Yakin loe mau S2, nggak takut ntar bakal telat nikah?

Hati-hati loe, cewek kalau ketinggian gelarnya, bakal makin jauh jodohnya!

Banyak orang yang berpendapat demikian. Bahwa cewek baiknya jangan terlalu mengagungkan pendidikan. Ketakutan akan telat nikah menjadi pertimbangan beberapa cewek untuk akhirnya enggan lanjut S2. Wajar saja, kita menetap di Indonesia di mana cewek yang telat nikah sebentar saja yang ribut tetangga. Hingga pada akhirnya banyak cewek yang merasa terbebani dan membatalkan rencana untuk melanjutkan studi.

Tapi, di atas segalanya kamu sesungguhnya tak perlu meragu untuk lanjut S2. Karena kamu bakal dapat keuntungan-keuntungan berikut ini.

1. Takut jadi jomblo sendirian di geng-mu? Kalau lanjut studi di kampus idaman, yakin deh kamu bakal nemuin teman baru yang situasinya sama denganmu

Gak bakal sendiri mengejar mimpi via images.wisegeek.com

Tidak peduli tipe jomblomu itu cuma status belum kawin doang di KTP tapi sebenarnya sudah ada calon atau jomblo dalam artian yang sebenar-benarnya, tiap cewek pasti bakal harus membuat pilihan hidup antara langsung nikah, cari kerja, atau lanjut studi.

Advertisement

Buat kamu yang masih punya ambisi belajar yang membara, jangan pernah ragu-ragu melanjutkan studi hanya karena masalah status sosial. Kekhawatiran akan statusmu yang masih melajang di umurmu sekarang itu tidak seharusnya menghentikan potensimu untuk berkembang. Jangan juga takut jadi terkucilkan gara-gara banyak teman sepermainanmu yang membuat keputusan berbeda yaitu untuk langsung menikah.

Di tempat barumu menimba ilmu pasti kamu akan banyak bertemu orang baru yang sama-sama lagi berjuang mewujudkan mimpinya untuk jadi lebih pintar. Lanjut studi S2 gak bakal membuatmu kehilangan apa-apa terutama masalah teman, justru lingkungan pergaulanmu jadi tambah luas.

2. Apalagi kalau ke depannya kamu pingin bisa menyeimbangkan karier dan keluarga, banyak pekerjaan ideal buat cewek yang mutlak butuh kualifikasi ekstra

Butuh kemampuan ekstra untuk bisa jaga keseimbangan via i2.wp.com

Kayaknya bahagia banget ya hidup ibu-ibu dosen yang masih bisa njemput anaknya di sela-sela waktunya ngajar kuliah terus nitipin mereka di kantor TU sampai sore? Status sebagai profesional yang dihormati tapi masih punya waktu untuk mengurus keluarga tampaknya jadi gambaran ideal bagi semua cewek masa kini. Tapi ya jadi dosen itu gak gampang, salah satunya kamu harus lulus S2.

Jadi pengajar atau pegawai negeri yang jam dan lingkungan kerjanya fleksibel memang jadi impian banyak cewek yang ingin tetap berkarier. Sekarang, hampir semua pekerjaan itu mengharuskanmu untuk punya kualifikasi pendidikan yang gak cuma S1.

3. Kalau pun bukan demi karier profesional, mengejar ilmu ke jenjang paling tinggi itu tetap penting. Terutama untuk  pekerjaan terpenting dalam hidupmu yaitu mendidik anak-anakmu kelak

Pekerjaan terpenting dalam hidupmu via theintelligentnest.files.wordpress.com

Terlalu dangkal jika melanjutkan S2 semata hanya karena ingin mengejar jabatan tinggi di dunia kerja. Karena belum tentu selepas kamu S2, bakal dapat tawaran promosi jabatan. Di luar alasan prospek karir yang cemerlang, melanjutkan s2 sesungguhnya memperkaya wawasan keilmuanmu.

Menjadikanmu pribadi yang lebih cerdas tidak hanya akan mengantarkanmu pada kesuksesan di tempat kerja tetapi juga untuk menjalankan peran terpenting dalam hidupmu yaitu sebagai seorang ibu. Maka dari itu sama sekali gak salah kalau kamu terus ingin memintarkan diri untuk bisa menjadi pendidik yang berkualitas untuk anak-anakmu kelak.

Jadi, bukan tentang gelar S2 dan promosi jabatan, melainkan ilmu yang membuatmu menjadi pribadi yang tambah berwawasan.

4. Yang udah punya pacar takut putus, yang belum punya takut tambah gak laku. Tenang aja,,sejatinya jodohmu yang sebenarnya-benarnya itu gak bakal lari meski kamu sibuk ngampus dua tahun ke depan

Pasangan sejati bakal terus mendampingi via unionpark.metroplaces.com

Nggak perlu khawatir bakal jauh jodoh kalau lanjut S2. Jangan takut nggak ada yang mendekati hanya karena gelarmu ketinggian. Toh, S2 bisa kamu selesaikan dari rentang 2-3 tahunan saja. Sisanya kamu bisa sisakan waktu untuk mempersiapkan diri pada urusan jodoh dan pernikahan.

Bukankah lanjut S2 juga bagian dari memantaskan diri ya?! Jadi jangan terlalu bersedih kalau calonmu yang sekarang harus lepas, artinya kamu butuh pasangan yang jauh lebih pantas mendampingimu untuk selamanya.

5. Tambahan gelar juga pastinya bakal bantu kamu ‘jual diri’ di hadapan calon mertua

‘Jual diri’ di depan calon mertua via i.huffpost.com

Kadang ada orangtua yang masih kaku sehingga mematok standar tertentu untuk calon mantunya. Harus dari latar belakang keluarga yang berada, pekerjaannya harus mapan, hingga minimal gelarnya harus S2. Nah, buat kamu yang masih meragu untuk melanjutkan S2, alasan kocak ini bisa banget jadi bahan pertimbanganmu.

Yup, biar pas wawancara sama calon mertua ada hal yang bisa kamu sombongin ke mereka. Jadi, nggak papah wajahmu biasa aja. Yang penting kamu udah bergelar master yang membuatmu nampak terlihat lebih pintar. Sombong dikit bisa kalii..

Nggak perlu khawatir bakal jauh jodoh kalau lanjut S2. Jangan takut nggak ada yang mendekati hanya karena gelarmu ketinggian. Toh, S2 bisa kamu selesaikan dari rentang 2-3 tahunan saja. Sisanya kamu bisa sisakan waktu untuk mempersiapkan diri pada urusan jodoh dan pernikahan. Bukankah lanjut S2 juga bagian dari memantaskan diri ya?!

Semoga kamu nggak ragu lagi untuk melanjutkan studi ke jenjang S2. Jangan takut bakal telat nikah ya…

Suka artikel ini? Yuk follow Hipwee di mig.me!