Keinginan untuk kuliah ke luar negeri nampaknya masih menjadi mimpi banyak orang di Indonesia. Terbukti makin banyak saja mahasiswa dari berbagai daerah yang mengontak saya untuk bertanya tentang studi ke luar negeri ataupun cara mendapatkan beasiswa. Tentu saja hal tersebut bagus menurut saya, pergilah ke luar dari zona nyamanmu selagi muda, berpetualanglah keliling dunia, ke manapun tempat yang ingin kau mau, belajarlah dari apapun. Belajar dari buku-buku, dosen, orang baru dan juga pengalaman baru.

Godai dirimu dengan perubahan-perubahan yang akan melesatkan perkembangan dirimu dengan kecepatan yang signifikan. Dan dengan berkesempatan kuliah di luar negeri, pastinya akan memberikan perubahan dalam hidup. Mau tidak mau akan ada banyak hal-hal baru yang membuat kalian mengeluarkan sisi-sisi potensial yang tadinya belum kamu ketahui.

1. Membiasakan Hidup Seperti Roller Coaster

Dokumentasi pribadi

Dokumentasi pribadi via http://www.siwimars.com

Dengan kuliah ke luar negeri dipastikan kamu akan lebih sering berteman dengan hormon adrenalin. Kejutan demi kejutan, perubahan demi perubahan akan menghampiri hidupmu. Terutama saat awal-awal penyesuaian dengan kehidupan barumu. Bahasa yang berbeda, perbedaan cuaca, orang-orang yang asing, dan mendapati dirimu sendirian untuk bisa survive. Hidup akan memaksamu untuk beradaptasi dengan segala macam yang baru dalam hidupmu.

Advertisement

Kondisi-kondisi yang berbeda inilah yang akan menempa dirimu dalam berbagai macam keadaan yang walaupun nampaknya menyulitkan namun justru hal-hal itulah yang akan melesatkan pertumbuhan dirimu. Kamu harus siap menghadapi apapun yang terjadi dalam hidup, dan ketika di negeri orang kamu juga akan terlatih untuk menghadapinya sendirian.

Ketika support system-mu seperti orang tua, sahabat dekat, pacar, berada jauh jaraknya, disitulah dirimu terlatih untuk survive dengan segala apapun yang terjadi dalam hidupmu. Kamu akan bertumbuh menjadi pribadi yang baru. Pribadi yang tangguh!

Life is a roller coaster, just handle every bump that comes to your way, you will survive

2. Membiasakan Diri Dengan Bahasa, Budaya dan Komunitas yang Berbeda

Saya dan sahabat dari berbagai negara

Saya dan sahabat dari berbagai negara via http://www.siwimars.com

Advertisement

Dibenturkan dengan bahasa yang berbeda, mata uang yang berbeda, sistem transportasi, perbankan dan komunitas yang berbeda tentu saja membutuhkan energi tersendiri untuk menghadapinya. Dirimu akan terbiasa dengan perubahan dan perbedaan di sekitarmu. Tapi itu akan melatih daya adaptasimu terhadap lingkungan serta komunitas baru.

Mungkin kau akan menemukan "rumah" baru pada lingkungan baru tempatmu tinggal, ataupun menemukan kebaikan-kebaikan orang-orang tak dikenal. Dan dengan terbentur dengan budaya yang berbeda, engkau juga akan belajar toleransi. Merasai pengalaman menjadi minoritas setelah hampir seluruh hidupmu menjadi mayoritas tentu saja akan menyisakan sebuah pengalaman yang tak terlupakan.

Kalian juga mungkin akan menemukan sahabat-sahabat setanah air yang sama-sama kuliah di sana, yang bersama mereka Indonesia menjadi terasa dekat. Mereka adalah support system utama ketika kamu butuh semangat ketika hidupmu terasa lelah.

3. Belajar Lebih Mengenali Diri Sendiri

Diri Sendiri

Diri Sendiri via http://www.siwimars.com

Dengan hidup di lingkungan yang serba berbeda, kamu juga akan belajar makin mengenali dirimu sendiri. Ketika kalian dibenturkan pada kondisi yang ekstrim, kamu akan melihat dirimu sendiri lebih dalam. Kamu jadi semakin mengenali karaktermu, kebiasaan-kebiasaanmu dan caramu mensikapi keadaan-keadaan. Kita mungkin lebih gampang mengenali orang lain dibanding mengenali diri kita sendiri. Nah, dengan kondisi ini kamu terasa akan lebih bisa mengenali dirimu sendiri.

