Tips Agar Rumah Selalu Rapi dan Bersih Tanpa Perlu Banyak Effort

Tips ini cocok buat kamu yang ingin punya rumah bersih tapi effortless!

Memiliki rumah yang bersih dan rapi adalah idaman setiap orang. Rumah yang bersih dan rapi akan menciptakan lingkungan yang sehat bagi penghuni rumah. Sayangnya, tidak semua orang tahu trik membersihkan dan merapikan rumah tanpa usaha yang keras.

Jika selama ini Sobat Hipwee membayangkan bahwa merapikan rumah itu melelahkan, butuh banyak effort, dan sebagainya, maka SoHip harus mulai membuang jauh-jauh persepsi itu. Kali ini, Hipwee ingin membocorkan tips membuat rumah selalu rapi dan bersih dengan effort yang minim. Yuk, langsung disimak aja!

Advertisement

1. Miliki barang-barang sesedikit mungkin

Photo by cottonbro studio

Photo by cottonbro studio via https://www.pexels.com

Salah satu penyebab kenapa rumah selalu terlihat berantakan adalah banyaknya barang-barang di dalam rumah. Kadang ada orang yang kalap dalam berbelanja sehingga menimbulkan tumpukan-tumpukan barang di mana-mana. apalagi barang-barang tersebut belum tentu dibutuhkan.

Kita perlu belajar dari gaya hidup warga Jepang yang terkenal minimalis dan memiliki sedikit barang di rumahnya. Misalnya, di kamar tidur hanya ada kasur dan lemari saja. Tanpa adanya perintilan lainnya seperti gantungan baju yang diletakkan di luar lemari yang mengganggu pemandangan.

Advertisement

2. Simpan kembali barang yang sudah dipakai ke tempatnya

Photo by cottonbro studio

Photo by cottonbro studio via https://www.pexels.com

Ini adalah kebiasaan simple yang seringkali diabaikan oleh banyak orang. Padahal, kalau diterapkan maka tidak akan ada drama lupa menaruh barang, barang mendadak hilang, dan sebagainya. Dan ini sebenarnya tidak memerlukan banyak effort, lho!

Sesederhana menyimpan gunting kuku ke tempatnya setelah dipakai, meletakkan remote di dekat televisi setelah digunakan, menyusun gantungan baju di dekat jemuran agar nanti mudah dipergunakan, dan lain-lain. Hal ini juga bisa memudahkan orang lain untuk mencari dan menggunakan barang tersebut, lho!

3. Langsung rapikan begitu melihat barang yang tidak pada tempatnya

Advertisement
Photo by Karolina Grabowska

Photo by Karolina Grabowska via https://www.pexels.com

Banyak yang berprinsip bahwa lebih baik tunggu sampai berantakan dulu baru dirapikan daripada merapikan sedikit demi sedikit. Padahal, merapikan kekacauan yang sudah terlanjur banyak itu melelahkan sekali, lho!

Apabila kita melihat sebuah barang yang tidak pada tempatnya, segera kembalikan ke tempat yang semestinya. Bila melihat mainan anak jatuh atau keluar dari kotak penyimpanannya, langsung angkat dan taruh di kotak mainan.

4. Lakukan prinsip tidak membeli barang yang baru sebelum barang yang lama rusak

Photo by Ron Lach

Photo by Ron Lach via https://www.pexels.com

Hobi berbelanja berbagai perintilan rumah tangga seringkali membuat kita lupa diri, misalnya pakaian. Kita tahu bahwa pakaian merupakan salah satu kebutuhan primer bagi manusia. Namun kita seringkali tidak sadar bahwa baju di lemari sudah sangat penuh bahkan hampir tidak ada space lagi.

Alangkah baiknya untuk tidak membeli barang baru sebelum barang yang lama benar-benar sudah tidak bisa dipergunakan lagi. Selain membuat rumah lebih rapi, kita juga sudah berhemat dan turut membantu melestarikan lingkungan.

5. Atur jadwal kebersihan

Photo by Tima Miroshnichenko

Photo by Tima Miroshnichenko via https://www.pexels.com

Jika SoHip tidak sanggup membersihkan dan merapikan rumah sedikit demi sedikit, maka cobalah untuk mengatur jadwal membersihkan barang-barang di rumah. Selain lebih terjadwal, trik ini juga bermanfaat untuk menumbuhkan kedisiplinan.

Misalnya, hari Senin jadwalnya untuk membersihkan lemari es, hari Selasa jadwalnya merapikan rak piring, hari Rabu jadwalnya mencuci sprei dan selimut, dan seterusnya. Dengan begitu, semua sudut-sudut rumah tidak ada yang luput dari perhatian kita. SoHip bisa sesuaikan dengan kondisi rumah masing-masing, ya!

6. Kelompokkan barang berdasarkan jenisnya

Photo by Max Rahubovskiy

Photo by Max Rahubovskiy via https://www.pexels.com

Ada kalanya kita merasa malas untuk sekedar mengelompokkan barang-barang sesuai dengan jenisnya karena sudah terlalu lelah dengan aktivitas sehari-hari. Tapi, cobalah ambil satu hari dalam seminggu untuk memusatkan perhatian pada pengelompokkan barang.

Misalnya, bumbu dapur seperti ketumbar, lada, kemiri, dan lain-lain ditempatkan dalam satu wadah khusus. Lalu, kaus kaki dan sarung tangan ditempatkan dalam satu tempat yang sama. Atau benda-benda tajam seperti pisau, kapak, silet, disimpan dalam satu boks khusus dan tertutup. Yakin, deh, pasti akan lebih mudah dicari jika dikelompokkan seperti ini.

7. Siapkan laci khusus untuk barang berukuran kecil

Photo by Karolina Grabowska

Photo by Karolina Grabowska via https://www.pexels.com

Benda-benda kecil seperti jarum pentul, benang, gunting kuku, perhiasan, dan lain-lain menjadi benda yang paling sering terabaikan bahkan hilang. Tidak heran karena ukurannya yang kecil membuat kita sedikit lalai dalam menyimpannya.

Tips untuk menyimpan barang-barang berukuran kecil adalah tempatkan jarum, benang, gunting kuku, dan lain-lain dalam masing-masing kompartemen kecil yang telah diberi nama atau label. Lalu simpan kompartemen-kompartemen tersebut ke dalam laci. Jangan lupa jauhkan dari jangkauan anak-anak, ya!

8. Libatkan seluruh anggota keluarga untuk bekerjasama

Photo by Gustavo Fring

Photo by Gustavo Fring via https://www.pexels.com

Untuk menciptakan rumah yang bersih dan rapi, tentu tidak bisa hanya dilakukan sendiri. Kita perlu untuk melibatkan seluruh anggota keluarga untuk turut andil dalam membantu menciptakan hunian yang nyaman. Karena seluruh anggota keluarga memiliki kewajiban untuk merawat tempat tinggalnya.

Ajak seluruh anggota keluarga untuk ikut bekerja sama menyimpan barang yang telah dipakai ke tempat semula, menyapu rumah jika dirasa lantai mulai tidak nyaman diinjak, membersihkan langit-langit rumah jika sarang laba-laba mulai memenuhi ruangan, dan lain-lain.

Sejatinya, merawat kenyamanan rumah adalah tanggung jawab seluruh penghuni rumah. Dibutuhkan kedisiplinan dan adanya kerjasama untuk menciptakan hunian yang nyaman, bersih, dan rapi. Karena kalau nyaman, bersih, dan rapi, seluruh penghuni rumah pasti akan betah, kan?

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Masih berusaha untuk menulis ditengah kesibukan mengurus anak

CLOSE