#AyoKeUK #WTGB #OMGB

Sekilas tentang UK bersumber dari www.britannica.com UK merupakan singkatan dari United Kingdom, atau Britania Raya adalah sebuah negara kepulauan yang terdiri dari Pulau Britania Raya, bagian timur laut Pulau Irlandia dan sejumlah pulau-pulau yang lebih kecil.

Mungkin saya mengenal UK hanya dari film-film seperti Notting Hill, Pride and Projudice, Jane Eyre, Four Weddings and a Funeral, dan Love Actually, namun saya sudah sangat jatuh cinta. Awalnya saya menyukai aksen pemain saat bicara (terlihat luwes dan gentle sekali), lalu tempat setting film-film tersebut menarik mata saya dan kemudian saya mulai terhipnotis dengan budayanya, akhirnya saya takluk total dan berujung pada sebuah kesimpulan “saya harus ke sana suatu hari”.

Perg ke UK, entah itu harus menabung puluhan tahun, hutang ke teman atau orang tua (yang penting halalan toyyiban ya). Saya harus mewujudkannya, dan tulisan ini adalah janji saya, sebuah pengikat, bukan hanya tulisan untuk memenangkan perlombaan.

Bicara tentang UK, yang tentu saja karena saya belum pernah travelling ke sana, maka saya hanya bisa membayangkan dari berbagai film yang sudah saya lihat. Film adalah satu-satunya benang penyambung antara saya dan UK. Kegemaran saya terhadap film bertumbuh seiring dengan tumbuhnya minat saya terhadap UK. Film-film ini menyajikan lokasi-lokasi indah yang menggoda saya untuk suatu saat ketika saya bisa pergi ke sana, maka saya akan memuaskan diri sebagai moviegoer untuk berkunjung ke lokasi-lokasi film tersebut.

1. Notting Hill

Notting Hill

Notting Hill via https://absolutely.london

Portobello Road

Warna warni bangunan daerah ini menjadi daya tarik tersendiri. Selain instragramable, lokasi ini juga memorable untuk sebagaian fans film romantis. Di lingkungan inilah rumah William terletak. Pada awal scene film, William Thacker yang diperankan oleh Hugh Grant berjalan menyusuri pasar Portobello Road yang warna warna dan unik. Selain karena jalannya yang terkenalsebagai setting film Notting Hill, pasar ini juga menjual banyak barang bekas.

2. Jane Eyre

Advertisement

Ah, saya sangat suka film ini, gelap namun romantis. Kisahnya sangat indah begitu juga lokasi syuting juga.

3. Pride And Projudice

Pride And Projudice

Pride And Projudice via https://www.chatsworthstays.co.uk

Tidak ada yang bisa mengalahkan romantisme novel klasik abad pertengahan, khususnya novel karya Jane Austin. Dalam adaptasi film “Pride and Projudice” rilisan tahun, versi yang (kemungkinan) paling dikenal oleh masyarakat umum, bahkan non-fans karya Austin. Chatsworth house, di mana tempat ketika Lizzy melihat patung tuan Darcy dan akhirnya tidak sengaja bertemu, menumbuhkan rasa cinta antara mereka.

Gedung ini dibangun pada tahun 1960-an namun masih tetap cantik hingga saat ini. Tidak hanya sekedar rumah, Chatsworth juga sangat indah dan artistik yang bisa menjadi daya tarik yang bahkan untuk para traveler yang belum pernah melihat filmnya pun akan tergoda.

4. Me Before You

Advertisement

Ah, bicara film ini sesungguhnya tidak akan berhenti pada satu destinasi wisata yang indah, namun banyak (bahkan fashion Lou yang unik saja sudah sangat menarik mata, apalagi lokasi syutingnya?).

Pertama, rumah keluarga Lou yang terlihat nyaman dan damai. Pemukiman ini terletak di Harrow, sebuah area di Northwest London.

Historic Pembroke, lingkungan Lou dan Will tinggal, sebuah lokasi yang tidak kalah indah, tak hanya itu, lokasi ini juga kerap dijadikan lokasi syuting untuk film-film box office, seperti Harry Potter and the Deathly Hallows, Snow White and the Huntsman, and Robin Hood. Apalagi kalau berkunjung pada musim salju, bolehlah bergaya jadi tokoh utama film, hihi

5. Love Actually

Love Actually

Love Actually via http://movie-locations.com

Ingin sejenak duduk berbincang-bincang dari hati ke hati seperti adegan Daniel dan anaknya? Saya pengen sekali, seperti adegan mereka di film Love Actually. Kursi ini terletak di Queen Walk, sekitar sungai Thames. Sepertinya sangat sempurna, apalagi ditemani seseorang sempurna juga, hehehe.

6. Harry Potter

Bagi Moviegoer, tentu film satu ini tidak boleh dilewatkan. Siapa yang tidak kenal dengan bocah penyihir dengan kaca mata, luka di dahi dan tongkat sihirnya. Tentu saja, film Harry Potter tidak akan berhasil apabila tidak didukung oleh lokasi syuting yang ciamik pula.

King's Cross Station, London

Ini merupakan salah satu lokasi paling umum bagi wisatawan, memegang troli dan berfoto sebentar, fuala! Kita sudah menjadi siswa Hoghwart! Hehe. Platform 9 ¾ sebenarnya bukan platform resmi, namun platform ini disediakan untuk Harry Potter fans yang ingin mereka ulang adegan film favoritnya tersebut.

Leadenhall Market

Walaupun dalam film Harry Potter Leadenhall Market digambarkan sebagai pasar penyihir, di mana barang-barang sihir dan tak masuk akal dijual, namun pasar ini benar-benar nyata. Pasar ini berlokasi di Jalan Gracechurch, atau bisa juga diakses dari Jalan Whittington di pusat Kota London. Dibangun pada tahun 1881, Pasar Leadenhall jadi salah satu pasar tertua nan bersejarah di Inggris

Ashridge Wood, Berkshire

Ingin berpura-pura ikut Piala Dunia Quidditch bareng Robert Pattinson? Tentu saja biasa, walau hanya dengan berkunjung ke tempat di mana perlombaan ini dilakukan. Jangan dibayangkan hutan ini gelap dan suram seperti dalam film, namun nyatanya Ashridge Wood, Berkshire sangat indah dengan berbagai tanaman dan bunganya.

#AyoKeUK #WTGB #OMGB

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya