#WisataFilipina – Oleh-Oleh yang Akan Kubawa Pulang, Seandainya Bisa Berkunjung ke Filipina

Rekomendasi oleh-oleh dari Filipina

Kalau saja corona sudah tidak ada, mungkin mimpiku ke Filipina berlibur nyaman, aman, dan seru akan terwujud!. Saat ini aku masih bisa melakukannya dengan berjalan-jalan virtual dulu lewat “Fiesta Filipinas” yang diadakan oleh Departemen Luar Negeri Filipina di Indonesia yang bekerja sama Departemen Pariwisata dan Komisi Nasional untuk Kebudayaan dan Kesenian, yang tiap updatenya bisa dilihat di IG: pdot_indonesia. Meski demikian karena sifatnya virtual, tidak bisa aku merasa puas akan hal-hal yang aku lihat tanpa merasakan secara nyata berada di antara masyarakat lokal Filipina yang merayakan festival mereka. 

Pada sungguh yang sangat ingin aku capai untuk berlibur ke Filipina pada suatu hari, aku juga ingin membagikan kebahagiaanku ketika telah menikmati keindahan alam, atraksi lokal, dan keindahan budaya Filipina itu dengan membawakan oleh-oleh untuk orang-orang yang kusayangi. Oleh-oleh khas Filipina itu akan kuberikan sebagai tanda kasih bagiku yang pernah pergi ke Filipina dan sebagai penanda bagi mereka yang kuberi bahwa aku memiliki cerita beriwisata seru di Filipina, dan kalau bisa membuat merakapun mau diajak berlibur bersama ke Filipina. 

Nah, untuk memenuhi keinginanku itu aku membuat daftar beberapa buah tangan yang khas dari Filipina. Yuk! ikut mengetahui, siapa tahu jadi rekomendasi juga buat SoHip yang merencanakan liburan ke Filipina. 

Advertisement

1. Mangga Kering Filipina

Photo by pdot_indonesia from instagram

Photo by pdot_indonesia from instagram via https://www.instagram.com

Mangga, buah tropis yang manis sebagai bahan dasar mangga kering ini dikenal sebagai buah nasionalnya Filipina. Carabao adalah jenis mangga terbaik yang jadi primadona di negara Filipina dan banyak ditanam warga lokal di wilayah Mindanao. Kalau masih ada waktu jalan-jalan ada baiknya aku akan mengunjungi Cebu, salah satu kota sibuknya Filipina untuk mengunjungi museum mangganya sekaligus membeli oleh-oleh mangga kering buat orang-orang tercinta. 

2. Cokelat Malagos

Photo by Malagos Chocolate on malagoschocolate.com

Photo by Malagos Chocolate on malagoschocolate.com via https://malagoschocolate.com

Selain mangga, Filipina juga memiliki cokelat sebagai komoditi pertanian warga lokal di daerah barat Davao, yang disebut sebagai wilayah Malagos. Davao sendiri merupakan salah satu daerah jujugan wisata bagi wisatawan lokal maupun asing. Maka tak heran juga jika terdapat area wisata yang khusus memanjakan pengunjung dengan atraksi wisata keragaman cokelatnya mulai dari tanam, panen, hingga pasca produksi. 

Advertisement

Malagos Garden Resort dan Chocolate Museum” ialah area yang kumaksud. Di sana selain mengenai cokelat, atraksi wisatanya juga banyak. Maka tempat ini tentu saja akan aku kunjungi dan tak lupa membeli cokelat premium khas Malagos yang ternyata kutahu dari cerita IG: pdot_indonesia cokelat malagos mendapatkan peringkat 16 dunia pada kategori Heirloom Cacao 2019. Hmmmm… It's more fun in the Philippines! 

Oh ya, karena aku suka cokelat jadi mungkin nanti akan aku lebihkan jatah anggaran untuk membawa lebih banyak cokelat malagos untuk oleh-oleh. 

3. Kopi Benguet Bourbon

Advertisement
Photo by Filipinan-Market from filipinan-market.com

Photo by Filipinan-Market from filipinan-market.com via https://www.filipinan-market.com

Wah, pelafalan namanya cukup rumit buat oleh-oleh yang satu ini. Seperti namanya, kopi ini pun keberadaannya juga rumit. Gimana, tuh? Jadi, menurut katalog Ark of Taste kopi ini masuk dalam kategori komoditi yang terancam punah oleh gerakan slow food. 

Kopi benguet terkenal karena ditanam secara organik dan tanpa pestisida yang menghasilkan dan ditanam warga lokal di dataran tinggi Cordillera, Filipina Utara. Nah, karena kopi ini termasuk jenis kopi yang langka dan khasnya Filipina nanti kalau memang saatnya aku yang ke Filipina aku tak akan melupakan untuk memiliki kopi ini sebagai buah tangan. Bagaimana dengan SoHip?. 

4. Olahan Malunggay

Photo by William Greaves Brown from Pexels

Photo by William Greaves Brown from Pexels via http://https

Moringga ini dikenal masyarakat Indonesia sebagai daun kelor, biasanya dimasak sebagai sayur bening. Di Filipina, daun kelor biasa digunakan untuk meningkatkan status gizi ibu hamil karena kandungan nutrisi di daun kelor yang tinggi. Daun kelor tersebut dalam Bahasa Tagalog disebut dengan istilah “Malunggay”. 

Bentuk pasca produksi dari malunggay jadi tren di Filipina pada 10 tahun terakhir dan berhasil membuat makanan yang terbuat dari malunggay menjadi daya tarik bagi pengunjung yang berlibur ke Filipina. Ada olahan stik, teh, polvoron (kue khas Filipina), kue lidah kucing yang berbahan dasar daun malunggay. Olahan tersebut masuk daftar oleh-oleh yang harus dibawa pulang, karena selain banyak macamnya juga baik bagi kesehatan. 

5. Tempelan Magnet Kulkas

Photo by www.petrusloo.com from www.klayapan.com

Photo by www.petrusloo.com from www.klayapan.com via https://www.klayapan.com

Selain beberapa makanan yang telah disebutkan di atas, aku juga memiliki beberapa aksesori khas Filipina yang bisa dibawa untuk oleh-oleh, dan tentu saja karena sifatnya yang bisa disimpan akan bertahan cukup lama untuk digunakan sebagai hiasan. Salah satunya adalah tempelan magnet kulkas. 

Kekhasan yang ditonjolkan wisata Filipina yakni diving dan identik dengan laut maka banyak dijual aksesori tempelan magnet kulkas ini bernuansa pantai dan bahkan yang terbuat dari cangkang capiz dan dibuat langsung oleh pengrajin hasta karya di sepanjang pantai. Oh ya, tentu saja aksesori ini akan kubeli nanti setelah usai menikmati wisata pantai di Filipina, saat di Visayan misalnya. 

6. Banig, Tikar Anyaman Daun Kelapa

Photo by Ka-byahe on WordPress.com

Photo by Ka-byahe on WordPress.com via https://kabyahe.files.wordpress.com

Masih seputar yang ada di pantai nih SoHip. Banig ini adalah tikar khas dari Filipina. Kekhasannya terletak pada anyamannya, pemilihan warna, serta pola. Selain itu tikar ini biasa dipakai untuk tidur dan bersantai di pantai dan terbuat dari daun kelapa. 

Hmm… memang agak besar sih ukurannya dan akan menuhin bagasi kalau harus membawa banig sebagai souvenir khas. Tapi gak ada salahnya membeli satu untuk dipakai sendiri di rumah. Ya, nggak?. 

7. Kubing, Alat Musik Khas Filipina

Photo by Marta Trias from alowisata.com

Photo by Marta Trias from alowisata.com via https://alowisata.com

Jika kebetulan SoHip teringat ada kerabat yang menyukai musik, ada baiknya membeli Kubing sebagai oleh-oleh. Kubing ini bisa ditemukan di daerah Makati, Filipina. Alat musik bambu ini memiliki kesamaan dengan karinding atau kecapi rahang di Indonesia yang cara memainkannya dengan gerakan tangan dan meletakkan sumber lubang suara dari kubing di antara bibir. Ukuran kubing yang kecil tidak akan banyak memakan bagasi SoHip kalaupun dibeli dengan kuantitas yang banyak. 

8. Miniatur Jeepney

Photo by moeichan from wordpress.com

Photo by moeichan from wordpress.com via https://moeichan.wordpress.com

Kalau untuk kerabat yang masih kecil-kecil sepertinya miniatur jeepney ini adalah salah satu oleh-oleh yang bisa diberikan. Jeepney sendiri adalah alat transportasi khas di Filipina yang berbentuk minibus namun memiliki kepala kemudi seperti bajaj atau tuk-tuk. Membawa pulang 3-4 miniatur ini tidak akan mengecewakan bagi kerabat yang masih kecil dan masih suka bermain. 

9. Pina, Kain Serat Nanas

Photo by aklan.gov.ph from wisatafilipina.com

Photo by aklan.gov.ph from wisatafilipina.com via http://wisatafilipina.com

Bagi kerabat dekat akan aku belikan kain pina sebagai oleh-olehku nanti setelah berkunjung ke Filipina. Kain ini sangat unik, dibuat dari serat nanas dan kainnya berkilau. Kain yang oleh warga lokal digunakan untuk kemeja formal dengan lengan panjang atau biasa disebut barong tagalog ini juga bisa digunakan sebagai taplak meja, gorden, bahkan hiasan rumah. 

10. Mutiara

Photo Mutiara Selatan from orori.com

Photo Mutiara Selatan from orori.com via https://www.orori.com

Aku juga berkeinginan membelikan kalung mutiara di Palawan untuk diriku sendiri sebagai oleh-oleh yang tak akan aku lupakan setelah aku berlibur di Filipina. Perhiasan dari mutiara yang dibuat oleh warga lokal dengan memanfaatkan mutiara dari kerang di wilayah air mereka tersebut menjadi salah satu produk oleh-oleh terbaik yang bisa didapatkan. Seperti yang sudah aku cari tahu, harga untuk mutiara di Filipina lebih murah. Oleh karena itu,aku akan mengadiahi diriku sendiri dengan kalung mutiara kalau masih ada uang lebih akan kuberi oleh-oleh mutiara ini juga buat orang-orang yang aku sayangi. 

Informasi mengenai Filipina ini aku dapatkan di www.wisatafilipina.com. Informasinya sangat beragam, mulai dari tempat wisata, hotel, kuliner, diving, ESL, pilgrimage, sampai muslim-friendly, semuanya ada di sini. Selain isinya lengkap dan terpercaya, website milik PDOT Indonesia ini juga dilengkapi panduan wisata serta berbagai fitur keren dan seru yang membuatku semakin tertarik untuk menjelajah Filipina. Ditambah lagi, ada berbagai kuis berhadiah menarik yang bisa aku ikuti. Tentunya ini sangat mengobati kerinduanku untuk bisa liburan ke Filipina. It’s More Fun in the Philippines!

Wah, banyak juga ya daftar oleh-oleh yang akan aku kemas dalam koperku nanti, seandainya aku diberi kesempatan untuk menikmati potensi wisata alam dan budaya Filipina, Pearl of The Orient Seas. Semoga tercapai ya, cita-cita berlibur ke Filipinaku dan bisa memborong daftar oleh-oleh khas Filipina yang aku buat, amin. 

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Suka menulis, membaca, berkebun, dan beres-beres.

CLOSE