#WisataFilipina-City Trip di Kota Tua Manila. Kunjungi 6 Bangunan Bersejarah Peninggalan Kolonial Spanyol.

Bangunan-bangunan bersejarah yang berada di Kota Tua-nya Manila

SoHip, ternyata Filipina sudah dijajah oleh bangsa Spanyol lebih dari 300 tahun, yaitu dari tahun 1521 sampai 1898. Gak heran kalau di negara ini banyak bangunan peninggalan kolonialisme Spanyol dulu. Sekarang, beberapa bangunannya masih berdiri kokoh dan berfungsi dengan baik.

Seperti yang dapat kita lihat di Manila, ibukota negara Filipina. Di kota metropolitan terbesar di Filipina ini masih banyak terdapat bangunan-bangunan bersejarah yang bisa kita kunjungi selama liburan di sana. Makanya kalau aku berkesempatan untuk traveling ke Manila, aku akan melakukan City Trip di kota ini agar lebih mengenal sejarah negara Filipina. Bangunan-bangungan bersejarah yang akan aku kunjungi nanti adalah:

Advertisement

1. Malacañang Palace

Malacañang Palace

Malacañang Palace via http://www.instagram.com

Malacañang Palace atau Istana Malacanang dibangun pada tahun 1750 dengan gaya kolonial Spanyol. Tempat ini menjadi kediaman setiap kepala pemerintahan Filipina semenjak masa Gubernur Jenderal Rafael de Echague y Berminghan, yaitu pada tanggal 9 Juli 1862.

Bukan hanya sebagai tempat kediaman kepala pemerintahan saja, tapi di sini juga ada museum dan perpustakaan Kepresidenan dengan tujuan untuk melestarikan dan memerkenalkan sejarah dan warisan Kepresidenan Filipina.

Advertisement

Di museum dan perpustakaannya terdapat galeri yang menampilkan berbagai kegiatan kepresidenan yang dimulai dari Presiden pertama Filipina Emilio Aguinaldo (1899-1901) sampai ke masa pemerintahan Benigno Aquino III (2010-2016), karya-karya seni, dan koleksi furnitur dari Malacanang Palace itu sendiri.

Oh ya, sebelum masuk ke tempat ini, kita bisa jalan-jalan di Malacanang Freedom Park  yang berada di bagian depannya. Taman ini  memiliki patung-patung yang melambangkan empat kebebasan, yaitu kebebasan beragama, berekspresi, keinginan, dan ketakutan. Di taman ini juga ada air mancur dari tahun 1930-an, meriam, dan tiang-tiang lampu yang berasal dari kolonial Spanyol.

2. Gereja San Agustin

Advertisement
Gereja San Agustin

Gereja San Agustin via http://www.instagram.com

Gereja San Agustin adalah gereja tertua di Manila. Gereja ini didirikan pada tahun 1571. Walaupun sudah berusia  sekitar 450 tahun tapi bangunannya masih sangat kokoh dan masih digunakan sebagai tempat peribadatan sampai sekarang. 

Gereja yang menjadi situs warisan dunia UNESCO pada tahun 1994 ini lokasinya tidak begitu jauh dari Malacanang Palace, hanya sekitar 3 km atau sekitar 15 menit dengan menggunakan kendaraan. Tepatnya, berada di Intramuros atau benteng pertahanan yang dibuat bangsa Spanyol dulu. Wilayah ini juga sering disebut Kota Tua-nya Manila. 

3. Baluarte de San Diego

Baluarte De San Diego

Baluarte De San Diego via http://www.instagram.com

Namanya agak asing di telinga kita ya, SoHip? Baluarte de San Diego didirikan antara tahun 1951 – 1954. Bangunan ini ternyata adalah benteng pertahanan yang dibuat oleh bangsa Spanyol dulu, di mana fungsinya untuk menghalangi serangan musuh. Sama seperti Gereja San Agustin, Benteng ini berada di wilayah Intramuros.

