Tak terasa libur lebaran telah usai. Sekurang-kurangnya jatah seminggu lebih liburanmu sudah habis masa tenggatnya. Meski rasanya masih belum puas bertemu keluarga namun mau nggak mau kamu mesti mengakhiri masa liburanmu sebab pekerjaan di kantor sudah menunggu.

Di hari pertama kerja kebanyakan orang memilih untuk mengambil cuti untuk menuntaskan hasrat liburannya di rumah, bahkan ada yang sengaja membolos. Sementara kamu –meski dengan berat hati– lebih memilih berangkat kerja pas setelah libur lebaran usai. Dibanding teman-temanmu yang belum masuk, kamu jelas luar biasa. Sejatinya kamu memiliki keistimewaan tersendiri yang pastinya membuat atasanmu bangga memiliki karyawan sepertimu, berikut beberapa di antaranya.

1. Dedikasimu dalam bekerja tak perlu ditanya lagi. Meski belum puas liburannya, tapi kewajiban tetap harus dijalani dengan sepenuh hati

Dedikasi via www.unsplash.com

Advertisement

Tentu saja liburan terasa belum puas kamu lalui. Namun bicara soal kepuasan kalau dituruti terus menerus nggak akan ada habisnya. Mau nggak mau karena sudah kewajiban, keseruan dan kehangatan kampung halaman mesti kembali kamu tinggalkan demi tanggung jawab pekerjaan.

Pengorbanan inilah sejatinya bentuk dedikasimu terhadap perusahaan. Sebab perusahaan telah menaruh kepercayaan kepada keahlian yang kamu miliki, maka dengan loyalitas inilah kamu membayarnya. Tentu saja dengan bukti inilah atasanmu mesti bangga dan sudah sepantasnya merasa nggak salah memilihmu sebagai rekan kerjanya.

2. Kamu jelas termasuk tipe orang yang bertanggung jawab dan pekerja keras. Buktinya dengan senang hati masuk kerja meski yang lain masih berkumpul dengan keluarga

Bertanggung jawab via www.unsplash.com

Rasa malas, mood jelek, dan suasana kantor yang masih sepi meski kamu hadapi demi menjalankan kewajibanmu terhadap perusahaan. Namun semua godaan tersebut nggak menjadi masalah bagimu, sebab kamu mengerti bahwa kesuksesan diraih karena kerja keras.

Advertisement

Secara tersirat, sifat aslimu terlihat di sini. Dari kerelaanmu mengikhlaskan pertemuan singkat dengan keluarga dan jatahmu untuk berlibur mencerminkan kepribadianmu yang bertanggung jawab terhadap kewajiban.

3. Berangkat kerja tepat pada waktunya mencerminkan kepribadianmu yang penuh perhitungan. Jelas kamu sudah mengestimasi lebaran tetap terpuaskan meski jatah liburmu teramat singkat

Penuh perhitungan via www.pexels.com

Ada alasan tersendiri mengapa kamu terkesan sanggup meninggalkan rumah dan masa liburanmu dengan lapang dada. Ini buah dari persiapan matangmu sebelum liburan. Kamu sudah memperhitungkan semuanya; seberapa banyak yang kamu luangkan kepada keluarga, kepada teman, ingin melakukan apa selama liburan dan lain sebagainya.

Persiapan yang penuh perhitungan inilah yang membedakanmu dari yang lainnya. Kamu toh sudah cukup puas sebab semua sudah terukur; kerinduan dengan keluarga telah kamu tuntaskan dengan pertemuan yang berkualitas, waktu berleha-lehamu juga telah cukup.

4. Kamu nggak tergolong pribadi yang egois sebab kamu paham betul kantor membutuhkan pentingnya kehadiran dan sumbangsihmu

Paham situasi via www.pexels.com

Kalau kamu bisa memilih, tentu saja kamu pasti akan memlih untuk mengambil cuti demi waktu libur yang lebih lama di rumah. Namun kamu tidak mengambilnya sebab kamu tahu bahwa perusahaan membutuhkan kehadiranmu sejak hari pertama kerja. Ini kembali menunjukan sifatmu yang bijaksana, nggak egois mementingkan kepentinganmu sendiri. Sifat tak mementingkan diri sendiri ini, bukankah udah jarang dimiliki orang-orang? Terang, bosmu pasti bangga mempekerjakanmu di perusahaan.

5. Bagimu libur lebaran nggak melulu soal memuaskan kepentingan pribadi. Toh bekerja juga demi keluargamu juga

Demi orang-orang terkasi via www.unsplash.com

Ada motivasi tersendiri yang menjadi semangat dalam diri melawan keinginan untuk bermalas-malasan di rumah.Meski nyaman merasakan canda tawa serta kehangatan keluarga di rumah, namun ada tugas lain yang mesti dilakukan. Pekerjaan yang selama ini memberikanmu penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Semua mesti dilakukan dengan sepenuh hati. Toh bukan cuma kamu saja yang menikmati kerja kerasmu selama ini; ayah dan ibu tentu bangga denganmu yang sudah mandiri, pacarmu juga bahagia melihat pengorbananmu demi masa depan yang lebih baik. Singkatnya pengorbanan ini nggak sepenuhnya dilakukan untuk dirimu saja, melainkan juga orang-orang terkasih di sekitarmu juga.

Untukmu yang bertanggung jawab dengan masuk kerja di sejak hari pertama, kamu luar biasa! Kerelaanmu tak menggunakan cuti atau membolos seperti rekan-rekan kerja lainnya cerminan bahwa kamu memiliki integritas tinggi dalam bekerja. Jelas hal ini akan membuat keluarga dan juga atasanmu. Semoga Tuhan memberikan keberkahan untukmu.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya