Seperti jodoh, kesialan juga nggak bisa ditebak kapan akan menghampiri kita. Tapi rasanya, manusia manapun pasti pernah merasakan kesialan, kan? Lantas dari sini kita merasa begitu jatuh dan malas untuk melakukan apapun. Lebih parahnya lagi membuat kita cepat putus asa. Ya, manusiawi kok. Mood sudah kepalang hancur gara-gara kesialan yang menyebalkan.

Tapi sebenarnya sayang loh, cuma karena kesialan, kita harus larut dalam nelangsa yang justru merugikan kita sendiri. Alangkah baiknya kalau kita menanggapi kesialan itu sebagai sebuah pembelajaran, atau sebuah komedi yang sangat jenaka. Agar kita nggak terlarut dalam amarah dan cepat cari solusi. Nah, beberapa kesialan ini mungkin pernah kamu alami sehari-hari. Cekidot!

Ditertawakan orang lain gara-gara cita-cita dan ambisimu yang dibilang mimpi belaka. Tunjukkan saja dengan bukti nyata!

Biarin aja dulu. via childrenshospital.org

“Eh aku mau startup di bidang percomblangan gitu. Menurutmu gimana?”
“Yaelah, mimpi kok di siang bolong. Urusin aja itu status jomblomu dulu, baru bikin bisnis percomblangan!”

Pernah, kan, ketika kita punya cita-cita dan inovasi keren, tapi hanya menjadi bahan tertawaan bagi teman-temanmu? Memang sial sih, tapi harusnya hal itu bisa menjadi motivasi bagi kita untuk membuktikan bahwa semua rencanamu ini bisa menjadi kenyataan. Lalu lihatlah, siapa yang akan tertawa di akhir cerita.

Yang paling sial adalah ketika kamu mau interview, tiba-tiba kamu malah terserang sakit. Tenang, semuanya pasti ada jalan kok!

mau interview malah batuk via www.livestrong.com

Begitu lulus kuliah dan nggak lama kamu mendapat panggilan untuk interview kerja, bahagia bukan main rasanya. Tapi sebelum menyambut peluang pertama, tiba-tiba kamu terserang batuk. Mana malam harinya kamu jadi tidak bisa tidur karena demam dan tenggorokan sakit. Alamak, padahal besok harus bangun pagi-pagi supaya tiba tempat interview tepat waktu! Kalau sudah begini, biasanya langsung muncul pikiran negatif seperti ini: Kok rasanya semesta nggak merestui sekali ya? Apa memang pekerjaan ini bukan rezeki-ku ya?

Eits, jangan menyerah dulu. Serangan batuk masih bisa diselamatkan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan BENADRYL®. Kabar baiknya, formula BENADRYL® ini bisa beraksi sejak hari pertama. Dan BENADRYL® Batuk Berdahak nggak menyebabkan kantuk lho. Jadi kamu tetap bisa beraktifitas dan melalui momen-momen krusialmu dengan prima. Jadi, batuk bukan lagi alasan untuk nggak datang interview kerja dan menjemput pekerjaan impian deh!

Begadang? Sering. Lembur? Sudah biasa. Pekerjaanmu luar biasa beratnya, tapi gajimu masih kalah dengan dia yang kerjanya nggak seberapa

Yang lembur siapa, yang dipuji siapa via thenewdaily.com.au

Demi memberikan hasil kerja yang prima kamu rela pulang minimal 2 jam setelah jam kerja. Akhir pekan pun kadang-kadang masih diganggu kerjaan. Tanggunganmu sudah setinggi Gunung Himalaya, sampai rasanya mau gila.

Tapi tiba-tiba kamu dengar kabar bahwa gajimu sama dengan temanmu yang beban kerjanya tak seberapa. Yah, memang nggak boleh membanding-bandingkan dengan orang lain sih soal rezeki. Tapi nyeseknya tetap tak terkira. Tapi ingat emosi lama-lama nggak akan mengubah apa-apa. Daripada kesal terus-terusan, pertahankan saja kinerjamu sambil nego minta kenaikan gaji baru.

Janjian sih udah dari minggu lalu, tapi pas hari H dapet email meeting klien ditunda. Siapa sih yang nggak pengen marah-marah!

Meeting dicancel itu perih via www.videoblocks.com

Akhir bulan dan lagi kejar setoran, kamu jelas girang banget pas dapet deal meeting kerjaan sama klien. Maklum, udah sejak bulan lalu kamu ngejar klien ini. Jadi ketika dapet jadwal meeting buat minggu depan, kamu jelas girang. Sedikit batuk dan badan kurang fit kamu abaikan. Toh sudah minum BENADRYL® Original yang formulanya beraksi sejak hari pertama, dan bikin istirahat lebih tenang. Pasti bisa lah kamu menaklukkan meeting ini.

Tapi terkadang kita hanya bisa berencana, klien yang menentukan. Sudah janjian dari kapan, pas hari-H malah dicancel dengan satu dan lain hal. Pengin protes, tapi nggak bisa. Apalagi mau marah. Ya sudah, terima saja. Berpikir positif saja bahwa kliennya memang sedang benar-benar berhalangan. Dan sisi positif lainnya, mungkin kamu bisa memperbaiki proposal untuk diajukan.

Buat kamu yang sudah bekerja, diomelin atasan itu sudah biasa. Tapi kalau diomelin karena kesalahan orang lain?

Bosnya cewek lagi. 🙁 via bestlifeonline.com

Kesel sih, jadi sasaran omel atasan yang sebenarnya bukan kesalahan kita, melainkan karena orang lain. Kita mau menyanggahnya, pasti susah. Tapi nggak perlu kuyu, karena kamu bisa meyakinkan pada atasanmu bahwa kamu nggak salah sama sekali. Selama kamu bisa membuktikan bahwa kamu nggak salah, semuanya akan baik-baik saja. Hitung-hitung juga menempa mentalmu, sebab di dunia kerja, hal-hal seperti itu sudah pasti ada.

Di luar kantor, banyak juga yang hal-hal yang bikin keki. Misalnya beli barang online, yang harus siap-siap kedatangan barang di luar ekspektasi

Ini karpet buat rumah bongkar pasang?! via www.insight.co.kr

 

Dengan adanya online shop, semua keperluan kita akan menjadi mudah untuk didapatkan dan harga terjangkau. Selain itu kita juga bisa membandingkan satu item dengan yang lain, lalu dipilih mana yang paling kece plus lebih murah. Tapi belanja di olshop kita harus siap dengan segala kemungkinan ya. Terkadang barang yang diantar setelah transaksi diselesaikan, sangat jauh dari yang kita bayangkan. Iya sih, gambar karpetnya bagus dan terlihat mewah banget, Harganya murah pula! Tapi masa ukurannya cuma beberapa senti?!

Barang yang sesuai dengan foto display sering terjadi dalam transaksi online shop. Mau marah pun percuma, karena pedagang tidak mau disalahkan dengan prinsip “beli=setuju”. Kalau kamu mengalami ini, sudah ikhlaskan saja. Anggap saja untuk latihan membentuk kesabaran ekstra. Hehe

Dalam hidup memang seringkali terjadi hal-hal yang nggak sesuai ekspektasi. Rasanya apes dan sial sekali. Tapi jangan biarkan hal ini mengganggu harimu. Hidup tetap berjalan, guys! Seperti saat batuk menyerang kamu bisa mengandalkan BENADRYL®, ketika kesialan melanda kamu pun cukup menertawainya.

Sebab seberat apapun momen yang dialami, tertawa akan tetap jadi obat mujarab biar kita tambah tegar dan nggak merasa ngenes-ngenes amat. Dengan semangat seperti ini, lama-lama kamu akan terbiasa. Untuk hal-hal yang lebih besar, seperti kesuksesan, langkahmu akan kian ringan untuk menggapai sebenar-benarnya impian.