Mungkin periode ini merupakan kesempatan yang baik untuk bertanya dari diri sendiri dengan pertanyaan-pertanyaan yang lebih dalam, sebenarnya passion kita apa? Apa yang sebenarnya kita inginkan dalam hidup? Atau purpose of life kita sebenarnya apa?

Kehidupan yang baru akan mengetuk dirimu untuk lebih banyak membincangi diri sendiri. Ada orang bilang, kualitas hidup kita ditentukan oleh seberapa baik kita "membincangi" diri sendiri. Bincangilah, jangan sampai jiwamu kesepian!

4. Belajar Hal-Hal Baru

Jualan Makanan Indonesia

Jualan Makanan Indonesia via http://www.siwimars.com

Selain mendapat materi keilmuan yang kamu dapat dari bangku kuliah, dengan kuliah di luar negeri juga membuka kesempatan untukmu banyak belajar hal-hal baru. Ada kondisi yang memaksa atau mendorongmu untuk belajar hal-hal yang dulu tak terbayangkan. Misalnya saja memasak masakan yang dulu tinggal beli di Indonesia.

Dulu kamu mungkin nggak pernah membayangkan membuat sendiri bakso, pempek, gudeg, sate padang dan masakan-masakan yang tinggal beli di Indonesia. Ketika kalian kuliah di luar negeri, kadangkala mendorong kita untuk bisa membuat sendiri makanan makanan khas Indonesia demi mengobati rindu maknyus-nya kuliner tanah air.

Seperti saya nggak pernah kebayang bikin tempe atau bakso kemudian dijual di bazar-bazar selama studi di UK demi menyambung hidup kala uang beasiswa telat cair. Atau kamu bisa menemukan passion-passionmu yang lain seperti hobi fotografi, crafting atau mungkin hal-hal lainnya. Inilah saatnya kamu menge-push potensi-potensimu dengan maksimal.

5. Meluaskan Wawasan dan Cara Pandang

Lanskap Glasgow

Lanskap Glasgow via http://www.siwimars.com

Bertemu dengan orang-orang baru dengan latar belakang budaya atau agama yang berbeda pasti akan meluaskan wawasan dan cara pandang. Ini salah satu manfaat yang sangat penting saya rasakan. Kamu nggak akan lagi melihat dunia atau hidup sebagai hitam dan putih, kacamatamu melihat kehidupan juga akan meluas.

Konsep-konsep hidup pun akan melentur, bukan berubah tapi berkembang. Bersinggungan dengan banyak orang asing dengan latar belakang budaya dan agama yang berbeda, pastinya banyak konsep-konsep hidup yang tidak sesuai dengan konsep yang kita anut. Di situlah integritas dirimu dipertaruhkan.

Jadi seraplah yang baik, dan selective permiable-lah terhadap pemikiran-pemikiran yang kurang pas. Kadang-kadang pertumbuhan inilah yang membuatmu menjadi pribadi yang baru. Pengalaman hidup menjadi minoritas, membuatmu berlatih bagaimana bertoleransi dengan sudut pandang yang berbeda. Lama kelamaan, itu akan merubahmu untuk nggak sedikit-sedikit nge-judge orang.

6. Melihat Indonesia Dari Jauh dan Jadi Sadar Betapa Cintanya Kamu sama Tanah Air

Acara Indonesia Cultural Day PPI Glasgow

Acara Indonesia Cultural Day PPI Glasgow via http://www.siwimars.com

Berada jauh dari tanah air dan orang-orang tercinta akan membuatmu lebih menghargai apa yang telah kamu miliki. Dengan merentangkan jarak sejenak, kamu akan merasa betapa istimewanya pertemuan, komunikasi dan kamu lebih mudah bersyukur. Melihat Indonesia dari jauh juga akan menebalkan rasa nasionalisme dan keinginan untuk berkontribusi ketika pulang nanti.

Ada berbagai acara yang diselenggarakan PPI (Perhimpuan Pelajar Indonesia) untuk memperkenalkan budaya Indonesia, yang membuat kamu justru lebih banyak mengenal budaya Indonesia ketika di sana. Belajar nari saman, serampang 12 atau pengalaman lainnya sungguh merupakan pengalaman yang tak terlupakan. Momen-momen inilah yang membuatmu menyadari betapa cintanya pada Indonesia.

Pengalaman kuliah di luar negeri adalah salah satu lajur dari perjalanan hidupmu yang istimewa. Kamu tidak pernah tahu kapan akan bisa mengulanginya lagi. Perlu dingat, tinggal sebagai insider sangat berbeda dengan pengalaman jalan-jalan sebagai traveller di luar negeri. Maka, manfaatkan kesempatan kuliah di luar negeri untuk melesatkan pertumbuhan dirimu sebaik baik-nya!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya