#WisataFilipina-Menyusuri Intramuros, Lokasi Bersejarah di Manila.

Berbagai tempat bersejarah yang menarik untuk kamu kunjungi saat berada di Manila.

Kedatangan Bangsa Spanyol di masa lalu membuat Manila memiliki banyak bangunan-bangunan bergaya lama khas Spanyol yang menjadi saksi bisu ekspansi Kepempinan Bangsa Eropa (Spanyol) di Asia Tenggara, khususnya Filipina. Bangunan-bangunan yang telah berdiri kokoh sejak kisaran tahun 1571-an itu kini menjadi lokasi yang keren dan estetik. Filipina tidak hanya mempunyai destinasi wisata pantai yang indah, tetapi ada sebuah kawasan bernuansa Spanyol yang menjadi tujuan wisata menarik bagi para pengagum sejarah. Yap! Intramuros. Sebuah kawasan Kota Lama yang terletak di Metro Manila.

Jika kita mengitari Intramuros, rasanya seperti ada mesin waktu yang membawa kita kembali ke masa lalu. Bangunan-bangunan bersejarah yang masih berdiri kokoh sampai saat ini menjadi saksi bisu bagi Filipina saat masih berada di bawah Kepemimpinan Spanyol. Sekarang, mari kita menjelajahi Intramuros! Dimulai dari Fort Santiago hingga finish di Monumen José Rizal.

Advertisement

1. Fort Santiago

Photo by CRHM on Crossroads Hostel Manila

Photo by CRHM on Crossroads Hostel Manila via https://www.crossroadshostelmanila.com

Kamusta! Tempat pertama yang akan kita kunjungi adalah Fort Santiago, atau dalam bahasa Filipina disebut dengan Moóg ng Santiago. Dibangun pada 1593 oleh seorang Penakluk dari Spanyol bernama Miguel López de Legazpi. Berdiri kokoh di sepanjang Sungai Pasig, menjadikan benteng ini sebagai benteng utama pelindung kota Manila di masa Kepemimpinan Spanyol. Memiliki keliling berukuran 620 Meter persegi yang berbentuk seperti segitiga dengan gerbang besar yang kini masih berdiri kokoh menjulang.

Di dalam Fort Santiago ini terdapat sebuah lapangan terbuka hijau bernama Plaza de Armas. Di sisi barat dari Plaza tersebut terdapat Kuil Rizal yang dibangun untuk menghormati José Rizal sebelum dieksekusi mati pada 1896. Fort Santiago adalah bangunan terfavorit yang dikunjungi oleh wisatawan.

Advertisement

2. Palacio del Gobernador

Photo by Lemiapp.com

Photo by Lemiapp.com via https://lemiapp.com

Berjalan ke arah Tenggara dari Fort Santiago, kita menuju tempat kedua, terdapat sebuah bangunan persegi besar berwarna merah bata. Ini adalah Palacio del Gobernador atau yang sekarang digunakan untuk menampung Administrasi Intramuros dan Komisi Pemilihan Umum yang terletak di General Luna St.

Dulunya, tempat ini adalah bekas tempat kediaman Gubernur Jenderal pada masa Kolonial Spanyol hingga hancur karena gempa bumi yang melanda pada 3 Juni 1863. 

Terdapat dua fakta menarik tentang bangunan ini yaitu, pertama, bagian luarnya pernah digunakan untuk set latar film Chuck Norris Delta Force 2: The Colombian Connection, sebuah adegan berlatar di Rio de Janeiro selama parade Karnaval Brasil. Dan fakta kedua, bangunan ini menyala saat malam hari. Keren!

Advertisement

3. Museo de Intramuros

Photo by Mario Limos on Esquire PH

Photo by Mario Limos on Esquire PH via https://https

Mari kita lanjutkan perjalanan ini, teman-teman! Ke tempat ketiga, agak berjalan ke arah Barat Daya ke Anda St, kita sampai di Museum Intramuros, sebelumnya bangunan ini adalah Gereja dan Biara San Ignacio yang dihancurkan oleh pasukan Amerika dan Filipina selama Pertempuran Manila pada 1945. 

Pembangunan kembali bangunan ini dilakukan pada tahun 2009 di atas reruntuhan bangunan sebelumnya, yaitu Gereja dan Biara San Ignacio.

Bangunan baru berwarna putih yang kini menjadi Museum ini ternyata masih memiliki fondasi awal bangunan sebelumnya. Disini, pada bangunan Museum yang baru banyak menyimpan ragam karya seni religius langka dari abad ke-16 hingga akhir abad ke-19.

4. Casa Manila

Photo by Guide to The Philippines

Photo by Guide to The Philippines via https://guidetothephilippines.ph

Dari Museum Intramuros, tempat keempat ini berada tidak jauh ke sebelah Timur, masih di Anda St, tetapi berada di Corner Arzobispo. Ini adalah Casa Manila, yang juga adalah sebuah Museum. Casa Manila adalah sebuah bangunan rumah tiruan San Nicolas di tahun 1850-an yang berlokasi di Calle Jaboneros, Málaga, Spanyol. Bangunan ini menjadi gambaran gaya hidup masa Kolonial Spanyol saat menduduki Filipina.

Museum ini dibangun dari batu dan kayu pada tahun 1980-an diarsiteki oleh J. Ramon L. Faustmann dan dibangun oleh Imelda Marcos. Terdapat taman dengan air mancur kecil ditengahnyal. Benar-benar impressive!

5. Baluarte de San Diego

Photo by Froi Rivera on Wikimedia Commons

Photo by Froi Rivera on Wikimedia Commons via https://commons.wikimedia.org

Jauh ke arah Barat Daya melewati Taman San Diego, terletak di Sta. Lucia St, kita sampai di tempat bangunan bersejarah kelima atau yang terakhir! Tidak terasa, ya. Benar, ini adalah sebuah benteng (lagi) yang letaknya di ujung Barat Daya Intramuros. Berfungsi sebagai Bastion, atau yang difungsikan untuk mendapatkan pemandangan yang jelas apabila terdapat serangan dari musuh.

Tempat ini sekarang dikelola oleh Administrasi Intramuros.

6. Dr. José Rizal National Monument

Photo by Dee Natalia on deenatalia.com

Photo by Dee Natalia on deenatalia.com via https://www.deenatalia.com

Dari Baluarte de San Diego di Sta. Lucia St, kemudian berbelok ke Muralla St, hingga kembali ke General Luna, St dan berhenti di depan Padre Burgos Ave~ Taa-dah

Eeeh, ada lagi? Baik, sebagai penutup perjalanan kita menyusuri Intramuros, tempat terakhir yang akan kita kunjungi untuk bersantai melepas penat ialah Monumen José Rizal. Dinamai demikian, karena ditujukan untuk mengenang seorang Pahlawan Nasional Filipina yang rela menaruhkan nyawanya untuk membebaskan Filipina dari Kekuasaan Spanyol. 

Kompleks monumen ini sangat luas sekali, meliputi Taman Rizal, dan Luneta Park di bagian tengah. Di sisi-sisinya terdapat beberapa bangunan lain, seperti Planetarium Nasional, Perpustakaan Nasional Filipina, Museum Nasional Sejarah Alam, hingga Penanda Sejarah tempat dieksekusinya José Rizal, dan masih banyak lagi. 

Monumen dan sekaligus taman ini seakan menjadi tembok pemisah antara Intramuros yang bersejarah dengan Metro Manila yang modern di Jantung Kota Manila. Hal ini seakan menambah kesan Modern dan Nostaljik melintasi waktu. 

Nah, sampai disini dulu perjalanan kita di Intramuros, teman-teman. Sebenarnya, masih banyak tempat-tempat bersejarah lainnya yang dapat kita kunjungi di Intramuros. Disini, selain dapat merasakan atmosfir Kota Lama dari berbagai bangunan bernuansa Spanyol, kita juga dapat menambah wawasan tentang sejarah yang ada di Kota Manila. Let's Call it a Day! 

Informasi mengenai Filipina ini aku dapatkan di www.wisatafilipina.com. Informasinya sangat beragam, mulai dari tempat wisata, hotel, kuliner, diving, ESL, pilgrimage, sampai muslim-friendly, semuanya ada di sini. Selain isinya lengkap dan terpercaya, website milik PDOT Indonesia ini juga dilengkapi panduan wisata serta berbagai fitur keren dan seru yang membuatku semakin tertarik untuk menjelajah Filipina. Ditambah lagi, ada berbagai kuis berhadiah menarik yang bisa aku ikuti. Tentunya ini sangat mengobati kerinduanku untuk bisa liburan ke Filipina. It’s More Fun in the Philippines!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE