#WisataFilipina-5 Rekomendasi Destinasi Wisata Impian Tempat Bersejarah di Filipina

Wisata murah meriah memang menjadi incaran bagi sebagian besar para backpacker apalagi wisata ke luar negeri. Filipina merupakan salah satu negara di Asia Tenggara yang menyimpan banyak sekali potensi wisata yang layak dikunjungi. Harga yang serba terjangkau di negara tersebut, menjadi alasan utama para backpacker asing mengunjungi negara ini. Selain itu negara ini juga menyimpan ribuan pantai yang cantik, kuliner ekstrim dan unik, serta wisata sejarah dan religi yang menarik. Tak heran, jika Filipina mendapatkan julukan Pearl of the Orient Seas atau mutiara laut dari Orien. 

Sebutan itu pantas disandang oleh negara Filipina karena Filipina menyimpan mutiara yang sangat berharga. Budaya, wisata, keragaman kuliner, serta keramahan penduduknya mampu membuat para wisatawan terpesona dan betah untuk berlama-lama tinggal di Filipina. ​​Nah, supaya liburan backpacker kamu bersama orang tersayang berkesan dan menambah pengetahuan seputar negara Filipina, berikut rekomendasi destinasi wisata impian bernuansa sejarah dan instagramable untuk kamu. It's more fun in the Philippines…! 

Advertisement

1. The Ruins, Taj Mahal-nya Filipina

Photo by PDOT

Photo by PDOT via http://wisatafilipina.com

The Ruins dibangun pada tahun 1900an di atas luas lahan 440 hektar oleh Don Mariano Ledesma Lacson. Bangunan ini dibangun untuk mengenang istri tercinta Don Mariano yaitu Maria Braga Lacson yang merupakan orang Portugis yang meninggal setelah melahirkan anak kesebelas mereka.

Bangunan tersebut sempat terbakar saat Perang Dunia ke 2 untuk mencegah Jepang melakukan perebutan paksa the Ruins untuk dijadikan markas pasukan Jepang. Bangunan yang terinspirasi dari arsitektur Italia ini terletak di Talisay, Negros Occidental, Filipina. Tempat ini dibuka pada hari selasa hingga minggu mulai pukul 11.00-20.00, hari senin tempat ini tutup. 

Advertisement

2. Paoay Church, gereja yang dipengaruhi budaya Jawa

Photo by Luzon Van Rental

Photo by Luzon Van Rental via https://pin.it

Paoay Church atau Saint Augustine Church merupakan gereja tua yang berada di Marcos Ave, Paoay, Illocos Norte Filipina. Gereja ini masih digunakan untuk beribadah oleh umat Kristiani hingga saat ini. Gereja yang dibangun pada tahun 1694 dan selesai dibangun pada tahun 1710 ini, jika dilihat sekilas akan terlihat seperti bangunan candi yang berada di Jawa terutama pada bagian dinding dan depan gereja. Gereja yang dibangun menggunakan baru koral dan batu bata ini merupakan hasil karya Padre Antonio Estavillo. 

3. Baluarte De San Diego, saksi sejarah masa penjajahan

Photo by David Stanley

Photo by David Stanley via https://pin.it

Destinasi sejarah yang selanjutnya ialah Baluarte De San Diego yang terletak di Santa Lucia corner Muralla Streets, Intramuros. Baluarte De San Diego merupakan benteng pertahanan yang dibangun pada tahun 1591-1594 oleh Gubernur Jenderal Benedick Santos. Benteng pertahanan ini digunakan untuk menghalau invasi yang dilakukan oleh musuh.

4. Fort Santiago, benteng saksi sejarah kemerdekaan Filipina

Advertisement
Photo by TripSavvy

Photo by TripSavvy via https://pin.it

Fort Santiago terletak di Pasig River, Filipina. Benteng ini mulai dibangun pada tahun 1590 dan selesai pada tahun 1593, selain itu bangunan ini mengalami renovasi pada tahun 1733. Benteng ini dibangun pada masa pemerintahan Gómez Pérez Dasmariñas menggunakan batu vulkanik dan dibangun tanpa menara.

Benteng ini menjadi saksi bisu beberapa peristiwa bersejarah masyarakat Filipina dalam memperjuangkan kemerdekaan. Selain itu, pahlawan nasional Filipina, Jose Rizal sempat ditahan di tempat ini sebelum akhirnya dieksekusi oleh Kolonial Spanyol. 

5. Rizal Park, monumen penghormatan untuk Jose Rizal

Photo by Meliza Ang

Photo by Meliza Ang via https://pin.it

Siapa yang tak kenal Jose Rizal, seorang pahlawan nasional Filipina yang juga terkenal di seluruh negara-negara anggota ASEAN. Jose Rizal merupakan seorang dokter dan memiliki banyak kelebihan serta keberanian dalam menyuarakan pemikiran-pemikirannya.

Akibat pemikiran yang dituangkan dalam tulisan tajamnya tersebut, membangkitkan kemarahan orang Spanyol dan orang Filipina pendukung Spanyol. Hingga pada akhirnya, dia di penjara dan dijatuhi hukuman mati. Menjelang hari-hari kematiannya, Jose Rizal menulis sebuah puisi yang berjudul “Mi Último Adiós” (Selamat Tinggalku yang Terakhir). Kini, tempat eksekusi Jose Rizal tersebut didirikan monumen sebagai penghormatan atas jasa dan pemikirannya terhadap negara Filipina. 

Informasi mengenai Filipina ini aku dapatkan di www.wisatafilipina.com. Informasinya sangat beragam, mulai dari tempat wisata, hotel, kuliner, diving, ESL, pilgrimage, sampai muslim-friendly, semuanya ada di sini. Selain isinya lengkap dan terpercaya, website milik PDOT Indonesia ini juga dilengkapi panduan wisata serta berbagai fitur keren dan seru yang membuatku semakin tertarik untuk menjelajah Filipina. Ditambah lagi, ada berbagai kuis berhadiah menarik yang bisa aku ikuti. Tentunya ini sangat mengobati kerinduanku untuk bisa liburan ke Filipina. It’s More Fun in the Philippines!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Pecinta Kopi dan Diskusi//Suka Travelling, Musik, dan Kuliner//Orang Trenggalek yang sedang tinggal di Kota Malang

CLOSE