Sebagian besar ponsel Android yang diproduksi saat ini memang menawarkan spesifikasi mumpuni yang dapat berjalan dengan baik. Berkat dukungan tersebut, kinerjanya dalam menjalankan berbagai aplikasi dan pekerjaan menjadi sangat cepat. Namun terkadang, ada suatu kondisi di mana ponsel Android kita tiba-tiba lemot atau menurun kinerjanya. Biasnya hal ini terjadi pada ponsel Android yang sudah cukup lama usianya dari pertama beli.

Nah, meskipun bukan masalah serius, menurunnya performa Android ini tentu cukup mengganggu. Apalagi kamu terbiasa dengan performa cepat untuk mengerjakan berbagai hal. Biasanya menurunnya performa sebuah ponsel berbasis Android di karenakan RAM yang terpakai terlalu banyak, aplikasi background terlalu banyak atau memori internal yang sangat sesak. Nah, berikut ini ada beberapa tips yang bisa kamu coba untuk menghilangkan lemot di Androidmu.

1. Matikan live wallpaper

Nonaktifkan live wallpaper via https://techadvisor.co.uk

Ini adalah fitur yang banyak terdapat dalam ponsel Android, biasanya vendor menyematkan fitur ini pada antarmuka ponsel yang mereka produksi. Menggunakan fitur ini memang membuat homescreen jadi lebih keren, karena terdapat wallpaper yang bisa bergerak. Namun, karena live wallpaper lebih berat dari wallpaper biasa, tentu ia akan memakan RAM lebih besar sekaligus daya baterai.

Nah, untuk memaksimalkan penggunaan RAM, lebih baik gunakan wallpaper biasa saja. Jadi, RAM yang tersedia dapat digunakan untuk pemrosesan lain yang lebih penting sekaligus menghemat baterai.

2. Pasang aplikasi sesuai kebutuhan

Gunakan aplikasi yang penting saja via http://www.trustedreviews.com

Advertisement

Meski nama smartphone dikaitkan untuk mampu menjalankan berbagai aplikasi, namun sebanarnya juga ada batasannya. Supaya smartphone kamu tidak lemot, gunakan aplikasi yang benar-benar kamu butuhkan saja. Seperti aplikasi penunjang pekerjaan, komunikasi, dan hiburan. Biasanya yang paling banyak kita pasang adalah aplikasi hiburan seperti musik dan game, pilih jenis aplikasi yang benar-benar kamu sukai. Karena jika dipasang namun tidak dimainkan malah akan mempersempit memori internal dan akhirnya membuat Android kamu lemot.

3. Matikan jaringan yang tidak dibutuhkan

Nyalakan konektivitas yang perlu saja via http://henpon.top

Selanjutnya adalah konektivitas jaringan. Mengaktifkan beberapa jaringan namun tidak digunakan juga akan membuat sebuah smartphone terasa berat. Bahkan terkadang juga membuat smartphone kamu menjadi panas dan sedikit boros baterai karena terus mencari jaringan yang tersedia. Oleh karena itu hanya gunakan jaringan jika diperlukan, misalnya kamu hendak menggunakan wifi kamu bisa menyalakan mode pesawat untuk menghemat baterai.

4. Jangan memenuhi memori internal

Perhatikan memori internal via https://www.quora.com

Biasanya sebuah smartphone baru memiliki memori internal cukup besar. Namun, bukan berarti kamu bisa menggunakan memori internal ini sampai status free memorinya 0 MB. Misalkan kamu memiliki memori internal sebesar 10GB, usahakan menyisakan lebih dari 1GB memori internal kosong. Karena lebih dari itu akan memperlambat kinerja Androidmu, bahkan bisa menimbulkan random reboot.

5. Bersihkan RAM

Jangan lupa bersihkan RAM jika terlalu penuh via https://www.androidcentral.com

Memang banyak yang beranggapan membersihkan RAM atau menutup aplikasi yang terbuka di belakang layar tidak terlalu diperlukan. Namun, di suatu kondisi saat RAM yang terpakai cukup banyak, terkadang dapat menghambat kinerja ponsel pintar kamu. Dan untuk mengembalikan kinerjanya membersihkan RAM sangat diperlukan, selain itu dengan cara ini kamu juga bisa menyegarkan kembali ponsel pintar kamu.

6. Install ulang

Update OS atau install ulang juga bisa mengatasi masalah via https://gadgetstouse.com

Nah, ini mungkin cara paling rumit untuk mengatasi Android yang lemot. Layaknya komputer dengan sistem operasi Windows, sebuah smartphone juga kadang membutuhkan install ulang sistem operasi untuk mengembalikan performanya. Bisa jadi penurunan performa di karenakan adanya bugs dalam sebuah sistem operasi. Kamu bisa memperbarui OS atau menginstall ulang sesuai dengan tipe dan merek smartphone kamu