Trik Matangkan Alpukat Biar Hasilnya Kuning Memesona. Semua Cara Ini Layak Dicoba!

Cara matangkan alpukat

Bisa di bilang bila alpukat merupakan salah satu buah favorit banyak orang. Buah alpukat juga memiliki kandungan lemak sehat, karbohidrat yang rendah, potasium, mineral dan vitamin yang bermanfaat bagi tubuh. Hanya saja, alpukat baru terasa enak ketika buahnya sudah matang sempurna.

Tapi tak jarang banyak orang yang sering kali membeli alpukat dalam keadaan yang belum matang sempurna atau justru belum matang sama sekali. Tentu hal ini seringkali membuat kita yang mengalaminya merasa sebal karena tidak bisa langsung menikmati buah alpukat. Namun jika kamu sudah terlanjur membeli alpukat yang belum matang, bisa mencoba beberapa cara mematangkan alpukat berikut ini agar buah bisa cepat matang.

Advertisement

1. Manfaatkan ovenmu untuk mematangkan alpukat

Cara Mematangkan Alpukat

Cara Mematangkan Alpukat via https://media.istockphoto.com

Bagi kamu yang ingin menikmati buah alpukat dengan segara tapi ternyata buah yang dibeli, jangan buru-buru kecewa dan membuang alpukat. Kamu bisa mencoba cara mematangkan alpukat secara instan dengan menggunakan oven, lho! Cukup menunggu 10 menit, kamu pun bisa segera mengkonsumsi buah alpukat yang telah matang.

Cara mematangkan alpukat dengan oven juga cukup mudah. Pertama, panaskan oven terlebih dahulu hingga mencapai suhu sekitar 90°C. Kemudian bungkus buah dengan menggunakan alumunium foil dan letakkan buah yang sudah terbungkus di atas piring kaca, lalu masukkan ke dalam oven. Tunggu hingga 10 menit dan keluarkan alpukat dari oven.

Advertisement

Cara ini cukup ampuh untuk mematangkan alpukat dengan cepat dan daging buah pun terasa lebih lunak. Akan tetapi, jika daging alpukat sangat keras maka sebaiknya panaskan di dalam oven selama kurang lebih satu jam.

2. Simpan di kantong beras? Kenapa tidak!

Cara Mematangkan Alpukat

Cara Mematangkan Alpukat via https://i0.wp.com

Jika kamu tidak memiliki pemanggang kue alias oven di rumah, tak perlu khawatir. Kamu bisa menggunakan cara mematangkan alpukat lainnya. Salah satunya adalah dengan menggunakan kantong kertas. Walau cara ini tidak secepat seperti menggunakan oven, namun mematangkan alpukat dengan kantong kertas juga cukup efektif kok.

Advertisement

Pertama yang perlu kamu lakukan adalah memilih kantong kertas berwarna coklat bersih yang tidak berlubang. Sebab kantung ini akan berfungsi untuk memerangkap gas etilen yang dihasilkan buah untuk mematangkannya.

Setelah memastikan tidak ada lubang pada kantong kertas tersebut masukkan buah alpukat ke dalamnya. Untuk membantu proses pematangan buah lebih cepat kamu bisa menambahkan beberapa buah lain seperti pisang dan apel ke dalam kantong. Lalu simpan kantong tersebut ke dalam sebuah wadah dan tutup rapat wadah tersebut. Lebih baik menyimpan wadah tersebut di dalam suhu kamar.

Periksa sekali sehari untuk mengetahui tingkat kematangannya. Biasanya cara mematangkan alpukat ini membutuhkan waktu sekitar 2–3 hari untuk membuat buah menjadi matang sempurna.

3. Nggak punya kantong beras? Tenang, kamu masih bisa pakai beras untuk memeram alpukat biar matang

Cara Mematangkan Alpukat

Cara Mematangkan Alpukat via https://i1.wp.com

Nah, cara mematangkan alpukat yang berikut bisa dikatakan merupakan cara yang sering dilakukan oleh masyarakat Indonesia sejak nenek moyang. Yaitu dengan merendam buah alpukat yang belum matang di dalam wadah yang diisi beras. Cara mematangkan alpukat dengan beras ini juga tergolong mudah dan cepat karena tidak memakan waktu lebih dari 5 hari.

Langkah pertama siapkan ember plastik dengan beras sebanyak setengah ember. Lalu masukkan beberapa buah alpukat yang masih mentah kedalam beras. Selanjutnya tambahkan beras kembali hingga seluruh bagian alpukat tertimbun beras, Setelah itu tutup ember dengan rapat, jangan keluarkan alpukat dari ember di dalam beras selama 2 atau 3 hari.

4. Gunakan tusuk gigi, untuk hasil yang lebih maksimal lagi

Cara Mematangkan Alpukat

Cara Mematangkan Alpukat via https://web.facebook.com

Cara mematangkan alpukat berikut ini cukup simpel dan tidak perlu menggunakan banyak alat bantu. Kamu cukup menyediakan tusuk gigi yang bersih.  Caranya juga cukup mudah. Pertama tusukkan tusuk gigi atau lidi yang bersih di bagian bekas tunas yang ada pada bagian ujung atas buah alpukat yang belum matang. Tusukkan lidi atau tusuk gigi sedalam 1 hingga 2 cm.

Kemudian simpan alpukat tadi ke dalam wadah di ruangan dengan suhu kamar. Diamkan alpukat sekitar 2 sampai 3 hari, atau hingga bagian luar buah menjadi lebih empuk. Atau untuk memastikan apakah buah alpukat dengan sempurna adalah dengan melihat warna kulitnya. Alpukat yang sudah matang maka kulitnya berwarna hijau sangat gelap atau justru kecoklatan.

5. Belah alpukat lalu rekatkan dengan plastic wrap. Voila! Alpukatmu bisa matang dalam beberapa hari saja~

Cara Mematangkan Alpukat

Cara Mematangkan Alpukat via https://i0.wp.com

Keempat cara mematangkan alpukat di atas bisa kamu gunakan untuk buah alpukat yang belum dibuka. Lalu bagaimana saat kamu membuka alpukat ternyata buah belum matang?

Nah untuk cara mematangkan alpukat yang sudah terlanjur dibuka adalah dengan menggunakan plastic wrap. Pertama karena alpukat sudah terbuka dan rentan terhadap lingkungan luar, maka kamu perlu mencegah daging buah alpukat menjadi coklat dan terlalu lembek dengan menambahkan zat asam seperti air perasan lemon.

Kemudian tempelkan kembali buah alpukat yang telah dibelah dan bungkus menggunakan plastik sehingga terlihat seperti alpukat utuh lagi. Pastikan jika kamu membungkusnya dengan benar, ya. Setelah itu taruh alpukat ke dalam lemari es. Waktu yang diperlukan untuk membuat alpukat menjadi matang tidak terlalu pasti. Jadi untuk memastikannya kamu dapat mengecek dengan menekan buah alpukat, jika sudah terasa lunak maka alpukat sudah matang dan siap dikonsumsi.

Itu tadi lima cara mematangkan buah alpukat yang bisa dicoba, semoga membantu ya!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

Not that millennial in digital era.

CLOSE