Tidak Perlu Membenci Seseorang Secara Berlebihan. Awas, Kamu yang Rugi!

Capek-Capek Membenci, eh Ternyata Aku yang Rugi. Hiks.

Pernahkah kamu bertemu seseorang yang bertingkah menyebalkan hingga membuatmu emosi? Ugh, mengingatnya saja membuatmu kesal setengah mati!

Manusia diciptakan dengan karakter berbeda-beda. Ada yang pendiam, cerewet, aktif, pemalu, dan masih banyak lagi. Namun entah mengapa kamu bertemu orang itu. Orang yang kamu mampu memancing emosimu dengan tingkah menyebalkan bahkan menjurus ke buruk. Sayangnya, semesta malah mendukung dengan mempertemukan kalian sesering mungkin. Tak cukup sekali, kamu malah seringkali terjebak momen bersamanya.

Stop! Hati-Hati! Jangan sampai perasaan kesalmu berubah menjadi benci berlebihan. Mau tau alasannya? Yuk disimak.

ADVERTISEMENTS

1. Membenci Membuka Kesempatan Masuknya Penyakit Hati Lain

Photo by cottonbro from Pexels

Photo by cottonbro from Pexels via https://www.pexels.com

Sebenarnya rasa kesal itu normal-normal saja. Tapi jangan salah, kalau kamu sudah dalam tahap membenci, maka secara otomatis kamu sudah membuka peluang penyakit hati lain.

Contohnya begini, kamu terus membicarakan keburukannya kepada orang lain yang sebenarnya belum tentu benar dan berujung fitnah. Itu baru satu contoh, bagaimana dengan rasa dengki, dendam, hingga mendoakan orang lain yang jelek-jelek? Bisa dibayangkan justru hatimu yang akan merasa sakit sendiri.

ADVERTISEMENTS

2. Kamu Akan Terus Kepikiran dengan Orang Itu

Photo by MART PRODUCTION from Pexels

Photo by MART PRODUCTION from Pexels via https://www.pexels.com

Benci dan cinta itu memiliki satu kesamaan: yaitu sama-sama memikirkan. Sayang banget lho, padahal kalau dipikir-pikir malah lebih bagus memikirkan orang yang support padamu, rencana kedepan, kerjaan dan hal positif lainnya. Masih banyak hal yang lebih keren untuk dipikirkan and so pasti membuatmu lebih baik. Tanamkan ini dalam hatimu: tidak ada gunanya memikirkan mereka yang jahat, percayalah itu cuma buang-buang waktu!

ADVERTISEMENTS

3. Menimbulkan Stres yang Berdampak Buruk Pada Kesehatan

Photo by Anna Shvets from Pexels

Photo by Anna Shvets from Pexels via https://www.pexels.com

Tertekan pada perasaan sendiri akan membuatmu mudah stres dan berujung pada kesehatan yang menurun. Bisa jadi imunmu melemah dan kamu lebih rentan terkena penyakit. Beberapa penyakit yang bisa mengintaimu di antaranya: sakit kepala, naiknya asam lambung, bahkan hipertensi. Selain itu, perasaan tertekan juga membuatmu sulit berkonsentrasi dan mampu menurunkan produktivitas sehari-hari. 

ADVERTISEMENTS

4. Munculnya Hawa Negatif Dalam Diri Sendiri

Photo by Andrea Piacquadio from Pexels

Photo by Andrea Piacquadio from Pexels via https://www.pexels.com

Gak bisa dipungkiri, bahwa semua poin diatas sebenarnya akan memunculkan hawa negatif dalam diri. Jelas ini bukan kabar baik untuk keseharianmu. Aktivitasmu bakal terganggu karena pikiran kacau dan kesehatan menurun. Jika hal ini terjadi terus-menerus, pastinya bisa menimbulkan masalah yang bahkan gak ada hubungannya sama sekali dengan orang yang dibenci. Hayo, kalau sudah begini siapa yang merugi?

ADVERTISEMENTS

5. Bisa Jadi Orang yang Kamu Benci Tidak Seburuk yang Kamu Kira

Photo by Elle Hughes from Pexels

Photo by Elle Hughes from Pexels via https://www.pexels.com

Namanya manusia, pasti ada kelebihan dan kekurangan. Walaupun perbuatan jahat tak bisa ditoleransi, bisa jadi ada salah paham yang terjadi antara kamu dan dia. Malah bisa jadi dia gak bermaksud jahat sama kamu, namun entah mengapa salah paham ini terus mengalir diantara kalian. Ada baiknya semua itu dikomunikasikan.  Siapa tau malah akhirnya ada bendera damai diantara kalian. Pastikan dulu bicara baik-baik dengannya ya. Serius loh guys, punya musuh itu nggak enak.

Tapi ingat, kamu wajib bersikap tegas jika memang ternyata mereka memang tak bisa diajak bicara. Beberapa orang memang harus kamu hindari demi mendapatkan pikiran waras. Jangan ragu menghindari toxic people demi mendapatkan kedamaian dalam diri.

Jadi gimana? Yuk coba kita renungkan lagi. Sebagai manusia, memang terkadang kita suka kesal dan marah pada orang lain. Tapi jangan sampai rasa kesalmu berubah jadi benci yang merugikan diri sendiri. Semangat ^^

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Tukang Ketik