6 Hal yang Bisa Meredam Resahnya Hati Saat Lamaran Kerjamu Ditolak Berkali-kali

Sukses butuh perjuangan dan kesabaran

Selepas kuliah, hal yang pasti kamu lakukan ya mencari pekerjaan. Karena di usia yang cukup dewasa ini sudah seharusnya kamu punya penghasilan sendiri dan berhenti bergantung kepada orangtua. Sementara orangtuamu sendiri sudah pasti berharap anaknya bisa lekas mapan dan mandiri.

Advertisement

Barangkali kamu sudah sepaham dengan konsepsi di atas dan kamu tentunya juga telah mencoba peruntungan mencari pekerjaan. Tapi kenyataannya mencari pekerjaan tak semudah memasak mie instan. Meski polanya dan tata caranya sudah jelas mulai dari membuat CV, melamar, lalu menunggu panggilan interview, tapi kenyataannya nggak serta merta tiap proses kamu berhasil. Justru kamu seringkali gagal dalam proses seleksi, dari sekian banyak lamaran yang kamu kirim, tapi tak ada kabar yang kunjung datang.

Nah untuk kamu yang sedang merasakan resahnya hati saat ditolak berkali-kali. Jangan terus berkecil hati, ingat beberapa hal ini, sebab hidupmu belum behenti di sini.

1. Kamu bukan satu-satunya orang yang kurang beruntung. Banyak yang mungkin lebih apes darimu

You’ll never walk alone via www.pexels.com

Memang rasanya menyakitkan, segala pengrobananmu terasa sia-sia. Namun jangan berkecil hati apalagi kecewa terlalu mendalam, sebab yang mengalami hal semacam itu bukan hanya kamu seorang. Masih banyak di luar sana yang menerima nasib semacam itu. Maka jangan pernah merasa nasibmu yang paling apes, itu bisa menghilangkan semangatmu.

Advertisement

2. Penolakan membuatmu semakin tangguh, karena setelahnya akan berusaha lebih keras dan lebih baik lagi

tangguh via www.pexels.com

Kian hari, dunia kerja semakin kejam. Ini disebabkan oleh lapangan pekerjaan semakin lama nggak sebanding dengan jumlah para pencari kerja, maka jangan heran kalau banyak pengangguran. Dunia kerja adalah sebuah kompetisi di mana tiap orang mesti memiliki keunggulan kalau ingin mendapat pekerjaan. Berulang kali ditolak sejatinya membentuk kepribadianmu, secara nggak sadar kamu dituntut menjadi tangguh dan cermat dalam melihat peluang. Kamu cuman mesti belajar dari kesalahan danberusaha lebih giat lagi.

3. Barangkali Tuhan menyelamatkanmu dari pekerjaan yang nggak sesuai passion dan kemampuanmu

Pekerjaan yang nggak sesuai via www.pexels.com

Mungkin memang dongkol jadi pengangguran, apalagi bagimu yang sudah berulang kali melamar pekerjaan. Tapi begitulah hidup, kadang ekspektasi nggak sesuai kenyataan. Namun kamu mesti tetap bersyukur dan optimis, sebab barangkali Tuhan punya rencana lain untukmu. Boleh jadi ia sedang menyelamatkanmu dari pekerjaan yang salah atau nggak sesuai dengan dirimu.

Dalam dunia kerja, banyak sekali fresh graduated atau lulusan yang belum pernah bekerja mengalami ketidakcocokan saat mendapat pekerjaan – entah nggak sesuai jurusan, nggak nyaman lingkungan, sampai nggak cocok dengan kesukaannya. Maka dari itu kamu mestinya tetap bersyukur atas apapun yang telah diberi Tuhan.

Advertisement

4. Setidaknya kamu sudah berusaha. Kamu pasti mendapatkan sesuatu yang bisa dijadikan pelajaran untuk langkah berikutnya

Kamu sudah berusaha via unsplash.com

Meskipun gagal setidaknya kamu sudah mencoba. Kamu lebih baik dibanding mereka yang menyerah sebelum mencoba. Kamu lebih unggul dari mereka karena kamu sudah punya bekal pengalaman untuk dijadikan pengalaman yang penting bagi percobaan-percobaan selanjutnya. Bersabarlah.

5. Kenapa nggak memanfaatkan waktu luangmu untuk berkarya atau merintis bisnis sendiri saja? Siapa tahu jalanmu justru di sana

Mencoba peruntungan via www.pexels.com

Daripada sedih dan mengurung diri karena ditolak kerja berulangkali, mending kamu manfaatkan waktu senggangmu untuk membuat sesuatu. Berkaryalah dengan yang kamu bisa, berdayakan hobi menulis, bermusik, menggambar dan lainnya. Atau mengapa nggak mencoba berbisnis saja? Kalau sukses kamu bisa langsung jadi bos, lho.

Kedua hal tersebut patut kamu coba. Anak muda harus memberdayakan kreatifitasnya. Dunia keja lebih sejatinya adalah lebih butuh orang yang kreatif dibanding yang pintar. Orang pintar yang nggak kreatif cenderung monoton, sedang pasar selalu berubah dan butuh kejutan, di situlah kreatifitas dibutuhkan.

6. Proses nggak akan mengkhianati hasil. Semakin gigih kamu berjuang, kesuksesan sudah pasti bisa digenggam

Semua butuh proses via www.pexels.com

Kalau kamu kecewa karena gagal, coba tilik kembali usahamu, apakah sudah maksimal? Jika iya, lantas bandingkan lagi dengan usaha orang lain yang sudah berhasil? Kebanyakan orang hanya melihat kesuksesan orang dari keadaan saat ini saja, mereka acap melupakan perjuangan orang sukses sebelum meraih karirnya. Pastilah penuh dengan perjuangan dan kerja keras. Kalau dibandingkan denganmu apakah sudah layak kamu mengeluh?

Sukses butuh proses. Kalau kamu sudah berusaha namun masih saja gagal, boleh jadi usahamu kurang keras, prosesmu belumlah ada apa-apanya. Maka dari itu langkah yang terbaik adalah bangkit dari kekecewaan, belajar dari kesalahan, dan berusaha lebih keras lagi. Ingat hasil nggak akan mengkhianati proses. Tuhan maha adil.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Fiksionis senin-kamis. Pembaca di kamar mandi.

CLOSE