1. Kamu hebat sayang. Hanya dalam waktu kurang dari 5 menit saja, kamu sudah mampu meluluhlantakan hatiku.

Masa-masa kita bersama memang hanya sebentar, kurang dari 3 bulan yang kata orang masih seumur  jagung. Tapi kenangan kita selama masa itu begitu manis hingga sulit untukku menghapus semua ingatan itu.

Mengapa hal yang dulunya begitu manis, sekarang terasa sangat menyakitkan? 

Hal-hal manis selama kurang dari 3 bulan itu harus dihancurkan dalam waktu kurang dari 5 menit, saat kamu mengatakan kamu telah memiliki penggantiku. Sosok wanita yang menurutmu lebih baik dariku. Wanita cantik dan feminim seperti dambaanmu. Yang katamu, tidak seperti aku yang biasa saja dan jauh dari kata feminim. Ya, aku memang tidak bisa menjadi apa yang kamu inginkan, Aku tidak biasa memakai rok mini ataupun memakai high heels. 

Aku tidak bisa ber-makeup tebal, memakai alis atau bulu mata palsu, dengan lipstik merah menyala di bibirku. Aku hanya bisa berpenampilan seadanya.

Ternyata, kamu berdusta saat kamu mengatakan mencintaiku apa adanya.

2. Semoga kamu berbahagia dengan pacar barumu.

Aku berusaha tersenyum walaupun tetesan air mata ini tidak bisa berhenti. Aku menghapus setiap butir air yang terjun bebas dari pelupuk mata. Dengan suara bergetar, aku berusaha mengucapkan selamat.

Selamat ya! Semoga kalian berbahagia dan langgeng. Tidak seperti hubungan kita yang harus hancur karena kamu telah menemukan seseorang yang katamu lebih baik dari aku.

Kamu langsung bergegas pergi meninggalkanku yang masih terduduk diam dengan air mata.

3. Aku mulai beranjak bangkit, menghapus air mata, dan berusaha mengukir senyuman semanis mungkin di bibir ini.

bangkit dan menghapus airmata

bangkit dan menghapus airmata via http://funmozar.com

Ingin rasanya saat itu juga, aku mengejarmu untuk memaki dan menamparmu. Tapi untungnya, akal sehatku masih berfungsi dengan normal. Aku urungkan niat tersebut. Untuk apa aku melakukan hal bodoh seperti itu ?

Aku segera beranjak dari tempat dudukku dan berusaha mengukir senyum semanis mungkin. Aku tidak mau terlalu berlarut menangisi lelaki idiot sepertimu, yang dengan begitu bodohnya meninggalkan wanita seperti aku yang begitu setia.

Sejak kepergianmu, aku berusaha bangkit. Aku berusaha untuk tidak menengok ke belakang.

4. Ternyata, aku masih saja memikirkanmu walau sudah berusaha menghapusmu dari hatiku.

miss you

miss you via http://funmozar.com

Hari ini sudah 20 hari sejak kepergianmu. Ternyata, hatiku begitu terluka parah dan masih sulit untuk menyembuhkannya. Walaupun semua orang bilang kebersamaan kita hanya sebentar, pasti akan mudah untuk segera melupakanmu. Tapi nyatanya, aku masih saja terus memikirkanmu. Ah, aku tahu kamu tidak mungkin memikirkanku karena pasti kamu sedang berbahagia dengan wanita barumu.

Aku benci saat melewati jalan yang sama ketika kita masih bersama dulu. Saat sepeda motormu berpacu dengan begitu kencangnya melewati jalan itu. Masih terbayang betapa takutnya aku saat kamu memacu motormu dan memeluk punggungmu dengan begitu eratnya.

Hatiku jadi sedikit nyeri saat kenangan-kenangan itu terlintas di pikiranku.

Mungkin mereka bilang aku terlalu berlebihan. Tapi mereka tidak pernah merasakan jadi aku. Kenangan kita selama ini begitu manis sehingga tidak mudah untuk menghapusnya.

5. Aku tidak pernah bisa mencintai lelaki lain sedalam aku mencintai kamu.

Jika aku diberikan kesempatan lagi untuk bertemu denganmu, aku hanya ingin memintamu mengembalikan setengah hatiku yang masih tertinggal di kamu. Aku juga ingin berbahagia sepertimu, mencintai orang lain yang mungkin akan membuatku dengan cepat melupakanmu. Tapi nyatanya aku tidak pernah bisa mencintai lelaki lain, seperti aku mencintai kamu.

Kamu terlalu sakti. Hanya dalam waktu singkat, kamu sudah membuatku mencintaimu dengan begitu dalamnya dan membuatku terluka parah.

Tidak ada satu orangpun yang bisa menggeser posisimu di hatiku.

 

 

                                                                                               Dari wanita yang masih terluka parah sejak kepergianmu.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya