Belajar di luar negeri memang cita-cita banyak orang. Tapi, tidak semuanya bisa punya dana sendiri untuk keperluan ini. Makanya, anak seusia kita setelah lulus S1 akan banyak berburu beasiswa.

Tapi mendapat beasiswa juga tidak mudah. Mungkin karena persiapan yang tak matang, atau mungkin juga keburu jiper duluan. Boro-boro diterima, daftar aja nggak. Tapi tetap hati kamu panas tiap lihat teman-temanmu di Facebook yang ikut pertukaran pelajar sampai beasiswa bergengsi lainnya. Sementara kamu masih di titik yang sama. Berharap tanpa usaha. Atau kalaupun sudah usaha, kamu pernah gagal dan ogah nyoba lagi.

Jangan putus semangat! Mungkin beberapa beasiswa di bawah ini bisa menghidupkan kembali mimpimu yang pudar. Eits, ini bukan tentang Chevening, Erasmus Mundus, ADS, Stuned, atau beasiswa lain yang bejibun peminatnya. Tapi ini tentang beasiswa berkualitas yang belum terkenal dan siap kamu lamar. Yuk, intip apa aja daftarnya…

1. Belajar di Italia bukan lagi sekadar angan, dengan beasiswa parsial dari UNICAL…

Penampakan Universita Della Calabria (UNICAL).. via ppiitalia.it

Universita Della Calabria (UNICAL) adalah salah satu kampus yang berada di selatan Italia, tepatnya di provinsi Calabria. Kampus ini setiap tahunnya menawarkan 80 kursi beasiswa untuk jenjang S2 bagi mahasiswa asing dari seluruh dunia. Beasiswa yang ditawarkan memang hanya sebagian. Yakni mencakup asrama dan makan gratis di kantin kampus selama 2 tahun-an. Jadi, kamu harus bayar sendiri biaya kuliah yang jumlahnya 650 euro/tahun (Rp10 jutaan). Ga lupa juga untuk biaya lainnya dari mulai tiket pesawat hingga uang bulanan, kamu harus merogok kocek sendiri. Untuk tahun pertama biaya yang harus dikeluarkan kurang lebih 30 juta. Untuk tahun kedua, jika nilaimu mencapai target, maka kamu bisa mendaftar beasiswa Centro yang jumlahnya lumayan untuk membantu membiayai studi tahun keduamu di sana (1600 euro/tahun).

Advertisement

Pendaftarannya sendiri layaknya beasiswa lainnya. Menyaratkan TOEFL, CV Europass (Standar Eropa, bisa lihat template-nya di internet), motivation letter, dll. Untuk info lebih lengkap beasiswa UNICAL bisa klik di sini.

Walaupun terbilang beasiswa, kamu memang harus tetap mengeluarkan kocek yang ga murah. Tapi bukan tidak mungkin untuk diusahakan ‘kan? Untuk menambah biaya hidup di sana, kamu bisa mencoba part time dengan menjadi tukang cuci piring, pemetik buah (di negeri orang ga boleh gengsi! justru menyenangkan loh!), sampai jadi au pair.

P.S: Bonus, kamu bisa nabung buat trip keliling Benua Biru…

2. Mau memperdalam bahasa langsung di negeri asalnya? Yuk, coba beasiswa kursus yang ditawarkan pemerintah Italia melalui Istituto Italiano di Cultura.

Penampakan Unistra di Perugia, salah satu kampus untuk kursus bahasa Italia. via www.unistrapg.iten

Untuk mendapatkan beasiswa kursus bahasa Italia di Italia ini, sebaiknya kamu harus mengikuti kursus bahasa Italia di Istituto Italiano di Cultura (IIC) di Jakarta. Setelah mengikuti kursus di sana, peluangmu untuk mendapat beasiswa belajar bahasa Italia di Italia jadi lebih banyak. Beasiswa kursus bahasa ini sendiri rentang waktunya dari 3-9 bulan saja. Dengan pilihan kampus hanya ada di dua kota, yakni Siena dan Perugia.

Tahap pertama, kamu harus melengkapi formulir dan berkas-berkas dokumen resmi. Tahap selanjutnya barulah wawancara dengan perwakilan dari pemerintah Indonesia, pihak Istituto, juga perwakilan dari Kedutaan Italia. Kalau sudah begini kamu tinggal menunggu kabar, perbanyak doa dan sedekah. Untuk info seputar kursus bahasa Italia di IIC Jakarta, bisa klik di sini.

3. Belajar di negeri Beruang Merah – Rusia? Bisa kamu wujudkan dengan apply beasiswa dari Pusat Kebudayaan Rusia (PKR)..

Kuliah di Rusia…. via www.kuliahabroad.com

Banyak dari kamu yang mungkin belum terbesit untuk melirik negeri Beruang Merah sebagai tujuan belajar. Ga ada salahnya loh untuk kamu coba. Jalur beasiswa Rusia yang satu ini melalui Pusat Kebudayaan Rusia (PKR), dari mulai S1-S3.

Beasiswa ini sendiri hanya mencakup biaya kuliah saja. Untuk biaya lainnya dari tiket pesawat sampai biaya hidup, memang harus merogoh tabunganmu. Pilihan jurusannya sendiri sangat beragam. Sementara untuk persyaratan dan keterangan lebih lanjut, kamu bisa klik di sini.

4. Chaiyya chaiyya chaiyya…. Kamu bisa loh kuliah di India dengan beasiswa dari Indian Council for Cultural Relation (ICCR)..

Gue kuliah di India dong… via readingischeap.wordpress.com

Setiap tahunnya ICCR menyediakan 20 kursi beasiswa untuk jenjang S1,S2, dan S3. Akan tetapi, porsi terbanyak adalah untuk jenjang S2. Beasiswa ini mencakup biaya kuliah, biaya hidup, hingga trip tahunan. Hanya saja untuk tiket berangkat ke India dan tiket pulang ke Indonesia, kamu harus merogoh dari kocek pribadi.

Kuliah di India banyak nilai plusnya loh. Alasan pertama karena di India bahasa Inggrismu akan terasah. Kamu bisa menikmati kebudayaannya yang sudah terkenal mendunia. Termasuk kesempatan untuk mengintip dapur pembuatan film Bollywood yang katanya produksinya mengalahkan Hollywood setiap tahunnya. Untuk info persyaratan dan lain-lain, kamu bisa klik di sini.

5. Kamu mungkin belum tahu kalau beasiswa ADB-JPS (Asian Development Bank – Japan Scholarship Program), punya banyak pilihan! Mencakup 20 institusi akademis di Asia Pasifik loh….

Asian Development Bank… via www.isigood.com

Beasiswa yang disponsori oleh Asian Development Bank ini bukan berarti tidak kompetitif loh. Hanya saja banyak dari kamu yang belum tahu kalau pilihan jurusannya banyak, mencakup 20 institusi akademis di Asia Pasifik. Dari kampus di Jepang, Filipina, Australia, bahkan Hawai! Untuk meraih beasiswa ini kamu dituntut untuk jeli melihat peluang. Jurusan dari kampus mana yang kira-kira sesuai dengan minat dan latar belakang akademismu. Dengan kata lain yang bisa kamu jangkau persyaratannya.

P.S: untuk pilihan jurusannya bisa kamu klik di sini dan untuk persyaratannya dalam bahasa Indonesia bisa kamu klik di sini.

6. Kenapa kamu tidak mencoba belajar di negeri minyak nan tenang, Brunei Darussalam? Kamu bisa apply Brunei Darussalam Government Scholarships to Foreign Students…

Belajar di negeri tenang nan damai… Brunei Darussalam.. via www.tumblr.com

Bukan rahasia umum lagi kalau negara kaya minyak ini terkenal adem ayem aja. Ga pernah terdengar konflik yang bikin jadi sorotan (setidaknya hingga artikel ini ditulis). Dengan alasan di atas, kenapa negara ini ga kamu coba untuk dijadikan pilihan? Persyaratannya sih hampir sama dengan beasiswa lainnya, seperti salinan ijazah beserta transkrip, SKCK, dan lainnya. Untuk info persyaratannya bisa klik di sini.

Beasiswa sejatinya memang butuh perjuangan dan pengorbanan. Bahkan beasiswa yang sepi peminat sekali pun. Kalau masalahnya uang, kenapa untuk cicil kendaraan atau gadget baru kamu bisa? Sementara nabung persiapan beasiswa, beratnya ga terkira..
Ini tentang mewujudkan impian, Guys! Kamu ga bisa hanya duduk diam berharap tetiba beasiswa ke luar negeri jatuh di hadapanmu. Tapi jangan lupakan juga ikhtiar yang lain, yakni do. Selamat berjuang kamu semua,  scholarship hunter! 😉
P.S: Ayo buruan siap-siap belajar TOEFL dan perkuat motivation lettermu…