Saat kuliah dulu, menjadi sarjana barangkali adalah prioritas utamamu dalam hidup. Tapi itu nggak berlangsung lama, sebab setelah kamu lulus semua akan berubah seketika. Duniamu akan berubah, prioritas dalam hidupmu bertambah dan semakin bercabang. Dan bekerja menjadi prioritas utama untuk kamu wujudkan dalam hidupmu, kalau bisa secepat mungkin.

Mencari kerja zaman sekarang nggak semudah membalikkan telapak tangan. Banyaknya lulusan universitas nggak diimbangi dengan keterbukaan lapangan kerja yang menampungnya. Alhasil mau nggak mau kamu mesti pintar-pintar cari celah dan gigih dalam mencari pekerjaan. Dan bekerja nggak sesuai jurusan menjadi alternatif apabila lamaranmu nggak kunjung diterima perusahaan yang sesuai dengan lulusan. Namun bekerja nggak sesuai jurusan tentu punya resiko tersendiri, satu contoh sederhananya adalah omongan orang. Berikut adalah 9 omongan orang yang barangkali kerap kamu dapatkan saat bekerja nggak sesuai jurusan kuliah

1. Lho kok kerja di media, kamu kan lulusan pertanian?

Nggak ada korelasi via www.pexels.com

Advertisement

Pertanyaan semacam ini tentu sudah sering kamu dengar. Saking sudah seringnya kamu sampai sudah hapal apabila kamu bertemu dengan teman lama yang tahu jurusan kuliahmu. Namun sejatinya hal ini adalah sesuatu yang wajar ditanyakan sebab bagaimanapun juga penjurusan kuliah bertujuan untuk mengerucutkan minatmu terhadap seseuatu, termasuk juga soal pekerjaan.

2. Dapat link dari mana bisa kerja di sana?

Penasaran via www.pexels.com

Semakin ketatnya persaingan kerja memaksa orang kreatif dalam mencari pekerjaan. Cara yang biasanya dipakai adalah dengan memanfaatkan saudara atau teman untuk mendapatkan pekerjaan. Barangkali hal inilah yang mendasari rasa penasaran temanmu terkait dengan pekerjaanmu yang nggak sesuai jurusan kuliah.

3. Kok perusahaan mau nerima kamu sih kan nggak sesuai jurusan?

Pertimbangan perusahaan via www.unsplash.com

Nggak cuma soal dapat link dari mana, melainkan juga alasan mengapa perusahaan mau menerimamu meski nggak sesuai titel kesarjanaanmu. Mereka pasti penasaran apa sih yang menjadi pertimbangan perusahaan sehingga mereka rela menerima karyawan yang nggak sesui dengan kriteria pekerjaan. Sebab informasi ini akan sangat berguna bagi mereka untuk bisa dapat kerja dengan caramu. Singkatnya belajar dari pengalamanmu.

4. Ceritain dong gimana kerjaannya? Ngapain aja?

Deskripsi kerja via www.pexels.com

Advertisement

Pertanyaan semacam ini mungkin biasa ditanyakan kepada kamu yang baru kerja –baik sesuai maupun nggak sesuai jurusan. Tapi bagi mereka yang ingin mencoba peruntungan melamar pekerjaan di luar jurusan, jawaban yang akan kamu berikan menjadi penting untuk mereka pelajari. Maka dari itu apabila ada yang menanyakan hal ini, alangkah baiknya kamu juga menyertakan saran agar sedikit membantu mereka untuk lekas mendapat pekerjaan.

5. Susah nggak sih menyesuaikan diri di sana? Secara kamu beda jurusan sama yang lainnya

Tertarik bekerja di bidang yang sama via www.unsplash.com

Pertanyaan ini biasanya ditanyakan oleh seorang yang sudah punya pekerjaan sesuai jurusan. Karena mereka sudah mengetahui bagaimana rasanya bekerja; mulai dari alur hingga tekanan deadline kerjaan, mereka jadi penasaran dengan kamu yang memilih bekerja di bidang lain. Pikirnya begini ‘kadang yang sesuai jurusan saja masih pusing, apalagi bekerja di bidang lain?.’

6. Kamu milih kerja di sana karena gajinya gede ya?

Gaji gede via www.pexels.com

Secara logika, selain karena nggak lamaranmu nggak diterima oleh perusahaan yang sejurusan dengan titel kesarjanaanmu, biasanya orang mau bekerja nggak sesuai dengan bidangnya karena masalah gaji. Kamu tentu pernah menerima pertanyaan semacam ini bukan? Kalau belum, mestinya kamu siap-siap sabar mendengar pertanyaan semacam ini.

7. Maaf nih sebelumnya, tapi kamu nggak malu gitu sama almamater kalo akhirnya kerja nggak sesuai jurusan?

Menguji kesabaranmu via www.unsplash.com

Pertanyaan ini biasanya ditujukan oleh mereka yang ingin menguji kepribadianmu. Biasanya ditanyakan oleh orang yang lebih tua darimu, boleh jadi ditanyakan oleh temanmu. Meski terkesan ingin menguji kesabaranmu, tapi ada misi lain di baliknya; nggak lain adalah menguji kepribadian dan pandanganmu sampai sejauh mana tentang dunia kerja.

8. Kok nggak ambil yang sejalur sama kuliah, kamu ngerasa nggak berkompeten kali?

Model pertanyaan dari teman via www.pexels.com

Pertanyaan menyebalkan dengan sedikit tendensi untuk mengejek semacam ini biasa ditanyakan oleh teman sendiri. Biasanya ditanyakan kalau lagi berbincang santai saat kongko. Ketika kamu menerima pertanyaan semacam ini, kamu mesti bersabar dan nggak perlu kebawa emosi. Santai saja, barangkali temanmu hanya iri terhada pencapaianmu.

9. Ini cuma batu loncatan kamu aja kan? Paling nggak lama di sana

Teman dekat  via www.pexels.com

Nah kalau yang ini pertanyaan dari teman yang sudah mengenalmu. Saat tahu kamu bekerja nggak sesuai jurusan, ia langsung paham alasan di balik pilihanmu ini. Temanmu punya penilaian sendiri kepadamu, meski awalnya mengelak namun suatu saat kamu pasti akan bimbang, kepikiran perkataannya hingga dalam hati kamu bicara ‘oh ya benar juga kata si A’.

Hidup terus berjalan. Prioritasmu dalam hidup akan selalu berkembang seiring dengan keadaan zaman dan kebutuhanmu. Namun setelah kamu lulus, umumnya pertanyaan semacam itu yang kamu terima dari orang-orang.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya