Jika yang pertama bisa digantikan karena ada yang kedua. Tidak menutup kemungkinan yang kedua itu akan digantikan dengan yang ketiga. Kira-kira begitulah semesta bekerja. Jika dua menjadikan tiga, maka jelas itu tak menggenapkan, bisa jadi menghancurkan. Maka cukup dua yang menandakan berdua, maka akan membersamakan.

Percayalah kamu akan selalu dihadapkan dengan pilihan. Lalu tiap hal yang kamu pilih pasti disertai dengan resiko. Mungkin alasan menjadi yang terpilih terletak pada seberapa penting kadar keberadaanmu pada hidupnya. Benar memang, jika kamu bukanlah sebuah prioritas, maka kamu tak akan menjadi yang teratas.

1. Secara sengaja ku lepaskan dirinya, peluknya kini utuh untukmu saja.

tak bisa jika cinta dibagi dua

tak bisa jika cinta dibagi dua via https://www.google.com

Secara sengaja ku lepaskan dirinya untukmu, kini telah kau miliki cinta dan raganya sesuai inginmu. Peluknya utuh untukmu, tak lagi dibagi kepada siapapun, termasuk pada diriku. Kau tak akan kekurangan perhatian dan waktu yang dia sengaja disediakan untukmu. Seperti dulu saat dia bersamaku, saat hanya aku saja, saat dirimu belum ada diantara dua. Apakah dirimu sudah merasa bahagia ?

2. Selalu terasa mudah untuk membuatnya bahagia.

membuatnya bahagia

membuatnya bahagia via https://www.google.com

Tidak ada yang bisa dengan mudah merelakan orang yang kita sayang pergi bersama yang lain, hanya rasa sakit yang jelas nyata bisa dirasa. Lalu telah ku biarkan diriku terluka agar kau bisa membuatnya bahagia.

Cukup dengan menjadi teman bicara untuk banyak hal, berikan pundak yang nyaman sebagai tempatnya bersandar, serta genggaman tangan yang mampu menghilangkan resah atas lelah, sungguh sesederhana itu menciptakan bahagia untuk dirinya. Lantas apakah sudah berhasil kau buat dirinya bahagia ?

3. Pastilah dirimu jauh lebih baik daripada aku yang serba kekurangan.

Pastilah dirimu jauh lebih baik daripada aku yang serba kekurangan ini. Aku hanya bisa mencintainya dengan sepenuh hati tanpa pamrih, mengalah saat egonya terlalu tinggi, bersabar atas kerasnya sebuah keinginan yang harus dituruti.

Karena jika baginya aku telah sempurna, tak akan bisa dia mencintai seseorang, selain aku. Dan ternyata dia mampu untuk mencintai yang selain aku, dia mencintaimu. Namun apakah dirimu tlah sebaik diriku dalam mencintainya ?

4. hari demi hari, aku hanya menabung luka buka bahagia.

orang ketiga

orang ketiga via https://www.google.com

Ku gadai beberapa luka untuk sebuah bahagia. Ku kira jika kita bersama, aku tak akan lagi terluka. Lalu aku salah, kau masih asik dengan dia, dia belum juga lelah. Sedang aku rasanya sudah ingin menyerah.

Jika bersamaku kau tersiksa, jangan kau paksa. Aku memang cinta, tapi tak bisa kalau hanya aku saja yang bahagia. Berdua sudah pasti bersama. Namun bersama belum tentu berdua, nyatanya ada dia saat kita bersama.

5. Kau urus saja dia, perihal luka memang untuk ku saja.

bahagia berdua

bahagia berdua via https://www.google.com

Tak bisa ku paksa untuk terus ada, jika cinta terus kau bagi dua. Mungkin memang sudah cukup waktu yang Tuhan kasih untuk aku dan dia bersama. Ku titip dirinya padamu, ingatkan padanya bahwa tak ada yang sempurna termasuk dirimu, dirinya akan dapati yang sempurna ketika dia sudah temui cukup pada dirimu.

Jadilah sosok yang paling sabar untuknya, karena jika kau tak bisa menambah kadar sabarmu, kau akan kewalahan. Bahagiakan dirinya, sesederhana membelai rambut atau mendengarkannya bercerita. Kau urus saja dia, perihal luka memang untuk ku saja.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya