Ketika cerita menarik yang dimiliki oleh sebuah novel itu dapat dipahami, maka setebal apapun halamannya akan bisa diselesaikan dengan cepat. Novel sebagai hiburan paling efektif untuk menyegarkan pikiran. Novel dapat dibaca oleh umum dan mudah dipahami. Walaupun ada juga novel yang berat, tetapi ketika kita telah masuk dan memahaminya, maka novel yang berat tadi akan terasa ringan dan menyenangkan.

Buat kamu yang suka membaca novel, saya sarankan beberapa hal yang perlu menjadi pertimbangan kamu dalam memilih novel.

1. Cover Buku

Agatha Christie

Agatha Christie via https://www.instagram.com

Advertisement

Pertama kali kita melihat buku yang akan dibeli adalah cover buku. Ketika kita sedang melihat-lihat buku yang sangat banyak di toko buku, maka cover buku paling penting. Warna yang elegan, cantik dan mampu memikat mata, biasanya 70% akan dipertimbangkan untuk dibeli.

Karena kita akan mengeluarkan uang pada buku yang kita anggap bagus. Cover yang cantik bisa untuk dijadikan sebagai koleksi yang indah. Karena cover buku pun juga berkaitan dengan seni. Seperti novel Agatha Christie yang cantik.

2. Blurb

Perfect Scoundrels

Perfect Scoundrels via https://www.instagram.com

Blurb adalah bagian buku yang berisi cuplikan singkat mengenai apa yang ada di dalam novel. Biasanya bagian ini dibuat dengan mempertimbangkan kata-kata yang akan mampu mempengaruhi pembeli.

Advertisement

Kita perlu melihat bagian buku setelah melihat sampul yang indah tadi. Karena terkadang ada yang covernya indah, ternyata isinya tak sesuai dengan keinginan kita.

3. Topik yang disukai

Represi Fakhrisina Amalia

Represi Fakhrisina Amalia via https://www.instagram.com

Novel memiliki topik tersendiri. Ada yang tentang politik, hukum, sosial, ekonomi, budaya, hubungan, motivasi, dan lainnya. Disini kita bisa memilih topik yang sesuai keinginan dan juga topik yang berbeda dari yang biasanya. Karena ada novel yang mengambil topik politik misalnya, ketika kita tak suka politik.

Dengan adanya novel itu, kita bisa sedikit mulai menyukai politik. Karena novel dikemas dengan mengutamakan keinginan penulis dan pembaca. Kalau kedua keinginan itu bertemu, maka biasanya keduanya akan puas. Penulis puas telah berhasil menulis apa yang diinginkan dan pembaca puas dengan novel itu karena telah menjawab pertanyaan yang ada dalam benaknya, atau menjawab mimpi yang diimpikannya.

4. Judul yang menarik

Judul sangat mempengaruhi orang dalam membeli novel. Ketika judulnya menarik, tentu saja kita akan tertarik dan memutuskan untuk membeli novelnya. Meskipun kadang ada judul yang tak sesuai dan hanya mengutamakan sisi kerennya.

Tetapi biasanya judul yang singkat malah membuat kita penasaran akan novel tersebut. Contohnya novel Eka Kurniawan Cinta Tak Ada Mati, Supernova karya Dee, Edensor karya Andre Hirata, Pulang karya Tere Liye, dan Maryam karya Okky Madasari.

5. Nama penulis

Off The Record 2

Off The Record 2 via https://www.instagram.com

Untuk penulis ada yang sudah dikenal dan ada yang belum. Penulis yang telah dikenal pun tidak menjamin tulisannya akan selalu luar biasa. Kadang penulis yang belum memiliki nama bisa mempunyai tulisan yang begitu menarik. Saya pernah membaca novel tidak sampai dua jam, karena alurnya sangat berkesan.

Jadi nama penulis pun tak bisa dijadikan sebagai patokan. Tetapi untuk lebih aman, biasanya kita bisa memilih penulis yang memiliki nama. Contohnya, Tere Liye, Andre Hirata, Dee Lestari, Habibburahman El-Shirazy. Kalau sekarang ada influencer yang mulai menulis buku seperti Jerome Polin, Ria Sw dan lainnya.

Penulis yang punya nama memang luar biasa, tapi penulis yang belum terkenal pun pasti juga memiliki keunikan tersendiri.

6. Penerbit

Ellunar Publisher

Ellunar Publisher via https://www.instagram.com

Kita bisa melihat novel dari penerbitnya. Penerbit besar seperti Gramedia Pustaka, Kompas Gramedia, Gagasmedia, Grasindo, KPG, Mizan dan penerbit lainnya. Sebenarnya penerbit besar pun belum tentu novelnya akan menarik perhatian kita. Tak jarang penerbit yang belum kita kenal namanya, novelnya bisa lebih baik.

Untuk penerbit ada dua jenisnya, yaitu Mayor dan Indie. Penerbit besar seperti Gramedia disebut penerbit Mayor, karena naskah yang masuk akan diseleksi. Penulis tidak membayar apapun ketika bukunya lolos seleksi, dan malah akan mendapatkan uang kalau novelnya telah dijual di toko buku.

Sementara penerbit indie kita diharuskan membayar uang untuk menerbitkan buku, dan baru akan mendapatkan uang ketika buku kita telah terjual. Penulis yang masih baru bisa menerbitkan bukunya di penerbit indie untuk membangun nama. Penerbit Indie contohnya seperti Ellunar Publisher, One Peach Media dan penerbit lainnya.

7. Harga buku

One Peach Media

One Peach Media via https://www.instagram.com

Harga buku yang akan menentukan semuanya. Novel sebagus apapun, kalau harga bukunya belum terjangkau dengan dompet kita, maka kita akan menyimpan uangnya dahulu. Biasanya itu akan memakan waktu. Harga buku yang tak terlalu mahal bisa menjadi pertimbangan.

Meski biasanya semakin mahal harganya, biasany isinya semakin baik. Tapi kalau bisa jangan sampai uang kita habiskan semuanya karena tidak ada jaminan buku yang mahal isinya juga bagus. Alokasikan uangmu sesuai budget

Itu dia beberapa hal yang bisa kamu jadikan pertimbangan dalam memilih dan membeli novel. Semoga koleksi bukumu akan semakin bertambah.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya