Halo hari ini aku mau berbagi pengalaman terkait sebuah aplikasi pelayanan pemerintah buatan Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia. Jadi beberapa hari yang lalu, muncul keinginan iseng-iseng untuk membuat paspor.

Dengan harapan kali aja kepakai dan ya jaga-jaga dulu aja biar nanti kalau berangkat ke luar negeri tinggal urus visa aja. Sebelumnya saya pernah dengar dari seorang teman bahwa untuk urusan antri-mengantri tidak perlu datang pagi-pagi sekali demi mendapat nomor antrian paling awal.

Pada kesempatan kali ini, saya akan menjelaskan tahapan pembuatan paspor dengan menggunakan Aplikasi Antri Paspor yang bikin saya geleng-geleng kepala saking kagumnya dengan canggihnya dunia sekarang. Berikut tahapan-tahapannya :

1. Download dan Instal aplikasi Antrian Paspor

Aplikasi Antrian Paspor di Google Play

Aplikasi Antrian Paspor di Google Play via https://play.google.com

Terlebih dahulu, kita download aplikasi Antrian Paspor. Sebagai catatan, aplikasi ini hanya tersedia di smartphone berbasis android. Setelah aplikasi terdownload dan terinstal, jalankan aplikasi. Pada saat membuka aplikasi, kita akan disambut dengan tampil depan buku passpor.

Advertisement

Nantinya muncul sejumlah pilihan, yaitu; Masuk, Persyaratan, dan Panduan&Cara Pemakaian. Pilihan "masuk' digunakan untuk login akun pada aplikasi, apabila belum memiliki maka tinggal bikin aja dengan bantuan email. Nanti ada notifikasi konfirmasi masuk ke email kalian. Hanya tinggal klik tanda konfirmasi di email maka kalian sudah bisa login.

2. Daftar antrian melalui aplikasi

Aplikasi Antrian Paspor

Aplikasi Antrian Paspor via https://play.google.com

Setelah login, kalian tinggal pilih kantor imigrasi yang mana yang dituju. Kemudian pilih tanggal, waktu "pagi" / "siang", cek ketersediaan kuota, isi data pemohon dengan megisi nama pemohon dan nomor KTP. Maksimal membuat daftar antrian ini untuk 5 orang, dengan catatan orang-orang tersebut adalah anggota keluarga yang terdaftar di Kartu Keluarga yang sama.

Setelah data sudah dilengkapi, terdapat pilihan "setuju" sebagai tanda persetujuan untuk memastikan apakah pilihan tanggal dan waktu serta daftar pemohon sudah sesuai apa belum. Apabila tidak ada perubahan maka tinggal klik saja. Selanjutnya kamu akan melihat bukti pendaftaran yang dilengkapi dengan barcode.

3. Melakukan pengurusan paspor di kantor Imigrasi setempat

Kantor Imigrasi Kelas I Banjarmasin

Kantor Imigrasi Kelas I Banjarmasin via http://kantorimigrasimenkumham.blogspot.com

Advertisement

Setibanya di kantor imigrasi sesuai tanggal dan jam yang ditentukan, kamu hanya perlu tunjukkan barcode ke petugas pintu masuk, nanti diarahkan untuk cetak kartu antri. Kemudian ketika dipanggil, tinggal menyerahkan dokumen-dokumen yang telah ditentukan. Dokumen yang perlu dipersiapkan antara lain:

  1. KTP (e-KTP)
  2. Kartu Keluarga
  3. Akta Lahir/Ijazah/Buku Nikah
  4. Paspor Lama *bagi yang melakukan perpanjangan.

Setelah itu kalian akan dipanggil kembali untuk tahap wawancara dan foto. Kemudian diminta untuk membayar. Biayanya dapat dicek melalui situs imigrasi.go.id

Setelah melakukan pembayaran, kalian akan diberikan bukti pembayaran yang nantinya digunakan untuk mengambil paspor.

4. Melakukan pengecekan status pra permohonan

Opli Status Permohonan Personal

Opli Status Permohonan Personal via http://imigrasi.go.id

Biasanya paspor selesai setelah 3-4 hari kerja. Untuk memeriksa status permohonan, Anda bisa memeriksa pada situs imigrasi pada opsi "Status Permohonan Personal". Di situ akan jelas informasi terkait tanggal dan jam pengambilan.

5. Melakukan pengambilan paspor

Kalian hanya tinggal tunjukkan bukti, maka tidak lama kemudian paspor kalian akan diberikan oleh petugas.
Sekian informasi dari saya, terima kasih sudah berkunjung.

Jadi, kapan kamu mau bikin paspormu?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya