Nah Girls, pada tahu kan bahwa tidak ada wanita di dunia ini yang tidak pernah mengalami Pre-Menstruasi Syndrome atau biasa dibilang PMS yang merupakan gejala fisik, psikis-emosional dan suasana hati (mood) . Pasti siapa pun itu akan berusaha mencari cara untuk mengatasi hal yang meskipun terbilang normal namun sangat tidak menyenangkan tersebut.

Ada yang bilang pas PMS sukanya makan tiada henti, adalagi yang tiba-tiba jadi melow dan sedih terus bahkan ada yang pas PMS galaknya kayak singa betina (kata si doi). Ada yang kepikiran gak kenapa keluhannya tiap wanita itu berbeda? Gak usah khawatir girls, di sini akan diulas secara lengkap 5 Tipe Pre-Menstruasi Syndrome dan cara mengatasi masalahnya.

Check this out!

1. PMS Tipe A (Anxiety)

Anxiety-6-healthyplace.jpg

Anxiety-6-healthyplace.jpg via http://Healthplace.com

PMS tipe ini biasanya sering merasa cemas, menjadi sensitif, tegang, perasaan labil hingga depresi ringan,jangan disepelakan ya. PMS tipe ini biasanya terjadi karena kekurangan Vit B6 sama magnesium, nih girls.

Advertisement

Tips untuk mengatasi PMS tipe A ini cukup mudah lho, yaitu dengan mengkonsumsi makanan tinggi serat, mengkonsumsi buah pisang, ikan tuba, kacang polong, hati dan daging sapi.

2. PMS Tipe C ( Craving)

Pmsproblem.jpg

Pmsproblem.jpg via http://HealthPlace.com

P ada wanita yang memiliki PMS tipe C ini sering sekali mengalami pembengkakan,perut terasa kembung, nyeri pada payudara, tangan hingga kaki dan sering juga mengalami peningkatan BB, nih girls. Pembengkakan yang udah dijelaskan di atas berbeda ya girls sama peningkatan BB yang dijelaskan setelahnya. Bedanya pembengkakannya sering diakibatkan karena penumpukan cairan di luar sel akibat asupan garam yang tinggi (buat yang suka ngemil chiki pas PMS nih pasti,hehe).

Tips untuk PMS tipe C ini yaitu pemberian obta antidiuretik (yang dapat meminimalisir penumpukan cairan) yang cukup mampu untuk langsung mengatasi gejalanya. Serta dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi makanan yang tinggi kadar garam dan gula dan mengkonsumsi air yang cukup (tidak berlebihan).

3. PMS Tipe D (Depression)

Depression.jpeg

Depression.jpeg via https://HealthPlace.com

Advertisement

Girls, cukup berhati-hati untuk yang memiliki PMS tipe D ini, karena rasa lapar akan jenis makanan yang manis (biasanya coklat) dan berkarbohidrat sederhana(Glukose) dan ini kebiasaan yang kurang baik. Setelah 20 menit mengkonsumsi makanan dengan tinggi kadar gula, tubuh mengalami Hipoglikemi (penurunan kadar gula darah) seperti pusing, kelelahan, jantung berdebar, terkadang sampai pingsan.

Mengapa? Karena terjadi peningkatan pengeluaran kadar hormon insulin dalam tubuh hormon yang menurunkan kadar gula dalam tubuh. Dorongan untuk memakan makanan manis itu biasanya disebabkan oleh stres yang berkepanjangan hingga depresi ringan, serta tubuh kekurangan kadar asam lemak esensia (omega 6) atau magnesium.

Tips buat para wanita yang memiliki PMS tipe ini adalah perbanyak konsumsi sayuran hijau, biji-bijian, gandum dan kacang-kacangan, serta makanan yang mengandung asam lemak esensial linoleat (minyak biji, tumbuhan,dan minyak sayur).

4. PMS Tipe H (Hyperhidration)

Hiperhidrasi.jpg

Hiperhidrasi.jpg via http://HealthPlace.com

Gejala yang muncul pada PMS tipe H ini ditandai dengan gejala ingin menangis, lemah, gangguan tidur, pelupa, bingung, sulit dalam mengucapkan kata-kata (verbalisasi), bahkan kadang-kadang muncul rasa ingin bunuh diri atau mencoba bunuh diri (hati-hati ya girls).

Biasanya PMS tipe H berlangsung bersamaan dengan PMS tipe A, hanya sekitar 3% dari seluruh tipe PMS benar-benar murni tipe H. Kombinasi PMS tipe H dan PMS tipe A dapat disebabkan oleh beberapa faktor yaitu stress, kekurangan asam amino tyrosine, atau kekurangan magnesium dan vitamin B (terutama B6).

Tips untuk mengatasi PMS Tipe ini yaitu dengan meningkatkan konsumsi makanan yang mengandung vitamin B6 dan magnesium dapat membantu mengatasi gangguan PMS tipe H yang terjadi bersamaan dengan PMS tipe A.

5. PMS Tipe Gabungan

Girls, PMS Tipe yang terakhir ini merupakan kombinasi dari 1 atau lebih tipe A,C,D dan H. Jika tipe kombinasimu adalah tipe A dan C sudah dipastikan bahwa gejala dari kedua tipe tersebut akan anda kalian alami secara bersamaan ketika masa Pre-Menstruasi Syndrome.

Tips untuk tipe kombinasi ini juga sama, ketika mengalami PMS kombinasi dari A dan C cara mengatasinya juga dengan melakukan cara pengatasian yang sama dengan masing-masing PMS namun dilakukan secara bersamaan.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya