak.

4. Jangan sungkan buat ngobrol santai dengan mertua. Bisa lho, kalian mengurangi ketegangan dengan belanja bersama ~

Sharing Uneg-Uneg dengan Mertua

Sharing Uneg-Uneg dengan Mertua via https://wpic.ca

Komunikasi modal awet sebuah hubungan, ketika engkau lebih terbuka atas masalah yang engkau hadapi di rumah mertua. Maka, tingkat kesalahpahaman pasti akan diminimalisir.

Tidak ada salahnya bercerita yang baik-baik maupun kesulitan menjadi ibu rumah tangga, karena mertua akan mencarikan solusi untuk engkau. Dengan bercerita, mertua menganggap engkau sudah menganggap mertua sebagai orang tua sendiri.

5. Pernikahanmu bukan hanya milikmu dan suami, tapi juga mertua beserta keluarga besarnya. So, bergaul dan jalinlah komunikasi dengan mereka, ya!

Bahagia tinggal bersama mertua

Bahagia tinggal bersama mertua via https://club31women.com

Sebenarnya peran ibu rumah tangga tidak hanya sebagai pengurus kebersihan maupun juru masak. Engkau sudah menjadi satu keluarga yang utuh. Maka tatkala ada tamu yang berkunjung ke rumah mertua. Layani dengan baik dan bersikap hangat.

Nah, agar makin disayang dengan mertua. Jangan pernah mengajak berdebat dan selalu mendengarkan nasihatnya. Karena bentuk pengabdian tertinggi kepada seseorang yang disayangi ialah menghargai dan memberikan cinta.

Penulis : Baiq Cynthia/www.baiqcynthia.com

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya