Yura Yunita Jalani 14 Hari Deep Healing di Bali. Ingin Sepenuhnya Menerima dan Memaafkan Diri Sendiri Serta Masa Lalu

Yura ingin menjadi pribadi yang lebih sehat di tahun 2022 ini

Yura Yunita diketahui baru saja melakukan retreat privat di Ubud Bali. Aktivitas itu ia lakukan dengan tujuan mendapatkan ketenangan agar fisik dan batinnya lebih baik lagi.

Total 14 hari Yura melakukan retreat ini. Katanya, ini adalah perjalanan deep healing yang diharapkan bisa mentransformasikan dirinya menjadi pribadi yang lebih baik. Ditemani sang suami tercinta, seperti apa perjalanan deep healing Yura?

Yuk, langsung simak di bawah ini!

ADVERTISEMENTS

1. Alasan Yura Yunita melakukan deep healing selama 14 Hari

Photo by @yurayunita on Instagram

Photo by @yurayunita on Instagram via https://www.instagram.com

Saat membaca judulnya, kenapa harus melakukan deep healing selama 14 hari? Alasan ini atas dasar rekomendasi dari dokternya. Yura menceritakan bahwa niatnya datang ke Amartasiddhi Ayurvedic Centre memang tujuannya untuk berkonsultasi ke dokternya. Dokter yang mengiringi perjalanan ceritanya melakukan deep healing bernama Dokter Sujatha. Yura sempat mengidap hormonal imbalance yang sudah dialaminya bertahun-tahun.

Saat Yura Yunita melakukan proses healingnya disana dengan melakukan detox, ternyata dirinya berhasil menemukan jawaban dari segala kegundahan yang pernah ia terima di masa lalu.

Dirinya mengaku merasa terciduk karena belum sepenuhnya memaafkan dan berdamai dengan trauma masa lalunya. Terkurung dalam lingkaran toxic relationship, pedihnya rasa yang menyentuh luka batin, belum memaafkan orang-orang yang dulunya menggores batin, berusaha untuk menutup langkah yang pernah dianggap tak cukup atas berbagai stigma dan standar kecantikan yang terpatok diluar sana.

Dari perjalanannya inilah, dirinya merasa bahwa lebih bisa belajar menerima, sehat lahir dan batin. Iamulai membuka diri untuk berani memaafkan. Dari sinilah inspirasi album ketiga yang bertajuk Tutur Batin itu muncul. Memang berasa banget sih lirik-lirik di setiap lagunya, asli ngena banget!

ADVERTISEMENTS

2. Proses deep healing Yura Yunita

Photo by @yurayunita on Instagram

Photo by @yurayunita on Instagram via https://www.instagram.com

Aktivitasnya selama deep healing benar-benar disusun sedemikian rupa agar dirinya benar-benar mencapai sehat lahir dan batin, emosional, spiritual dan well-being. Dirinya menginginkan bahwa tahun 2022 menjadi tahun tersehat untuknya.

Adapun program yang dilakukan adalah disarankan untuk selalu bangun sebelum matahari terbit. Setiap pagi, Yura melakukan yoga. Dirinya merasa bahwa sebelumnya yoga adalah olahraga tersulit yang pernah ia lakukan. Tetapi sekarang, ia bisa lebih tenang melakukannya.

Pada tiga hari pertama, Yura minum jus detoks untuk melancarkan pencernaannya. Ia membeberkan bahwa jus yang ia minum untuk bernama liver flush. Berguna untuk meringankan kerja liver.

Yura jugaminum ramuan ghee ayurvedic superfood. Ramuan ini ibarat minyak sejenis clarified butter yang berisi lemak untuk membantu mengeluarkan racun-racun yang ada dalam tubuh.

Ada lagi perawatan lainnya yaitu Ayurvedic healing treatment sejenis pijat di sekujur tubuh untuk meredakan stres. Kemudian pada hari keempat, akhirnya Yura sudah beranjak untuk makan-makanan selain jus.

Akibat dari minum jus detoks, Yura bisa sampai buang air besar sebanyak 12 kali dalam sehari. Ia pun merasa lega dan plong karena pencernaan yang lebih bersih dan sehat.

ADVERTISEMENTS

3. Perasaan yang dirasakan Yura seusai deep healing

Photo by @yurayunita on Instagram

Photo by @yurayunita on Instagram via https://www.instagram.com

Selama proses perjalanannya melakukan deep healing, Yura merasakan bahwa dirinya lebih bertransformasi untuk mengubah hidupnya menjadi lebih sehat. Dirinya berharap bahwa tahun 2022 menjadi tahun tersehat secara lahir dan batin, menekankan pada emotional dan spiritual well-being.

Yura merasakan bahwa hidupnya menjadi lebih tenang, menyelaraskan hidup menjadi lebih menikmati hidupnya. Dirinya merasa sangat berterima kasih kepada dokter Sujatha karena berhasil menuntun proses healing-nya dan menemukan jawaban yang selama ini ia cari-cari.

ADVERTISEMENTS

4. Munculnya kebiasaan baru dan nikmatnya yoga saat proses deep healing

Photo by @yurayunita on Instagram

Photo by @yurayunita on Instagram via https://www.instagram.com

Use this moment to be grateful. I am grateful for the ups and downs. I am grateful for who I am and what I have. I am grateful for everything that I’ve done for taking good care of my body to loving myself.

 

Kebiasaan yang disarankan oleh dokter kepada Yura memang benar-benar membuat dirinya lebih merasakan syahdunya mengucap syukur. Disarankan untuk bangun lebih pagi sebelum matahari terbit membuat Yura melakukan self-talk pada dirinya.

Berbicara tentang apa yang sudah dilakukan di hari kemarin, apa yang ingin dilakukan pada hari ini. Momen pagi hari adalah saat yang tepat untuk berdamai dengan tubuh dan pikiran. Ini juga bisa meningkatkan fokus dan produktivitas dalam menjalani hari.

Yura disarankan untuk melakukan yoga setiap jam 8-9 pagi. Sebelumnya Yura tidak terlalu menyukai yoga. Dirinya lebih suka melakukan olahraga yang aktif seperti boxing, tenis, dan lari. Baru di sinilah Yura merasakan nikmatnya yoga karena setiap gerakan terkoneksi dengan badan, pikiran, dan jiwa.

Bisa lebih mindful dalam diri dengan tarikan nafasnya yang menenangkan. Yura mengibaratkan olahraga yoga ini layaknya sebuah pohon yang bisa membuat akarnya lebih kuat. Jadi ketika diterpa masalah apapun yang datang, ia siap.

ADVERTISEMENTS

5. Memasak sebagai proses dari deep healing

Photo by @yurayunita on Instagram

Photo by @yurayunita on Instagram via https://www.instagram.com

Setiap hari Jumat, Yura mengikuti kelas memasak. Harapannya, setelah ia pulang dari proses deep healing, bisa membuat makanan-makanan sehat unuk suplai diri. Bisa dijadikan sebagai bekal untuk dirinya mandiri mengolah masakan sehat di rumah.

ADVERTISEMENTS

6. Mereset pencernaan di hari Virecana

Photo by @yurayunita on Instagram

Photo by @yurayunita on Instagram via https://www.instagram.com

Ada satu hari di mana setelah melakukan detoksifikasi dari minum jus liver flush, makan-makanan sehat yang telah disesuaikan oleh ahli, minum ghee ayurvedic superfood dan treatment di sinilah Yura mengeluarkan toksik-toksik yang ada pada tubuh.

Benar-benar seringan itu. Setiap hari Virecana ini, Yura bisa melakukan pup sebanyak 23 kali. Kalau ditanya lemas atau tidak, agak lemas tetapi malah plong karena adanya bantuan dari ghee tadi.

Esok harinya, dia kembali fit dan berenergi lagi karena semua racun dalam tubuh keluar bersama-sama dalam hari Virecana. Sebelum mulai melakukan hari Virecana, Yura Yunita duduk dan minum air putih lalu mengucapkan dalam hati dan berdoa. Hal-hal apa yang dirasa ingin untuk dibuang, ingin dilepaskan dalam hidup. Hal-hal negatif itu akan terbuang bersama proses buang air besar.

7. Menangkap alam bawah sadar dengan theta healing

Photo by @yurayunita on Instagram

Photo by @yurayunita on Instagram via https://www.instagram.com

I’m here for you, to protect to be there for you. Because you are valuable, precious and I’m here to nurture and bring all the strengthen all the good qualities in you.

Begitulah ucap Yura ke inner child-nya

Dalam Theta Healing, Yura mulai menyelami alam bawah sadar untuk berusaha menangkap apa yang sebenarnya menjadi penyebab luka batinnya tak kunjung sembuh.

Theta Healing adalah sebuah terapi meditasi untuk mengeksplorasi energi emosional. Setelah melakukan Theta Healing, Yura menemukan jawaban dari akar permasalahannya. Ini berasal dari tipe tidak enakan yang membuat dirinya merasa ingin membahagiakan semua orang di sekitarnya.

Ia pun sampai lupa akan perasaan bahwa dirinya sendiri sebenarnya layak untuk bahagia. Berusaha untuk ingin bilang tidak tetapi susah untuk mengungkapkannya.

Self healing itu tentang menerima, memaafkan dan berdamai dengan semua yang sudah terjadi. So inspiring Yura Yunita~

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Penyuka Seblak dan Baso Aci