7 Tradisi Imlek di Indonesia. Ternyata Punya Makna yang Mendalam Lho!

Menjelang Tahun Baru Imlek kali ini, yuk simak berbagai tradisi Imlek di Indonesia serta maknanya.

Tahun Baru Imlek merupakan salah satu hari libur nasional yang biasanya orang-orang Tiongkok untuk berkumpul dengan keluarga mereka dan merayakan kedatangan tahun baru Imlek. Imlek selalu dirayakan hari pertama pada kalender lunar Tiongkok. Menurut kalender Gregorian, liburan ini selalu terjadi pada bulan Januari atau Februari. Tahun baru Imlek kali ini jatuh pada tanggal 25 Januari 2020.

Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, banyak pasar di dekat komunitas besar Tiongkok di Indonesia mulai dibuka. Pasar-pasar ini sering menjual amplop merah, kembang api, pakaian yang identik merah, mainan, dan hadiah. Ini adalah tradisi bagi orang Tionghoa untuk memberikan hadiah kepada anggota keluarga dan teman mereka selama perayaan Tahun Baru Imlek.

Menjelang Tahun Baru Imlek kali ini, yuk simak berbagai tradisi Imlek di Indonesia serta maknanya.

Ada dua belas shio China atau bisa dibilang  zodiak seperti tikus, sapi, harimau, kelinci, naga, ular, kuda, domba/kambing, monyet, ayam jantan, anjing, dan babi. Masing-masing Zodiak tersebut memiliki lima unsur yaitu kayu, logam, air, api, dan bumi. Zodiak China ini dan unsur-unsurnya bergiliran setiap tahun, karenanya, kombinasi yang sama hanya akan terjadi setiap 60 tahun. Tahun ini adalah waktu untuk tikus dengan unsur logam. Shio tikus ini berimbas kepada Shio Kerbau, yang konon katanya akan dinaungi keberuntungan.

Advertisement

1. Makna merah pembawa berkah

Bazar Imlek by Dayonice WordPress

Bazar Imlek by Dayonice WordPress via https://dayonice.wordpress.com

Imlek adalah waktu berkumpul dengan keluarga dan berharap kesehatan juga kesejahteraan yang baik. Orang Tionghoa Indonesia memiliki tradisi dengan makan malam keluarga pada malam tahun baru. Ada sebagian yang memiliki kebiasaan berdoa di bait suci. Pada hari tahun baru, anggota keluarga yang lebih muda mengunjungi orang yang lebih tua dan orang tua mereka untuk menyambutnya.

Biasanya mereka memakai baju baru di hari tahun baru yang identik dengan warna merah. Menurut kepercayaan leluhur Tionghoa, warna merah akan membawa keberuntungan serta menjauhkan mereka dari roh jahat dan nasib buruk. Mereka membeli pakaian baru tidak hanya untuk anak-anak mereka tetapi juga untuk orang tua dan orang tua mereka.

Advertisement

2. Angpao pembawa rezeki

Angpao Imlek by pinterest

Angpao Imlek by pinterest via https://pinterest.com

Salah satu tradisi Tahun Baru Imlek yang paling populer adalah pemberian angpao, sebuah amplop merah yang diisi dengan uang. Dalam kebanyakan situasi, amplop merah ini diberikan kepada anak-anak dari orang tua. Juga umum bagi pasangan yang telah menikah untuk memberikan amplop merah kepada anggota keluarga mereka yang belum menikah. Jumlah uang dalam amplop melambangkan berkah angka yang menunjukkan keberuntungan.

3. Makanan khas Imlek yang wajib ada!

Makanan Khas Imlek by kanalsatu.com

Makanan Khas Imlek by kanalsatu.com via https://pinterest.com

Makanan spesial khas Imlek yang hanya dibuat dan dijual selama Imlek adalah kue keranjang. Kerap disebut dodol keranjang atau dodol Cina, atau Nian Gao dalam bahasa Mandarin. Disebut kue keranjang karena dibuat menggunakan keranjang bambu sebagai cetakan untuk adonan. Dodol ini biasanya berdampingan dengan kue mangkok.

Advertisement

Bahan utama dodol ini adalah ketan dan gula, dan sekarang memiliki berbagai rasa varian seperti cokelat, vanila, dan pandan. Kita bisa memakannya langsung, tetapi kebanyakan orang lebih suka mengukusnya dengan tambahan kelapa parut atau kentang goreng dengan telur kocok.

Makanan lainnya ada mie goreng yang memiliki makna khusus bagi masyarakat Tionghoa yaitu panjang umur, keberkahan, dan rezeki yang berlimpah. Untuk buah yang selalu ada disaat Imlek yaitu jeruk. Buah yang satu ini menjadi buah yang penting pada saat perayaan Imlek. Biasanya jeruk yang disajikan di saat Imlek masih memiliki tangkai daun yang melambangkan kemakmuran, rezeki yang berlimpah ruah dan kesejahteraan yang akan selalu tumbuh.

Selanjutnya ada ikan Bandeng, nah bandeng ini dipercaya sebagai pelicin bisnis dan keberuntungan terus menerus. Ikan bandeng menjadi salah satu makanan khas yang wajib dihidangkan pada tahun baru Imlek.  

Pada saat menyantap ikan pada tahun baru Imlek, dibolehkan hanya menyantap daging ikan di salah satu bagian sisinya saja tanpa membalik ikan tersebut. Tujuan tersebut memiliki makna yang dipercaya berhubungan dengan rezeki yang berlimpah.

4. Dilarang menyapu saat Imlek

Dilarang Menyapu Saat Imlek by Febriyanti Revitasari

Dilarang Menyapu Saat Imlek by Febriyanti Revitasari via https://hipwee.com

Menjelang Imlek, bukan hanya Klenteng yang dibersihkan, tapi masyarakat Tionghoa juga melakukan bersih-bersih rumah besar-besaran. Nah, bersih-bersih rumah ini dilakukan beberapa hari menjelang Imlek sebagai simbol untuk menjauhkan dari kesialan. Sedangkan pada saat tahun baru Imlek dan beberapa hari kemudian disarankan untuk tidak menyapu rumah karena dipercaya mengusir keberuntungan yang didapat saat Imlek tersebut.

5. Berkumpul dengan keluarga

Kumpul Bersama Keluarga by Liputan6.com

Kumpul Bersama Keluarga by Liputan6.com via https://liputan6.com

Sama halnya seperti hari raya atau acara kebudayaan lain, pada tahun baru Imlek adalah momen yang pas di mana masyarakat Tionghoa berkumpul bersama keluarga. Mulai dari makan bersama di malam tahun baru Imlek dan dilanjutkan dengan sembahyang di Klenteng sudah menjadi tradisi hingga sekarang.

6. Hujan pada Tahun Baru Imlek

Hujan Saat Imlek by pegipegi

Hujan Saat Imlek by pegipegi via https://pegipegi.com

Selain dengan warna yang identik dengan merah, Imlek juga identik dengan hujan. Masyarakat Tionghoa umumnya berdoa dengan mengharapkan turunnya hujan disaat tahun baru Imlek karena dianggap sebagai pembawa rezeki yang berlimpah dan juga keberkahan, begitu juga dengan tradisi Imlek di Indonesia.

7. Pertunjukan istimewa saat Imlek

New York's Chinatown Holds 10th Annual Chinese New Year Parade

New York’s Chinatown Holds 10th Annual Chinese New Year Parade via https://pinterest.com

Pertunjukan spesial selama Tahun Baru Imlek adalah tarian naga dan tarian singa atau sering disebut barongsai. Masyarakat Tionghoa percaya hewan-hewan ini membawa kemakmuran dan menyingkirkan nasib buruk. Tarian naga dibawa oleh banyak orang, karena memiliki tubuh yang panjang.

Sedangkan tarian singa atau Barongsai dimainkan oleh 2 orang di bawah satu tudung. Tarian barongsai lebih populer karena hampir setiap mall di Indonesia mengundangnya atau di jalan sekitar perumahan orang-orang Tiongkok.

Nahh itu dia tujuh tradisi Imlek di Indonesia sangat menarik bukan. Kita sebagai warga negara Indonesia yang beragam suku bangsa sudah sepatutnya saling menghargai dan menghormati walau berbeda agama, suku, ras maupun budaya. Terakhir namun tak kalah pentingnya, saya mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek bagi yang meryakannya semoga membawa keberuntungan, kesehatan dan kemakmuran yang baik.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Allah makes the impossible possible

CLOSE