Dibangun di sudut barat daya Intramuros, benteng ini dulu dilengkapi dengan beberapa fasilitas di dalamnya, seperti ruang pelataran, water supply tank atau tangki air, tempat penginapan, dan bengkel.

Baluarte de San Diego memiliki tiga struktur konsentris, yaitu lingkaran pertamanya memiliki diameter 8 meter dengan ketebalan dinding 1,41 meter dan tingginya 5,75 meter, lingkaran kedua memiliki diameter 21 meter  dengan ketebalan dinding 0,90 meter dan tingginya adalah 6,15 meter, dan lingkaran ketiga memiliki diameter 32 meter dengan ketebalan dinding 3 meter dan ketinggian 8,55 meter. Lingkaran ketiga ini terdiri dari 11 ruang.

4. Gereja Katedral Manila

Gereja Katedral Manila

Gereja Katedral Manila via http://www.outoftownblog.com

SoHip, mayoritas penduduk Filipina adalah beragama Katolik. Selama dijajah oleh Spanyol, bangsa Filipina membangun gereja-gereja sebagai tempat untuk beribadah.

Gereja Katedral Manila menjadi gereja yang paling terkenal karena gereja ini merupakan gereja yang pertama kali dibangun oleh bangsa Filipina pada tahun 1581. Gereja ini masih terlihat kokoh dengan dominasi warna abu-abu di bagian luarnya dan di bagian dalam bangunannya didominasi oleh warna putih. 

Gereja ini masih berada di wilayah Intramuros, sekitar 350 meter dari Gereja San Agustin.

5. Fort Santiago

Fort Santiago

Fort Santiago via http://www.zenroom.com

Fort Santiago adalah benteng buatan Spanyol yang berada tepat di tepi Sungai Pasig di wilayah Intramuros. Benteng ini sebagai pertahanan utama kota yang sudah dibangun sejak tahun 1593. 

Benteng ini menjadi salah satu bangunan penting di Filipina karena menjadi tempat terjadinya beberapa peristiwa bersejarah dan heroik dari masyarakat Filipina dalam memperjuangka kemerdekaan bangsanya. Salah satu tokoh perjuangannya adalah Jose Rizal. Ia adalah seorang pahlawan Nasional yang sempat ditahan di tempat ini sebelum akhirnya dieksekusi oleh Kolonial Spanyol.

6. Plaza de Roma

Terakhir, ada Plaza de Roma yang merupakan ruang terbuka di Intramuros dan menjadi pusatnya wilayah ini. Dulunya plaza ini bernama Plaza de Armas, tapi setelah Filipina merdeka dari Amerika Serikat, namanya diubah menjadi Plaza de Roma, karena berada di depan gereja Katolik Roma, yaitu Gereja Katedral Manila.

Pada bagian tengah plaza ini terdapat patung Charles IV of Spain yang dibangun pada tahun 1824, pembuatan patung ini dilakukan sebagai bentuk terima kasih karena ia telah membawa vaksin penyembuh cacar air ke Filipina pada waktu itu. 

Wah, seru juga ya mempelajari sejarah dari negara Filipina, apalagi kalau akau bisa langsung mengunjungi langsung bangunan-bangunan bersejarah tersebut.

SoHip, Informasi mengenai Filipina ini aku dapatkan di www.wisatafilipina.com. Informasinya sangat beragam, mulai dari tempat wisata, hotel, kuliner, diving, ESL, pilgrimage, sampai muslim-friendly, semuanya ada di sini.

Selaini isinya lengkap dan terpercaya, website milik PDOT Indonesia ini juga dilengkapi panduan wisata serta berbagai fitur keren dan seru yang membuatku semakin tertarik untuk menjelajah Filipina.

Ditambahl lagi ada berbagai kuis berhadiah menarik yang bisa aku ikuti. Tentunya ini sangat mengobati kerinduanku untuk bisa liburan ke Filipina. It’s More Fun in the Philippines!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Seorang backpacker yang ingin keliling Indonesia by motorbiking

CLOSE