5 Cara Memasang Wallpaper Dinding Sendiri dengan Rapi

Idealnya, memasang wallpaper emang butuh tenaga ahli biar hasilnya rapi maksimal. Cuma, pada kenyataannya enggak semua orang bisa memakai jasa tukang yang ahli memasang wallpaper karena berbagai alasan. 

Mulai dari enggak bisa mengawasi prosesnya karena tinggal sendiri dan bekerja, kurang nyaman ada orang asing yang beraktivitas di rumah karena masih khawatir sama situasi pandemi, atau tentunya minimnya budget buat merenovasi dinding ruangan.

Kamu enggak perlu khawatir, kok, memasang wallpaper juga bisa dilakukan sendiri. Tutorial dari internet udah banyak tersedia. Bahkan, renovasi ruangan do-it-yourself (DIY) kayak gini juga jadi konten yang menarik dan banyak ditonton di media sosial, loh.

Banyak orang mencoba-coba buat memasang keramik, parket, mengecat dinding, dan tentunya pasang wallpaper sendiri. Walaupun dipasang sendiri tanpa bantuan profesional, hasilnya tetep bisa rapi, kok.

Khusus buat wallpaper, kuncinya adalah sabar dan teliti. Jangan terburu-buru karena wallpaper yang dipasang tergesa-gesa bakal bikin wallpaper-nya berkerut atau bergelembung.

Kalau kamu berencana buat merenovasi kamar tidur atau ruangan lain di rumah dengan memasang wallpaper, Dekoruma udah merangkum lima cara memasang wallpaper sendiri dengan rapi. Ikuti cara-cara ini supaya mempermudah proses memasang wallpaper tanpa perlu kerepotan sendiri karena hasilnya yang enggak rapi.

Advertisement

1. Pastikan Dinding Bersih dan Bebas Kotoran. Debu, Air, Bahkan Partikel Sekecil Apapun Bisa Bikin Nggak Sempurna

Sumber: Shutterstock

Sumber: Shutterstock via https://www.shutterstock.com

Langkah pertama sebelum memasang wallpaper, pastikan dinding bersih dari segala kotoran dan benda-benda. Misalnya paku, lubang di dinding, bahkan noda atau debu sekecil apa pun bisa bikin hasil pemasangan wallpaper jadi kurang maksimal karena dinding yang kotor.

Sebelum diolesi lem wallpaper, kalian bisa membersihkan dinding dengan lap kering, sikat berbulu halus, atau bahkan penyedot debu portable. Jangan menggunakan lap yang basah karena akan membuat dinding lembap dan mengurangi kekuatan lem wallpaper

Advertisement

2. Ukur Tinggi dan Lebar Dinding, Bikin Juga Garis-garis Bantu Biar Lembaran Wallpaper-nya Bisa Terpasang Secara Presisi

Sumber: Shutterstock

Sumber: Shutterstock via https://www.shutterstock.com

Sebelum membeli wallpaper, ukur dulu tinggi dan lebar dinding buat menentukan ukuran wallpaper yang pas. Lembaran wallpaper punya beberapa ukuran yang disesuaikan dengan lebar dan tinggi dinding rumah pada umumnya. Kalian juga bisa memesan ukuran khusus kalau sudah tahu ukuran dinding.

Waktu mengukur, kalian juga bisa menggambar garis-garis bantu menggunakan pensil di dinding. Terutama, buat menentukan lebar lembar wallpaper. Jadinya, kalian bakal lebih mudah dan terbantu waktu memasangnya karena batas antara satu lembar wallpaper udah kelihatan jelas. 

3. Lem Wallpaper Yang Jumlahnya Pas. Enggak Terlalu Banyak dan Enggak Terlalu Sedikit. Perhatikan Kualitas Kuasnya Juga, Ya!

Advertisement
Sumber: Shutterstock

Sumber: Shutterstock via https://www.shutterstock.com

Tembok udah bersih dan kalian udah bikin garis bantu, waktunya mengolesi lem wallpaper. Menaruh lem wallpaper juga enggak bisa sembarangan dan harus ditakar supaya pas. Lem wallpaper yang terlalu sedikit tentunya bikin wallpaper kurang nempel dan berisiko lepas setelah beberapa lama.

Sementara, lem wallpaper yang terlalu banyak dan tebal bisa bikin wallpaper jadi basah, mengerut, bahkan bisa sampai robek. Jadi, jangan terlalu sedikit dan terlalu banyak, ya. Kualitas kuas juga menentukan, loh, karena kalau kuasnya udah rusak dan rontok, bulu-bulu kuas bisa bikin wallpaper jadi enggak rata dan bergelembung. 

4. Ratakan Gelembung Pakai Kape, Potong Ujung-ujung Wallpaper yang Berlebih, Waktunya Rapikan Wallpaper Agar Mulus

Sumber: Shutterstock

Sumber: Shutterstock via https://www.shutterstock.com

Selama memasang wallpaper, jangan lupa untuk meratakan wallpaper secara rutin. Gunakan kape plastik supaya enggak merusak atau merobek wallpaper waktu meratakannya. Potong juga ujung-ujung wallpaper atau bagian yang terlalu panjang dan mencuat keluar.

Kadang juga ujung wallpaper kurang menempel di dinding dan kalian bisa oleskan sedikit lem tambahan agar wallpaper menempel dengan sempurna. Pastikan wallpaper mulus, tanpa gelembung, dan tanpa bagian-bagian yang berlebih atau keluar dari bidang dinding.

5. Langkah Terakhir Yang Krusial dan Penuh Tantangan. Pasang Wallpaper Sesuai Pola dan Motif, Jangan Sampai Melenceng

Sumber: Shutterstock

Sumber: Shutterstock via https://www.shutterstock.com

Emang ada orang-orang yang memasang wallpaper polos untuk melapisi dinding, cuma salah satu esensi memilih wallpaper daripada cat dinding karena motifnya yang beragam. Justru inilah yang jadi tantangan waktu memasang wallpaper, mencocokkan dan menyeimbangkan posisi wallpaper supaya motifnya rata.

Kalau ada yang miring atau salah posisi, motif di wallpaper bisa jadi kacau dan melenceng. Bukannya ruangan jadi cantik, malah aneh karena pola wallpaper enggak simetris. Maka dari itu, ikuti cara-cara sebelumnya supaya memasang wallpaper bisa presisi. 

Setelah terpasang dengan rapi dan sempurna, pastikan untuk selalu merawat wallpaper dengan rutin. Misalnya, tidak menempelkan furnitur seperti sofa minimalis, lemari, atau meja TV ke dinding ber-wallpaper supaya tidak tergores atau sobek. Kemudian, bersihkan debu pada dinding dan cegah dinding lembap atau basah.

Wallpaper pun sekarang relatif mudah didapat. Mulai dari di toko khusus wallpaper, e-commerce, toko perabotan rumah, bahkan juga ada di toko desain interior di kota-kota besar, seperti toko desain interior di Jakarta, Bandung, atau toko desain interior Surabaya. Selamat memasang wallpaper dinding!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE