#RemajaBicaraKespro-Tips Menepis Emosi yang Tinggi Saat Menstruasi Tiba: Apa Saja?

Tips singkat dan mudah dihafal hanya dengan ABC

Tamu bulanan atau biasa dikenal menstruasi merupakan suatu fenomena alamiah dan menjadi siklus biologis yang dianugerahkan oleh Tuhan pada perempuan tiap bulannya. Begitu istimewa perempuan di mana kesehatan reproduksinya tetap terjaga setiap bulan melalui siklus menstruasi ini.

Meskipun banyak rasa ketidaknyamanan yang hadir saat tamu bulanan itu tiba, namun lagi-lagi kita tidak bisa menolak atau pun menundanya, hanya bisa menerima. Makanya, hal yang lumrah sekali kalau ada sebagian perempuan mengalami perasaan yang naik turun akibat dari tamu bulanan itu. Sehingga menimbulkan efek berikutnya seperti kesal, capek, mudah tersinggung, sampai marah besar.

Nah, untuk meminimalisir efek tersebut agar tidak melebar kemana-mana, maka pada artikel ini akan dijelaskan tips-tips menepis emosi tinggi ketika menstruasi.

Advertisement

1. Alihkan ke hal lain

Photo by Rendy Novantino on Unsplash

Photo by Rendy Novantino on Unsplash via https://unsplash.com

Saat tamu bulanan datang memang dapat dibilang momen yang sangat mengganggu untuk perempuan ketika beraktivitas. Bayang-bayang bocor dan tembus saat beraktivitas sudah menjadi hal yang khatam bagi perempuan pada fase hari pertama. Belum lagi dihadapkan dengan mood swing yang mudah sekali berganti ketika waktu menstruasi. Bawaannya jadi kesel, bete, capek, mudah lelah yang akhirnya marah-marah.

Lumrah memang kondisi ini terjadi pada saat menstruasi, tetapi apakah kebiasaan buruk itu mau terus menerus dipertahankan? Apakah tidak kasihan melihat orang sekitar yang terkena objek marahnya kita? Marah itu manusiawi, yang tidak adalah membawa alibi marah dengan, “Aku lagi menstruasi”.

Advertisement

Cukup ya menggunakan alasan itu. Mulai cari alternatif lain yuk kalau sudah mulai muncul hasrat pengin marah-marahnya. Kayak apa? Bisa menyalurkan ke makan makanan pedas atau manis-manis, tiduran, dan masih banyak lagi yang pokoknya bisa membuat kamu bahagia tanpa perlu marah-marah. 

2. Berdamai dengan dirimu sendiri

Photo by Jared Rice on Unsplash

Photo by Jared Rice on Unsplash via https://unsplash.com

Yang satu ini mungkin sedikit lebih berat ya untuk diaplikasikan secara langsung. Perlu usaha yang bertahap karena ego dan hasrat kita seringkali mendominasi untuk marah-marah saat tamu bulanan itu datang. Sampai terkadang lepas kontrol. Bukan hal yang baik jika kita menuruti itu terus-menerus. Sebaiknya kita harus menahan dengan beberapa cara, seperti apa?

Kembali lagi ke poin pertama, jika sudah bisa mengalihkan ke hal lain, maka kamu sudah berhasil berdamai pada dirimu sendiri. Nah, sekarang cek deh apakah kamu sudah berdamai atau belum dengan dirimu sendiri jika saat menstruasi saja masih marah-marah?

3. Beribadah

Photo by Ruben Hutabarat on Unsplash

Photo by Ruben Hutabarat on Unsplash via https://unsplash.com

Biasanya aktivitas yang berjalan lancar itu diawali dengan berdoa terlebih dahulu, betul tidak? Rasa-rasanya iya. Begitu pun sewaktu kamu menstruasi. Bukan berarti kamu melupakan doa begitu saja ya meskipun sedang libur ibadah. Dengan beribadah hatimu akan lebih rileks, tenang, dan mudah menerima beribu persoalan yang menyebalkan di luar sana tanpa lagi membawa kata ini: “Aku lagi menstruasi, jangan ganggu dulu.” 

4. Berkonsentrasi penuh

Photo by Elena Taranenko on Unsplash

Photo by Elena Taranenko on Unsplash via https://unsplash.com

Maksudnya adalah lebih fokus pada satu titik. Ibarat pekerjaan apa yang sekarang kamu sedang kerjakan, maka kerjakan. Tidak usah melihat ke kanan atau kirimu.

Begitu pula saat datang bulan, fokus apa yang ada di depanmu dan segera selesaikan. Singkatnya adalah tunda dulu aktivitas yang dirasa menguras tenaga dan pikiranmu saat tamu bulanan datang. Jika dirasa sudah membaik kondisinya, silahkan kembali ke aktivitas normalmu. Jangan memaksakan kalau tidak ingin menyusahkan lainnya. 

5. Ciptakan kebahagiaanmu sendiri

Photo by Hybrid on Unsplash

Photo by Hybrid on Unsplash via https://unsplash.com

Sepertinya setiap orang memiliki kesenangannya masing-masing. Misal dengan hanya melihat video Youtube ASMR pada sebagian orang sudah bisa membuat mereka bahagia, tetapi ada pula yang hanya berdiam atau dengan membaca buku sudah menemukan titik kebahagiaannya disana dan lainnya.

Kita dilahirkan dengan keunikan masing-masing, tidak perlu mengikuti kebiasaan orang lain. Kalau memang kita punya kebahagiaan sendiri pada suatu aktivitas, maka lakukan saja. Bisa juga kamu membagikan kebahagiaanmu itu ke orang lain dan orang lain bakal mengira kamu adalah orang yang penuh kebahagiaan, sekalipun kamu sedang mengalami datang bulan yang sangat tidak mengenakkan untukmu. 

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Aku adalah Perempuan Kecil yang Gampang Diombang-ambingkan Angin

CLOSE